Jakarta – Amerika Serikat dan China sepakat memperpanjang gencatan dagang terkait penerapan tarif impor tinggi selama 2 bulan. Dari awalnya berakhir pada 10 November 2026 menjadi 10 Januari 2027. Langkah ini juga demi memastikan pasokan logam tanah jarang tetap mengalir.
Ini diungkapkan langsung Menteri Keuangan AS Scott Bessent, setelah bertemu Wakil Perdana Menteri China He Lifeng dalam pertemuan tak terjadwal di Washington, AS.
BACA JUGA:Selesaikan Rubik Kurang dari 5 Detik, Bocah 6 Tahun Cetak Rekor Dunia
BACA JUGA:Impor Emas China Tembus 1.100 Ton, Yuan Jadi Pemicu
BACA JUGA:Langka, Trump Sambut Langsung Xi Jinping Saat Tiba di Bandara AS
Kami akan memperpanjang apa yang kami sebut Kesepakatan Busan, yakni détente ekonomi kedua negara yang dijadwalkan berakhir pada 10 November. Itu akan diperpanjang hingga 10 Januari, ujar Bessent, dikutip dari Anadolu Ajansı, Kamis (24/9/2026).
Kesepakatan Busan merupakan kerangka détente ekonomi yang meredakan ketegangan dagang antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut. Namanya sendiri diambil dari kota di Korea Selatan tempat kerangka itu disepakati.
Meski demikian, Bessent menilai sejumlah deliverables atau hasil yang dijanjikan dari pihak China belum sempurna. Ia menyebut AS ingin melihat pelaksanaan yang lebih baik dalam beberapa bulan ke depan.
Menurutnya, AS telah menyampaikan ekspektasinya secara langsung kepada pihak China, yakni supaya Beijing bisa totalitas dalam menjalankan isi kesepakatan.
Perpanjangan ini memberi ruang tambahan bagi Washington dan Beijing untuk memastikan seluruh komitmen dagang berjalan sesuai rencana sebelum tenggat baru tiba.
Bessent juga mengisyaratkan adanya pengumuman lanjutan beberapa hari ke depan oleh delegasi China, salah satunya berupa kesepakatan pembelian lebih banyak produk pertanian AS. Selain itu, terbuka peluang kesepakatan baru di sektor jasa keuangan meski belum dijelaskan lebih lanjut.
/2025/05/26/1577929556.jpg)
/2026/06/02/986617557.jpg)
/2026/05/25/915695055.jpg)
/2026/05/18/585199521.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356726/original/061916600_1790219275-email-attachment_2026_09_24_immanuel-christian_kemenkeu-satu-wilayah-jawa-barat-gelar-lelang-serentak-123-aset-nilai-limit-rp2472-miliar_0d47deba-c51f-45e3-acc3-3a6cff861be3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356062/original/039340300_1790152023-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_15.24.46.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355718/original/082858700_1790140478-1000451358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349514/original/042048300_1789531576-ChatGPT_Image_Sep_16__2026__11_05_46_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356434/original/048655800_1790167180-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_19.30.45.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6395418/original/051468300_1779270437-marques-thomas-9kLMhtpG0Bw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356435/original/065641400_1790167220-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_19.30.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301817/original/078982400_1784520745-Wakil_Menteri_Koordinator_Bidang_Pangan__Hanif_Faisol_Nurofiq-20_Juli_2026a.jpg)