Jakarta – Dua jam lebih Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman duduk di sebuah bangku dengan meja yang memanjang. Sekitar 20 orang lainnya ikut mengelilingi meja yang sama, ada eselon I Kementerian Pertanian, Direktur Utama BUMN, hingga ketua asosiasi peternak.
Suasana pagi itu cukup hangat dengan diskusi yang berangkat dari keresahan peternak ayam petelur. Dua masalah dihadapi para peternak ayam petelur. Harga pakan mahal serta harga jual telur yang rendah. Amran merespons dengan beberapa usulan solusi, termasuk penyaluran jagung pakan subsidi, bantuan benih dan kepastian penyerapan jagung, hingga rencana ekosistem terintegrasi.
BACA JUGA:Dividen BUMN Tak Disetor ke Negara, tapi Buat Investasi Danantara
BACA JUGA:Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6%, Danantara Pacu Investasi dan Hilirisasi
BACA JUGA:Merger 4 BUMN Karya Tuntas Akhir November 2026
Ini saya minta seluruh asosiasi tidak usah repotkan turun demo, datang ke saya, insyaallah selama kebijakan di tangan saya, saya beresin untuk peternak Indonesia, tegas Amran di kediamannya, di kawasan Kalibata, Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Jagung pakan program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) akan disebar ke berbagai sentra peternakan ayam petelur. Setidaknya ada alokasi awal sekitar 5.000 ton jagung pakan yang bisa dimanfaatkan.
Amran juga memberikan stimulus dengan menyiapkan bantuan benih jagung untuk ditanam petani binaan peternak. Hasil panennya bisa diserap Perum Bulog. BUMN Pangan ini akan mengelola stok agar tetap tersedia saat masa-masa kritis menjelang akhir tahun.
(Harga) pakan mahal, itu masalahnya, dan masalahnya di bulan September, Oktober, November, Desember. Di sini kita jaga tiap tahun. Insyaallah tahun ini kita benahi, mudah-mudahan tahun depan tidak terjadi lagi, ungkap Amran.
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2025/02/10/462114211.jpg)
/2023/10/01/342276568.jpg)
/2024/01/17/2061950103.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369446/original/017538000_1791523525-1000467490.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353343/original/079554200_1789961127-IMG_7203.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369085/original/095022600_1791467558-Forum_Tukar_Pikiran_Implementasi_Wajib_Halal-8_oktober_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360181/original/077137200_1790594186-email-attachment_2026_09_28_ariefhakim-at-klyid_kemenkop-klaim-85-persen-manajer-kopdes-setuju-penempatan-di-daerah_1000456402.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1043410/original/011837300_1446625161-20151104-OJK-Jakarta-Angga-Yuniar.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309012/original/011632200_1785214700-Gemini_Generated_Image_5o6uim5o6uim5o6u.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119144/original/046555200_1738566795-XRP_illustration.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4381430/original/007733200_1680504270-traxer-EBKPxro0A9c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)