Jakarta – Amerika Serikat resmi menyetujui penjualan komponen pemandu roket Advanced Precision Kill Weapon System senilai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 17,8 triliun (kurs Rp 17.883 per US$) ke Uni Emirat Arab (UEA). Total unit yang disetujui mencapai 10.000 unit.
Penjualan ini akan meningkatkan kemampuan Uni Emirat Arab dalam menghadapi ancaman saat ini maupun masa depan. Langkah ini dilakukan dengan membangun serta menjaga pertahanan diri yang kuat dan siap siaga, sekaligus memperkuat kerja sama operasional dengan pasukan AS, tulis Departemen Luar Negeri AS dalam pernyataan resminya, mengutip Channel News Asia, Selasa (6/10/2026).
BACA JUGA:Danantara Investasi Rp 4,4 Triliun ke Perusahaan Migas AS
BACA JUGA:Astronaut AS Cetak Rekor Penerbangan Tercepat ke Stasiun Luar Angkasa
Penjualan ini juga mendukung kebijakan luar negeri dan keamanan nasional AS dengan memperkuat keamanan mitra pertahanan utamanya, tambah pernyataan tersebut.
Teknologi Advanced Precision Kill Weapon System berfungsi mengubah roket biasa tanpa pemandu menjadi amunisi presisi tinggi. Teknologi ini sangat berguna untuk menjatuhkan drone, sehingga negara pengguna tidak perlu membuang-buang rudal mahal hanya untuk melumpuhkan pesawat nirawak yang harganya jauh lebih murah.
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2025/02/10/462114211.jpg)
/2023/10/01/342276568.jpg)
/2024/01/17/2061950103.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530178/original/076342100_1773393478-Menteri_Koordinator_Bidang_Pangan__Zulkifli_Hasan-13_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353343/original/079554200_1789961127-IMG_7203.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4217905/original/082312500_1667827564-WhatsApp_Image_2022-11-07_at_17.09.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360181/original/077137200_1790594186-email-attachment_2026_09_28_ariefhakim-at-klyid_kemenkop-klaim-85-persen-manajer-kopdes-setuju-penempatan-di-daerah_1000456402.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1043410/original/011837300_1446625161-20151104-OJK-Jakarta-Angga-Yuniar.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309012/original/011632200_1785214700-Gemini_Generated_Image_5o6uim5o6uim5o6u.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188320/original/078196100_1595493634-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5119144/original/046555200_1738566795-XRP_illustration.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4381430/original/007733200_1680504270-traxer-EBKPxro0A9c-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/1937644/original/001119200_1519626925-1.jpg)