Jakarta – Mliarder makin menunjukkan minat untuk membeli tim olahraga. Selain jumlah miliarder kian hari kian banyak, ahli juga mengamati ada alasan lain di balik maraknya pembelian tim olahraga, yakni Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Perombakan tim terjadi dengan sangat cepat, sehingga mendorong valuasi ke tingkat yang sangat tinggi. Semakin banyak permintaan oleh miliarder, semakin sedikit jumlah tim, sehingga mendorong harga semakin tinggi.
Melansir CNN, Jumat (28/8/2026), olahraga dipercaya menjadi lahan investasi yang tidak terpengaruh AI. Tim olahraga berpotensi kecil untuk tergeser akibat teknologi terkemuka, tidak seperti investasi lainnya.
BACA JUGA:CEO Nvidia Jensen Huang Jadi Orang Terkaya ke-6, Salip Mark Zuckerberg dan Larry Ellison
BACA JUGA:7 Perusahaan Proses IPO di BEI, Mayoritas di Sektor Kesehatan
BACA JUGA:10 Saham Top Losers Sepekan saat IHSG Melemah
BACA JUGA:Antam Kantongi Laba Rp 6,91 Triliun hingga Semester I 2026
Saya bertaruh dalam 100 tahun ke depan Yankees akan tetap di sini saat IBM sudah lenyap, ujar seorang bankir investasi terkemuka di bidang penjualan tim olahraga, Sal Galatioto.
Dia telah menegosiasikan kesepakatan pembelian tim, atau saham tim selama 30 tahun. Dia mengatakan, sedang sibuk-sibuknya.
Tidak ada yang membeli tim untuk pengembalian tunai. Itu dibeli untuk nilai jangka panjang, gratifikasi ego, dan nilai kelangkaan. Ini dibeli seperti karya seni. Sekarang tim bagaikan hedging terhadap gangguan teknologi,” dia menambahkan.
Banyak bisnis lain yang tidak dipengaruhi AI, atau bahkan diuntungkan oleh perkembangannya, seperti alat elektronik, ujar seorang profesor ekonomi di College of the Holy Cross dan seorang pakar di bidang bisnis olahraga, Victor Matheson. Namun, dia berpendapat tim olahraga lebih “menarik.”
“Tidak ada yang bermimpi menjadi CEO (perusahaan elektronik) National Grid. Namun semua orang bermimpi untuk menjadi pemilik atau manajer Yankees,” Matheson berpendapat.

/2018/01/02/1142747807.jpg)
/2026/01/07/2136677846.jpg)
/2025/10/11/1613799140.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805342/original/023824600_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7009692/original/065736200_1779781689-Menteri_Perumahan_dan_Kawasan_Permukiman__PKP__Maruarar_Sirait__meninjau_progres_pembangunan_rusun_di_Kawasan_Meikarta-26_Mei_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3354469/original/046829100_1611133736-20210120-PERTUMBUHAN-UANG-BEREDAR-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4465921/original/038044100_1686733529-Deputi-Gubernur-Senior-Bank-Indonesia-Desty-Damayanti-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4527216/original/053880700_1691248902-Kripto_9.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309011/original/063278500_1785214678-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__07_13_04_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4156442/original/088611200_1663062671-Emas6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335151/original/023900400_1787913112-email-attachment_2026_08_28_ariefhakim-at-klyid_bos-ojk-temukan-tingkat-literasi-dan-inklusi-keuangan-remaja-lebih-rendah-dari-nasional_1000423075.jpg)