Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Bidang Perekonomian), Airlangga Hartarto membantah Indonesia melakukan praktik transhipment produk-produk China untuk dikirim ke Amerika Serikat (AS). Menyusul adanya tudingan tersebut dari otoritas perdagangan AS.
Airlangga menegaskan Indonesia merupakan negara berbasis industri dan tidak melakukan transhipment dengan negara manapun.
BACA JUGA:Peremajaan Sawit Rakyat Bisa Kerek Produksi CPO Buat B50
BACA JUGA:Gaet Jerman, RI Incar Proyek PLTS dan Rantai Pasok Semikonduktor
BACA JUGA:Dorong Bisnis Bullion, Menko Airlangga Resmikan IBMA
Indonesia tidak pernah melakukan praktik transshipment semacam itu karena Indonesia adalah negara yang berbasis industri, bukan bukan berbasis terhadap pelabuhan, kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Airlangga menanggapi laporan lembaga AS dalam studi bertajuk Shadow Transshipment Network. Indonesia dituduh masuk dalam jaringan transhipment yang dilakukan China.
Pertama, Indonesia tidak pernah terlibat ataupun diberitahu mengenai adanya studi ini. Dan kedua, Indonesia dituduh bersama Brazil, Malaysia, Thailand, Turki, Vietnam yang masuk di dalam global untuk transshipment. Kami katakan bahwa tuduhan tersebut tidak benar, tegas Airlangga.
Dia menjelaskan, tudingan juga mengkategorikan Indonesia dan beberapa negara sebagai tier 2, yang merupakan manufaktur terintegrasi dengan China dan ekspor ke Amerika, terutama untuk produk-produk plastik dan turunannya.
Dapat kami sampaikan bahwa dalam laporan yang saya baca sekilas, jaringan akses Batam dan Bekasi. Kita dapat menyatakan bahwa kawasan industri Batam dan Bekasi itu sudah ada sejak tahun 90-an. Dan industri yang ada di sana kebanyakan industri manufaktur dan kalau industri berbasis plastik, packaging-nya itu seluruhnya adalah sebagian besar perusahaan nasional, beber dia.

/2024/10/27/1641934318.jpg)
/2023/03/25/386341352.jpg)
/2026/03/10/984908556.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4846840/original/030515100_1716987884-20240529-Jumlah_Kendaraan_Listrik-HER_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327954/original/075423800_1787130407-email-attachment_2026_08_19_ariefhakim-at-klyid_bahlil-godok-larangan-orang-kaya-beli-pertalite-jangan-ambil-hak-rakyat_1000413995.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5530179/original/078118800_1773393511-Menteri_Koordinator_Bidang_Pangan__Zulkifli_Hasan-13_Maret_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328422/original/063453300_1787194412-email-attachment_2026_08_20_immanuel-christian_ibma-resmi-diluncurkan-bidik-pertumbuhan-bullion-double-digit_IMG_6559.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291209/original/008347500_1783508209-Direktur_Utama_PT_Kereta_Api_Indonesia__Persero___Bobby_Rasyidin-_8_Juli_2026b.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192690/original/063821500_1595929323-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103062/original/041640700_1658923820-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983414/original/048746200_1730112225-fotor-ai-20241028174259.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3955060/original/018515100_1646657160-7_maret_2022-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)