Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengungkapkan sejumlah agenda strategis yang dibahas bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan. Pertemuan tersebut memfokuskan pembahasan pada pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), sinkronisasi data Badan Pusat Statistik (BPS), penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perumahan, hingga percepatan program pembangunan rumah bagi masyarakat.
Maruarar mengatakan, pemanfaatan AI dan teknologi informasi menjadi prioritas untuk memperkuat tata kelola program perumahan agar lebih transparan, cepat, dan tepat sasaran. Pemerintah akan mengintegrasikan data Kementerian PKP dengan data BPS melalui sistem berbasis by name by address.
BACA JUGA:Luhut Temui Prabowo di Hambalang, Ini yang Dibahas
BACA JUGA:Cari Bibit Baru, PB PASI Gelar Kejurnas Atletik 2026 di Jakarta
BACA JUGA:Hadapi Bahaya Pandemi Masa Depan, Luhut Dorong Investasi Sektor Kesehatan
“Kami berdiskusi panjang bagaimana soal IT, AI, dan teknologi supaya membuat program lebih transparan, lebih cepat, lebih tepat sasaran berbasis data. Datanya dari BPS dan akan kami sinkronkan dengan database kementerian,” kata Maruarar di Kantor Dewan Ekonomi Nasional, Kamis (23/7/2026).
Ia menjelaskan, sinkronisasi data akan memetakan masyarakat yang belum memiliki rumah maupun yang menempati rumah tidak layak huni. Basis data tersebut juga akan menjadi acuan dalam penyaluran program bedah rumah yang targetnya meningkat drastis dari 45.000 unit menjadi 400.000 unit.
Maruarar mengungkapkan BPS telah memberikan pemetaan wilayah dengan tingkat kemiskinan tertinggi sebagai dasar penyusunan prioritas bantuan. Menurutnya, langkah tersebut akan memastikan program perumahan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.
“Kriteria bantuan seperti bedah rumah harus benar-benar tepat sasaran. BPS sudah membantu menunjukkan daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi sehingga distribusi bantuan lebih terarah,” ujarnya.



/2018/12/19/1629742345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569339/original/097080000_1777438673-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2901439/original/036729000_1567581980-20190903_155509.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495794/original/037276100_1770435301-WhatsApp_Image_2026-02-07_at_09.49.12.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306148/original/075572400_1784864433-Pantauan_di_Jasamarga_Tollroad_Command_Center__JMTC_-24_Juli_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554069/original/013962000_1776058564-Untitled.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3271750/original/055065600_1603102549-20201019-Harga-Emas-Hari-Ini-Stabil-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3000972/original/026902200_1576748930-20191219-BI-Pertahankan-Suku-Bunga-Acuan-di-5-Persen-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3000975/original/019358200_1576748932-20191219-BI-Pertahankan-Suku-Bunga-Acuan-di-5-Persen-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5027992/original/041439300_1732861105-fotor-ai-2024112913176.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913228/original/031127900_1643028888-24_januari_2022-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)