Jakarta – Perusahaan kripto Strategy mengungkapkan pembelian Bitcoin terkecilnya tahun ini pada Senin, 23 Februari 2026. Langkah ini bertaruh secara moderat pada aset digital tersebut sebelum mengadakan konferensi dua hari di Las Vegas, Amerika Serikat.
Perusahaan yang berbasis di Tysons Corner, Virginia ini menghabiskan USD 40 juta atau Rp 673 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.830) untuk 591 Bitcoin minggu lalu, meningkatkan total kepemilikannya menjadi 717.722 Bitcoin. Dengan Bitcoin yang baru-baru ini diperdagangkan sekitar USD 65.500 atau Rp 1,1 miliar, persediaan perusahaan tersebut bernilai USD 47 miliar atau Rp 790,7 triliun, menurut data CoinGecko.
BACA JUGA:Ramai Isu Quantum Ancam Bitcoin, Michael Saylor Ungkap Fakta di Baliknya
BACA JUGA:Bitcoin Anjlok di Bawah USD 64.000, Ternyata Gara-gara Ini
BACA JUGA:Harga Bitcoin Hari Ini 24 Februari 2026 Kembali Tertekan
Acara di Las Vegas ini disebut sebagai acara jaringan bagi mereka yang membentuk masa depan kesuksesan perusahaan. Acara ini dimulai dengan pidato utama dari salah satu pendiri dan Ketua Eksekutif Strategy, Michael Saylor, tentang pergeseran perusahaan menuju kredit digital.
Latar belakang seputar perusahaan pembeli Bitcoin jauh berbeda ketika perusahaan tersebut mengadakan Strategy World untuk pertama kalinya pada Mei lalu, terutama karena pemegang Bitcoin korporasi terbesar telah melihat kepemilikannya mengalami kerugian besar di atas kertas sejak saat itu.
Setelah menghabiskan lebih dari USD 54 miliar atau Rp 908,5 triliun untuk Bitcoin, Strategy menghadapi kerugian yang belum terealisasi sebesar USD 6,8 miliar atau Rp 114,4 triliun. Namun, harga pembelian rata-ratanya turun menjadi USD 76.020 dengan pembelian terbarunya, yang menandai penambahan ke-100 pada persediaannya sejak didirikan pada 2020.
Harga saham Strategy turun 2,5% pada Senin menjadi USD 127, menurut Yahoo Finance. Angka tersebut lebih tinggi dari titik terendah sekitar USD 123 beberapa minggu lalu, namun 64% lebih rendah selama enam bulan terakhir.
Akuisisi terbaru perusahaan tersebut didanai dengan hasil dari penerbitan saham biasa. Pembelian telah meningkat dalam beberapa minggu sebelumnya karena perusahaan mengandalkan saham preferen dengan suku bunga variabel (STRC), yang saat ini menawarkan dividen bulanan sebesar 11,25%.
/2025/07/29/1849039643.jpg)
/2025/12/25/1288847629.jpg)
/2025/07/29/1628369530.jpg)
/2025/03/26/628035943.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510318/original/082211400_1771824708-One_Raffles.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510852/original/003256100_1771840702-Kepala_BOPPJ_Didit_Herdiawan_Ashaf-23_Februari_2026c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5256720/original/046490700_1750248775-f3bdce7a-e287-4a17-b7bd-c5e2c5499ba6.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510955/original/013298200_1771846233-1000242800.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508522/original/073889200_1771577837-Tata_Motors_Indonesia_Secures_its_Biggest_Order__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510999/original/069334100_1771853027-WhatsApp_Image_2026-02-23_at_09.16.31.jpeg)