Jakarta – Kripto stablecoin yang didukung keluarga Trump USD1 cepat pulih usai sempat turun di bawah harga patokan USD 1 menjadi sekitar USD 0,094 pada Senin, 23 Februari 2026.
Mengutip Yahoo Finance, Selasa (24/2/2026), seorang juru bicara World Liberty Financial yang menjadikan USD1 sebagai produk andalannya mengatakan, tim teknik dan keamanannya telah berhasil menangkis serangan terkoordinasi.
BACA JUGA:Ramai Isu Quantum Ancam Bitcoin, Michael Saylor Ungkap Fakta di Baliknya
BACA JUGA:Bitcoin Anjlok di Bawah USD 64.000, Ternyata Gara-gara Ini
BACA JUGA:Strategy Ungkap Aksi Beli Bitcoin ke-100 pada 2026
World Liberty yang didirikan bersama pada 2024 oleh Presiden Amerika Serikat (AS), ketiga putranya, dan sekelompok mitra, menyebutkan dalam sebuah unggahan di platform X, akun X para pendirinya diakses tanpa izin. Mereka tidak menyebutkan akun mana saja. Unggahan itu menambahkan, tidak ada peretasan terhadap kontrak digital dan dompet dibalik WLFI atau USD1.
Tidak ada kontrak pintar yang terpengaruh. Semua dana USD1 tetap sepenuhnya aman, terjamin, dan didukung sepenuhnya. Infrastruktur dan tim kami beroperasi persis seperti yang dirancang,” demikian bunyi unggahan tersebut.
Seperti stablecoin lainnya, USD1 didukung oleh cadangan dolar AS dan sekuritas mirip uang tunai sehingga harga pasarnya tetap mendekati patokan USD 1. Beberapa penyimpangan adalah hal yang normal, tetapi penurunan yang lebih mendadak, meskipun kecil, dipantau dengan cermat.
USD1 terakhir diperdagangkan pada USD 0,9994, dalam kisaran historisnya. Ini adalah stablecoin terbesar kelima berdasarkan kapitalisasi pasar, menurut pelacak industri kripto CoinGecko.com.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
/2025/07/29/1849039643.jpg)
/2025/12/25/1288847629.jpg)
/2025/07/29/1628369530.jpg)
/2025/03/26/628035943.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4983415/original/005222400_1730112240-fotor-ai-20241028174255.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510318/original/082211400_1771824708-One_Raffles.jpg)


/2025/12/25/2038046436.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510852/original/003256100_1771840702-Kepala_BOPPJ_Didit_Herdiawan_Ashaf-23_Februari_2026c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5256720/original/046490700_1750248775-f3bdce7a-e287-4a17-b7bd-c5e2c5499ba6.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510955/original/013298200_1771846233-1000242800.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508522/original/073889200_1771577837-Tata_Motors_Indonesia_Secures_its_Biggest_Order__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510999/original/069334100_1771853027-WhatsApp_Image_2026-02-23_at_09.16.31.jpeg)