Jakarta – Penulis buku Rich Dad Poor Dad Robert Kiyosaki mengumumkan pada Sabtu, 21 Februari 2026 kembali membeli bitcoin (BTC) senilai USD 67.000 atau Rp 1,12 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.860). Ia membeli bitcoin meski sedang menggambarkan kripto itu sedang jatuh.
Ia menggambarkan pembelian itu sebagai taruhan terhadap potensi keruntuhan dolar Amerika Serikat dan pencapaian pasokan bitcoin yang akan datang. Langkah ini sesuai dengan pendiriannya yang sudah lama mengabaikan volatilitas kripto sambil membangun posisi di bitcoin (BTC), Ethereum (ETH) dan aset lainnya sebagai perlindungan dari dinamika utang AS yang memburuk.
BACA JUGA:CryptoQuant Sebut Aktivitas Investor Besar Meningkat saat Pasar Kripto Lesu
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 22 Februari 2026: Bitcoin Menguat Terbatas
BACA JUGA:Bitcoin Masuk Fase Konsolidasi, Pakar Ingatkan Investor Harus Siap-Siap
Dalam sebuah unggahan di platform X, ia mengaitkan pembelian itu dengan dua katalis. Pertama, keyakinan penurunan dolar AS yang didorong oleh utang dapat memicu penciptaan uang besar-besaran dan jaringan itu mendekati bitcoin ke-21 juta yang ditambang. Demikian mengutip Yahoo Finance, Minggu (22/2/2026).
Dalam unggahan yang sama, Kiyosaki menilai gelombang penerbitan mata uang baru akan mengikuti krisis dolar AS. Ia juga menyebut Federal Reserve sebagai “The Marxist Fed” dan menggambarkan penciptaan uang di masa depan sebagai dolar AS palsu.
Taruhan Kiyosaki pada Bitcoin di Tengah Kekacauan Pasar
Selain bitcoin, Kiyosaki juga mengatakan terus membeli Ethereum dan tidak mendasarkan keputusannya pada pergerakan harga harian kedua token itu.
Pendekatan itu sejalan dengan ketidakpercayaannya yang lebih luas terhadap para penjaga kebijakan dan keuangan tradisional, termasuk Federal Reserve dan Departemen Keuangan AS, yang telah ia kritik karena dipimpin oleh orang-orang yang menurut dia salah memahami uang dan ekonomi.
Kiyosaki juga menunjuk emas dan perak fisik sebagai aset inti. Ia menilai logam mulia memiliki sejarah panjang sebagai uang, sambil memposisikan Bitcoin sebagai padanan digital untuk aset-aset penyimpan nilai tersebut.
/2025/11/20/148874979.jpg)
/2021/11/18/1612827877.jpg)
/2023/07/27/1172885582.jpg)
/2022/03/08/639541023.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4876292/original/002461400_1719462328-fotor-ai-20240627112338.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4674211/original/014291300_1701747020-aleksi-raisa-DCCt1CQT8Os-unsplash.jpg)

/2025/12/24/593357565.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2858898/original/006856400_1563614299-20190720-Gangguan-Bank-Mandiri-HERMAN-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5276247/original/033412300_1751948567-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3490938/original/091266200_1624439228-20210623-Penjualan-Obat_-alkes_-dan-Vitamin-Meningkat-tallo-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3309036/original/007411800_1606469656-20201127-Upah-buruh-tani-naik-angga-1.jpg)