Jakarta – Salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin memangkas kepemilikan ether (ETH). Vitalik buterin menjual ether senilai hampir USD 7,3 juta atau Rp 122,91 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 16.840) dalam tiga hari terakhir.Aksi penjualan ether itu diungkap oleh perusahaan analitik blockchain Lookonchain.
Mengutip crypto.news, dalam sebuah unggahan di platform X, Lookonchain mengatakan dompet dengan label vitalik.eth melepas 3.788,57 ethereum selama periode itu melanjutkan pola penjualan baru-baru ini yang telah menarik perhatian pelaku pasar yang memantau pergerakan besar di blockchain. Dengan harga saat ini, transaksi itu bernilai sekitar USD 7,3 juta atau Rp 122,91 miliar.
BACA JUGA:Prediksi Harga Bitcoin Setelah Trump Kerek Tarif Global jadi 15%
BACA JUGA:Harga Kripto Hari Ini 22 Februari 2026: Bitcoin Menguat Terbatas
BACA JUGA:Sharplink Kini Genggam 867.798 Ethereum, Segini Nilainya
Penjualan terbaru ini terjadi di tengah pekan yang lebih lemah bagi Ethereum. ETH telah diperdagangkan di bawah tekanan dalam beberapa hari terakhir, berfluktuasi di sekitar USD 1.800 setelah merosot dari level yang lebih tinggi di awal pekan.
Token tersebut turun hampir 8% selama tujuh hari terakhir, mencerminkan kehati-hatian yang lebih luas di pasar kripto karena Bitcoin turun di bawah USD 65.000.
Penjualan yang dilakukan Buterin mengikuti laporan sebelumnya tentang transfer dan likuidasi ETH selama periode pelemahan harga. Liputan sebelumnya mencatat bahwa beberapa transaksinya terkait dengan donasi amal dan pendanaan ekosistem, meskipun data on-chain saja tidak selalu menentukan penggunaan akhir dana tersebut.
Penjualan yang kembali terjadi ini juga terjadi ketika Buterin secara publik berfokus pada ketahanan jangka panjang Ethereum. Dalam komentar baru-baru ini, ia menguraikan cetak biru baru yang berorientasi pada keamanan yang bertujuan untuk memperkuat keamanan dompet dan mengurangi risiko sistemik dalam keuangan terdesentralisasi.
/2025/07/29/1849039643.jpg)
/2025/12/25/1288847629.jpg)
/2025/07/29/1628369530.jpg)
/2025/03/26/628035943.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510318/original/082211400_1771824708-One_Raffles.jpg)






:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510852/original/003256100_1771840702-Kepala_BOPPJ_Didit_Herdiawan_Ashaf-23_Februari_2026c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5256720/original/046490700_1750248775-f3bdce7a-e287-4a17-b7bd-c5e2c5499ba6.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510955/original/013298200_1771846233-1000242800.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508522/original/073889200_1771577837-Tata_Motors_Indonesia_Secures_its_Biggest_Order__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510999/original/069334100_1771853027-WhatsApp_Image_2026-02-23_at_09.16.31.jpeg)