Jakarta – Eskalasi baru dalam konflik Iran-Israel mengguncang pasar global pada Kamis, 19 Maret 2026. Hal ini setelah serangan terhadap infrastruktur energi utama menimbulkan kekhawatiran akan gangguan pasokan yang berkepanjangan. Di tengah sentimen itu tercatat pergerakan tunggal besar seiring pelaku pasar transfer 1.000 bitcoin (BTC).
Mengutip Yahoo Finance, Jumat, (20/3/2026), harga minyak melonjak, kekhawatiran inflasi kembali muncul dan investor dengan cepat mengambil posisi defensive.
BACA JUGA:Fokus Pakai AI, Platform Crypto.com PHK 12% Karyawannya
BACA JUGA:Bitcoin Anjlok ke USD 71 Ribu, Status Safe Haven Mulai Dipertanyakan
BACA JUGA:Michael Saylor Borong Bitcoin, Analis Peringatkan Risiko Besar di Baliknya
BACA JUGA:3 Perusahaan Mengembangkan Sistem Keuangan Bitcoin yang Baru
Pergeseran ini berdampak pada berbagai kelas aset, menyeret pasar tradisional dan digital ke bawah. Kripto menunjukkan sedikit tanda bertindak sebagai lindung nilai. Sebaliknya, harga dan aliran on-chain menunjukkan pergeseran risk-off lebih luas yang mungkin memaksa pemegang jangka panjang untuk mempertimbangkan kembali posisinya.
Lonjakan harga minyak akibat perang menetapkan nada risk-off. Penjualan besar-besaran dipicu oleh eskalasi tajam di Timur Tengah. Iran menyerang fasilitas LNG utama di Qatar setelah serangan Israel terhadap ladang gas South Pars di Iran yang meningkatkan kekhawatiran tentang pasokan energi global.
Harga minyak mentah Brent melonjak di atas USD 110 per barel pada puncaknya. Sementara itu, harga minyak Amerika Serikat mendekat USD 100. Harga minyak di Oman juga dilaporkan melonjak hingga USD 167 per barel.
Pergerakan ini menandai salah satu lonjakan energi paling tajam dalam beberapa bulan terakhir dan langsung memicu harapan inflasi. Waktu kejadian itu menambah kecemasan pasar.
Dengan bank sentral yang sudah memperingatkan tentang tekanan harga yang terus menerus, guncangan terbaru ini memperkuat harapan suku bunga dapat tetap lebih tinggi untuk waktu lebih lama, memperketat kondisi keuangan di seluruh aset berisiko.
/2025/08/04/2059509624.jpg)
/2026/01/18/1891485649.jpg)
/2025/01/01/314892037.jpg)
/2022/08/04/2004827106.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172726/original/046657700_1594117380-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1013558/original/005420700_1444269375-rupiah230715.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4925958/original/009014100_1724395577-IMG-20240823-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4967681/original/010007900_1728810787-Depositphotos_650143686_L.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1738534/original/068857100_1507883251-Aluminium5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2836176/original/077516600_1561369125-20190624-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369940/original/015660100_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5534559/original/057490500_1773837252-1cf20d5f-2b83-44b4-ba72-412949427e42.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5534544/original/075277300_1773836617-AirNav_Indonesia-18_Maret_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5534564/original/007430600_1773838221-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_18.09.27.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4797068/original/007275100_1712476132-20240407-Pemudik_Bermotor-HER_4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3280893/original/087094900_1603879302-20201028-Bandara-Soetta-3.jpg)