Jakarta – Regulator pajak dan keuangan China mendesak bank dan pemerintah daerah untuk menggunakan blockchain dan komputasi privasi untuk meningkatkan model interaksi bank-pajak dan memperluas pembiayaan untuk usaha kecil.
Mengutip laman Cointelegraph.com, Kamis (9/4/2026) Administrasi Perpajakan Negara dan Administrasi Regulasi Keuangan Nasional China, mengatakan dalam pemberitahuan kebijakan bersama bahwa bank dan wajib pajak harus menstandarisasi berbagi data dan mengurangi asimetri informasi antara otoritas pajak, bank, dan perusahaan.
BACA JUGA:Ethereum Foundation Lepas 3.750 ETH, Dana Dipakai Kembangkan Ekosistem
BACA JUGA:Investor Mulai Masuk, Token Avicena Terserap 50% Lebih di Private Sale
Laporan tersebut juga mendesak bank untuk meningkatkan model kredit, meningkatkan efisiensi persetujuan kredit, dan meningkatkan pasokan layanan pembiayaan kepada perusahaan yang jujur dan membayar pajak.
Arahan ini sejalan dengan upaya China yang lebih luas untuk mengintegrasikan blockchain ke dalam infrastruktur data, menyusul peta jalan Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional yang dirilis pada Januari 2025 yang menargetkan implementasi nasional pada tahun 2029.
Wakil direktur Administrasi Data Nasional China, Shen Zhulin, mengatakan dalam konferensi pers Januari 2025 bahwa China mengharapkan infrastruktur data berbasis blockchain untuk menarik investasi tahunan sebesar 400 miliar yuan (sekitar USD 58 miliar).

/2026/01/28/1419203316.jpg)
/2026/02/08/1636791920.jpg)
/2022/02/23/885391879.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476090/original/021358800_1768711106-89ca5fc3-1578-4cf0-8176-b43ea2ccde53.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520901/original/031279000_1772664806-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137861/original/069279700_1739965706-f606fa8e-0760-495d-b7ab-a14b1eae5495.jpg)
/2017/06/14/1946894088.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550464/original/070550700_1775698382-38039b87-fe4d-428a-8980-d1deb1609409.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2439239/original/004031600_1542966203-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551151/original/014052200_1775719526-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_13.10.40.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551448/original/064483400_1775726721-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_16.05.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550333/original/023387700_1775653134-PHOTO-2026-04-08-17-09-17.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550332/original/018252100_1775653118-PHOTO-2026-04-08-17-09-19.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541737/original/080028800_1774882683-IMG-20260330-WA0101.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549359/original/003858900_1775617048-IMG-20260408-WA0005.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5337503/original/092769700_1756899849-1001002551.jpg)