Jakarta – Avicena mulai mencuri perhatian pasar setelah lebih dari 50 persen alokasi token dalam fase private sale terserap. Capaian ini menjadi sinyal awal meningkatnya minat investor terhadap proyek berbasis blockchain yang menyasar sektor kesehatan digital.
Avicena mengembangkan ekosistem kesehatan digital dengan pendekatan berbasis blockchain, yang ditujukan untuk meningkatkan transparansi, keamanan data, serta efisiensi sistem layanan. Di tengah meningkatnya kebutuhan akan digitalisasi sektor kesehatan, model ini dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan.
BACA JUGA:Saham HSC Rentan Panic Selling, Analis Sarankan Fokus Jangka Pendek
BACA JUGA:Harga Kedelai di Jakarta Tembus Rp 20 Ribu, Pemprov DKI Imbau Warga Lirik Urban Farming
Berbeda dengan platform layanan kesehatan digital pada umumnya, Avicena tidak hanya berfokus pada layanan, tetapi juga membangun infrastruktur sistem yang memungkinkan integrasi data dan proses secara lebih terbuka dan terverifikasi.
CEO Avicena, Zaldy Pahlevy, menyampaikan bahwa capaian private sale tersebut menjadi indikator awal kepercayaan pasar. “Kami melihat adanya kebutuhan besar terhadap sistem kesehatan digital yang lebih transparan dan terintegrasi. Avicena dikembangkan sebagai fondasi menuju arah tersebut, dengan memanfaatkan teknologi blockchain,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Avicena juga mengarah pada pengembangan berbasis Web3, meskipun saat ini masih dalam tahap awal. Ke depan, pendekatan ini diharapkan dapat membuka peluang integrasi yang lebih luas, termasuk dalam pengelolaan data dan interaksi antar pihak dalam ekosistem.
Dengan posisi di tahap pengembangan awal, Avicena dinilai memberikan peluang bagi investor untuk masuk lebih dini dalam proyek yang berfokus pada sektor dengan kebutuhan tinggi dan pertumbuhan jangka panjang.

/2026/01/28/1419203316.jpg)
/2026/02/08/1636791920.jpg)
/2022/02/23/885391879.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550878/original/068435800_1775710919-Gemini_Generated_Image_39m1m439m1m439m1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476090/original/021358800_1768711106-89ca5fc3-1578-4cf0-8176-b43ea2ccde53.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520901/original/031279000_1772664806-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137861/original/069279700_1739965706-f606fa8e-0760-495d-b7ab-a14b1eae5495.jpg)
/2017/06/14/1946894088.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550464/original/070550700_1775698382-38039b87-fe4d-428a-8980-d1deb1609409.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2439239/original/004031600_1542966203-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551151/original/014052200_1775719526-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_13.10.40.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551448/original/064483400_1775726721-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_16.05.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550333/original/023387700_1775653134-PHOTO-2026-04-08-17-09-17.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550332/original/018252100_1775653118-PHOTO-2026-04-08-17-09-19.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541737/original/080028800_1774882683-IMG-20260330-WA0101.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549359/original/003858900_1775617048-IMG-20260408-WA0005.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5337503/original/092769700_1756899849-1001002551.jpg)