Jakarta – Ethereum Foundation dilaporkan telah menjual 3.750 ETH atau setara sekitar USD 8,3 juta atau sekitar Rp 141 miliar (estimasi kurs Rp 17.070 per dolar AS. Langkah ini terdeteksi oleh perusahaan analitik blockchain AmberCN.
Penjualan tersebut merupakan bagian dari strategi keuangan yang telah direncanakan sebelumnya untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang ekosistem Ethereum.
BACA JUGA:Otoritas Pajak China Minta Bank Terapkan Blockchain untuk Layanan Pinjaman
BACA JUGA:Investor Mulai Masuk, Token Avicena Terserap 50% Lebih di Private Sale
BACA JUGA:Heboh Likuidasi FARTCOIN, Investor Kehilangan Rp 51 Miliar dalam 4 Jam
Dalam keterangannya, dikutip dari Coinmarketcap, Kamis (9/4/2026), penjualan ini merupakan bagian dari rencana likuidasi total 5.000 ETH dari kas organisasi. Tujuannya adalah untuk mendapatkan pendanaan dalam bentuk mata uang fiat guna membiayai berbagai kebutuhan operasional.
Langkah ini bukan hal yang tidak biasa di industri blockchain. Organisasi seperti Ethereum Foundation umumnya menyimpan aset dalam bentuk kripto, namun tetap membutuhkan dana fiat untuk membayar kebutuhan seperti gaji, hibah pengembang, dan biaya infrastruktur.
Dengan demikian, konversi sebagian aset kripto menjadi uang tunai menjadi strategi umum untuk menjaga stabilitas operasional sekaligus mengurangi risiko volatilitas harga.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

/2026/01/28/1419203316.jpg)
/2026/02/08/1636791920.jpg)
/2022/02/23/885391879.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4954031/original/062906100_1727353783-fotor-ai-20240926192840.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476090/original/021358800_1768711106-89ca5fc3-1578-4cf0-8176-b43ea2ccde53.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520901/original/031279000_1772664806-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5137861/original/069279700_1739965706-f606fa8e-0760-495d-b7ab-a14b1eae5495.jpg)
/2017/06/14/1946894088.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550464/original/070550700_1775698382-38039b87-fe4d-428a-8980-d1deb1609409.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2439239/original/004031600_1542966203-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551151/original/014052200_1775719526-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_13.10.40.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551448/original/064483400_1775726721-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_16.05.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550333/original/023387700_1775653134-PHOTO-2026-04-08-17-09-17.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550332/original/018252100_1775653118-PHOTO-2026-04-08-17-09-19.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541737/original/080028800_1774882683-IMG-20260330-WA0101.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549359/original/003858900_1775617048-IMG-20260408-WA0005.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5337503/original/092769700_1756899849-1001002551.jpg)