Jakarta – Bursa kripto Coinbase dan platform pasar prediksi Kalshi pada Jumat, 29 Mei 2026 mengumumkan peluncuran kontrak berjangka kripto perpetual. Hal ini menandai pertama kali instrumen semacam itu tersedia bagi investor Amerika Serikat (AS) melalui bursa domestik yang teregulasi.
Mengutip Channel News Asia, Sabtu (30/5/2026), kontrak berjangka perpetual atau Perps adalah derivatif yang tidak memiliki tanggal kedaluwarsa tradisional, memungkinkan pelaku pasar untuk mempertahankan posisi tanpa batas waktu tanpa perlu memperpanjang kontrak.
BACA JUGA:Amerika Serikat Sita Aset Kripto Iran Rp 17,82 Triliun
BACA JUGA:Cek Rincian Harga Emas 24 Karat di Antam, Pegadaian, dan Hartadinata
Instrumen ini juga memungkinkan tingkat leverage tinggi, sering kali hingga 50 banding 1, memungkinkan investor untuk memperbesar eksposur mereka terhadap pergerakan pasar.
Langkah ini menyusul persetujuan pencatatan dari Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) untuk kedua perusahaan tersebut, yang secara efektif mentransisikan kontrak berjangka perpetual dari area abu-abu regulasi ke pengawasan bursa domestik, menyediakan kerangka kerja formal di dalam negeri.
Namun, CFTC juga mengeluarkan pernyataan kebijakan pada Jumat yang mengklarifikasi pengawasannya terhadap kontrak tersebut, mewajibkan proses peninjauan regulasi kasus per kasus untuk setiap produk perpetual baru yang merujuk pada aset di luar daftar yang disetujui saat ini.
Dengan menempatkan kontrak-kontrak ini dalam kerangka kerja yang diatur oleh CFTC, bursa bertujuan menawarkan alternatif yang aman bagi investor institusional dan ritel yang sebelumnya terpaksa menavigasi tempat yang tidak transparan atau di luar negeri untuk mengakses pasar.
Kontrak berjangka abadi yang aman dan teregulasi di dalam negeri akan meningkatkan alokasi modal dan manajemen risiko bagi banyak bisnis Amerika, ujar CEO Kalshi, Tarek Mansour dalam sebuah pernyataan.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537218/original/033068900_1774414066-AP25294698447280.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4282588/original/045207500_1672910856-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7005737/original/042333400_1779777189-IMG-20260526-WA0011.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2349348/original/089030500_1535967795-China-New-Tycoons-Sel.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469733/original/047602200_1768181200-Beras_SPHP.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028260/original/094937500_1732871703-fotor-ai-2024112916143.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5302022/original/051842000_1753969503-Gemini_Generated_Image_n6rhjbn6rhjbn6rh.jpg)