Jakarta – Industri aset kripto Indonesia memasuki fase baru dengan hadirnya International Crypto Exchange (ICEx) sebagai bursa kripto kedua yang beroperasi secara teregulasi di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). ICEx telah resmi mengantongi izin sebagai Penyelenggara Bursa Aset Keuangan Digital (AKD), termasuk aset kripto.
Kehadiran ICEx menandai untuk pertama kalinya Indonesia memiliki lebih dari satu bursa kripto teregulasi. Sebelumnya, ekosistem bursa kripto nasional hanya dijalankan oleh Central Finansial X (CFX). Dengan dukungan pendanaan strategis senilai Rp1 triliun, ICEx diposisikansebagai pesaing langsung CFX sekaligus bagian dari upaya memperkuat struktur pasar kripto nasional agar lebih kompetitif dan berkelanjutan.
BACA JUGA:Bitcoin Tembus USD 96.000, Ini Pemicunya
BACA JUGA:Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Lari Kencang di 2026
BACA JUGA:Harga Bitcoin Hari Ini 17 Januari 2026 Turun Lagi, Sentuh Level Segini
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menilai kehadiran bursa kripto baru ini sebagai langkah positif bagi industri. Menurutnya, keberadaan lebih dari satu bursa teregulasi akan menciptakan kompetisi yang sehat dan memperkuat fondasi pasar aset kripto di Indonesia.
“Dengan hadirnya bursa kripto baru yang teregulasi OJK, struktur pasar menjadi lebih kompetitif dan tidak lagi bertumpu pada satu pelaku. Hal ini penting untuk mendorong transparansi, efisiensi, serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap industri aset kripto nasional, ujar Calvin, dalam keterangan Tokocrypto, Jumat (16/1/2026).
Menurutnya, walaupun telah mengantongi izin usaha, ICEx belum dapat langsung beroperasi secara penuh. OJK menegaskan bahwa ICEx masih perlu melengkapi kerja sama operasional dengan lembaga kliring, kustodian, serta Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang akan menjadi anggota bursa.
Tahapan tersebut dinilai krusial untuk memastikan perlindungan konsumen dan keteraturan pasar sebelum aktivitas perdagangan dimulai sepenuhnya.
/2017/04/27/313583694.jpg)
/2025/12/11/1752474654.jpg)
/2019/07/01/1516431989.jpg)
/2025/12/12/590783714.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3504864/original/048171300_1625731008-042390000_1519626842-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490979/original/053391900_1770037175-Direktorat_Jenderal_Perkeretaapian__DJKA__Kementerian_Perhubungan_mengecek_kesiapan_LRT_Jabodebek-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5299983/original/084137800_1753857669-Menara_SMBC_Indonesia__1___2_.jpg)
/2019/10/07/1674202269.jpg)
/2025/12/12/1156673284.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3352151/original/051235700_1610959710-20210118-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5491877/original/086302700_1770109168-WhatsApp_Image_2026-02-03_at_11.55.47__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2833304/original/055774200_1561020095-20190619-BI-Tahan-Suku-Bunga-Acuan-6-Persen6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5285271/original/007266900_1752663315-20250716-Inflasi-ANG_8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490995/original/001390300_1770039523-IMG_0952.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1360914/original/098618500_1475232909-20160930--Bea-Cukai-Rilis-Temuan-Rokok-Ilegal-Jakarta--Faizal-Fanani-08.jpg)