Jakarta – Bitcoin memperlihatkan sinyal pelemahan lanjutan yang memicu kekhawatiran investor, seiring pergerakan harganya yang kian mendekati area support jangka panjang.
Kepala riset Galaxy Digital, Alex Thorn, mengingatkan harga Bitcoin berpotensi turun menuju rata-rata pergerakan 200 minggu di kisaran USD 58.000 dalam hitungan minggu atau bulan ke depan.
BACA JUGA:Kapitalisasi Pasar Kripto Merosot Rp 7.851 Triliun Imbas Aksi Jual
BACA JUGA:Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terendah sejak Trump Kembali Jadi Presiden
Melansir Coinmarketcap, Rabu (4/2/2026), Alex menyoroti bahwa sekitar 46% suplai BTC saat ini berada di bawah harga pasar. Di sisi lain, terlihat celah suplai yang cukup mencolok di rentang USD 70.000 hingga USD 80.000. Bitcoin juga dinilai gagal bergerak selaras dengan emas dan perak, sehingga melemahkan perannya sebagai lindung nilai penurunan nilai.
Secara historis, area rata-rata pergerakan 200 minggu dan harga terealisasi di sekitar USD 56.000 kerap menjadi titik masuk menarik bagi investor berorientasi jangka panjang.
Koreksi terbaru terjadi cukup drastis. Dalam periode 28–31 Januari, Bitcoin merosot 15%, termasuk penurunan 10% dalam sehari pada Sabtu yang memicu likuidasi posisi long senilai lebih dari USD 2 miliar di berbagai platform derivatif.
Pasangan BTCUSD sempat menyentuh level terendah USD 75.644 di Coinbase, lebih rendah dari harga beli rata-rata ETF Bitcoin di AS yang berada di kisaran USD 84.000.
Pada fase tertentu, harga bahkan mendekati rata-rata harga akumulasi Strategy sebesar USD 76.037 serta mendekati titik terendah tahunan di USD 74.420.
Tekanan ini menghasilkan empat candle bulanan merah berturut-turut, pola yang terakhir kali muncul pada 2018. Data historis juga menunjukkan bahwa koreksi 40% dari rekor tertinggi sering kali berlanjut menjadi penurunan hingga 50% dalam kurun tiga bulan.
/2024/02/15/2106305076.jpg)
/2025/02/10/857296683.jpg)
/2025/12/14/52894173.jpg)
/2023/01/09/817601117.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5410733/original/065340700_1762943225-IMG_9134.jpeg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5450574/original/027965600_1766147761-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Perbankan_OJK__Dian_Ediana_Rae.jpeg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493315/original/002394000_1770201772-publikasi_1770195993_69830c1906957.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461029/original/013356100_1767334575-1c085ba118a3a38eaa460f0137e69d9d-800x450.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5350021/original/004972300_1757985831-AP25247638664828.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4710962/original/010216300_1704839246-WhatsApp_Image_2024-01-10_at_04.54.19.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493433/original/072755900_1770214249-1000225263.jpg)