Jakarta – Nilai Bitcoin (BTC) masih menjadi sasaran para investor. Ada kemungkinan token kripto kawakan ini menguat dalam waktu dekat, meski terdapat juga risiko pelemahan lanjutan.Pakar Digital, Anthony Leong mengatakan BTC masih dalam fase konsolidasi pada kisaran USD 67.000-68.000. Dia menilai pasar sedang berada dalam fase menunggu katalis kuat, baik dari faktor makroekonomi global maupun arus dana institusional.
Bitcoin saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah reli sebelumnya. Investor perlu memahami bahwa pergerakan harga di area ini adalah fase penentuan arah berikutnya. Jika mampu menembus resistance kuat di atas USD 70.000, potensi penguatan lanjutan terbuka. Namun jika gagal bertahan di area support, koreksi jangka pendek bisa terjadi,” ujar Anthony pada keterangannya, Sabtu (21/2/2026).
BACA JUGA:CryptoQuant Sebut Aktivitas Investor Besar Meningkat saat Pasar Kripto Lesu
BACA JUGA:Robert Kiyosaki Membeli Bitcoin Lagi di Harga Rp 1,12 Miliar
Anthony menjelaskan sentimen global, termasuk kebijakan suku bunga Amerika Serikat, arus dana ETF kripto, serta kondisi geopolitik, masih menjadi faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga Bitcoin.
Menurut dia, investor ritel harus lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan jangka pendek, mengingat volatilitas pasar kripto yang cenderung agresif.
Investor harus disiplin dalam manajemen risiko. Jangan hanya melihat potensi kenaikan, tetapi juga mempersiapkan skenario koreksi. Diversifikasi dan strategi bertahap seperti dollar cost averaging (DCA) tetap relevan dalam kondisi pasar seperti sekarang,” kata dia.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
/2025/11/20/148874979.jpg)
/2021/11/18/1612827877.jpg)
/2023/07/27/1172885582.jpg)
/2022/03/08/639541023.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4674211/original/014291300_1701747020-aleksi-raisa-DCCt1CQT8Os-unsplash.jpg)

/2025/12/24/593357565.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2858898/original/006856400_1563614299-20190720-Gangguan-Bank-Mandiri-HERMAN-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5276247/original/033412300_1751948567-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3490938/original/091266200_1624439228-20210623-Penjualan-Obat_-alkes_-dan-Vitamin-Meningkat-tallo-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3309036/original/007411800_1606469656-20201127-Upah-buruh-tani-naik-angga-1.jpg)