Jakarta – Anggota Dewan Bank Sentral Eropa, Isabel Schnabel menuturkan, meningkatnya penggunaan stablecoin memperkuat dominasi global dolar Amerika Serikat (AS). Selain itu, pemakaian stablecoin juga melemahkan kemampuan beberapa negara untuk menetapkan kebijakan moneter dan bahkan mengurangi peran euro.
Mengutip Yahoo Finance, ditulis Selasa (2/6/2026), pemakaian sejenis stablecoin, mata uang kripto yang dipatok pada aset tertentu dan dirancang untuk mempertahankan nilai yang stabil, masih relatif rendah tetapi telah meningkat dengan cepat dan pemodelan oleh analis menunjukkan penyebaran yang lebih cepat.
BACA JUGA:Bank Sentral Brasil Perketat Aturan Kripto, Kini Wajib Audit Keuangan
BACA JUGA:Harga TON Melonjak Setelah CEO Telegram Bakal Ganti Nama Token
BACA JUGA:Bayar Dividen, Strategy Jual 32 Bitcoin
BACA JUGA:Dogecoin Gandeng Paxos, Sekarang Jangkau 150 Negara
Ekonom menuturkan, sebagian besar stablecoin dipatok pada dolar AS dan pertumbuhan pesat dalam penerbitan dapat memperlambat atau bahkan membalikkan penurunan peran global dolar AS selama dua dekade.
“Dominasi dolar AS akan diperkuat, bukan karena fundamental ekonomi yang lebih kuat tetapi karena efek jaringan, skala dan keuntungan sebagai pelopor,” ujar Schanabel dalam konferensi Bank of Korea di Seoul.
Berdasarkan data IMF, porsi dolar AS dalam cadangan devisa turun menjadi di bawah 57% tahun lalu, dari 70% pada awal abad ini karena mata uang yang lebih kecil telah mengambil pangsa pasarnya.
Meskipun peningkatan nilai dolar akibat meningkatnya penggunaan stablecoin dapat berdampak paling besar pada negara-negara yang kebijakan moneternya kurang kredibel, implikasinya, kata Schnabel, berpotensi memengaruhi euro juga.
Hal ini juga bisa menjadi lingkaran setan, karena orang mungkin lebih tertarik pada stablecoin berbasis dolar di negara-negara yang kurang kredibel dalam kebijakan moneternya. Hal ini dapat melemahkan kemampuan bank sentral untuk mentransmisikan perubahan kebijakan ke ekonomi riil.
Bahkan untuk wilayah dengan kredibilitas moneter yang kuat, dominasi berkelanjutan stablecoin dolar AS, dari waktu ke waktu, dapat menimbulkan konsekuensi yang tidak diinginkan jika hal itu memperkuat penagihan dalam dolar AS dan kepemilikan likuiditas global, kata Schnabel.
Dari perspektif Eropa, ini pada akhirnya dapat membatasi peran euro dalam bentuk-bentuk keuangan berbasis token yang sedang berkembang dan dalam sistem moneter internasional secara umum,” ia menambahkan.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881568/original/087545300_1719967244-fotor-ai-2024070373816.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5579569/original/092261100_1778057170-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5499743/original/037880100_1770793941-IMG-20260211-WA0006.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5027992/original/041439300_1732861105-fotor-ai-2024112913176.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4410597/original/021067700_1682846409-jievani-weerasinghe-NHRM1u4GD_A-unsplash.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4983415/original/005222400_1730112240-fotor-ai-20241028174255.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4762386/original/063474700_1709622795-fotor-ai-20240305141114.jpg)