Jakarta – Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent mengatakan, AS telah menyita aset kripto Iran US$ 1 miliar atau Rp 17,82 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.820).
Mengutip Anadolu, Sabtu (30/5/2026), Bessent juga menuturkan, pihaknya bekerja sama dengan sekutu Eropa untuk menyita properti terkait dengan Iran.
BACA JUGA:Cek Rincian Harga Emas 24 Karat di Antam, Pegadaian, dan Hartadinata
BACA JUGA:Studi: Konflik AS-China soal Taiwan Bisa Picu Perang Nuklir
BACA JUGA:Coinbase dan Kalshi Menghadirkan Kontrak Berjangka Kripto ke Investor
“Saya yakin kami telah menyita sekitar satu miliar dolar AS kripto mereka. AS langsung mengambil “dompet” mereka,” ujar Bessent.
Ia mengklaim, beberapa pemilik akun mungkin masih belum menyadari penyitaan itu. “Beberapa dari mereka mungkin sedang mengetik sekarang, dan menyadari dompet mereka telah diambil,” ujar Bessent.
Bessent menuturkan, AS juga berkoordinasi dengan sekutu di luar negeri untuk penyitaan aset lebih luas.
Kami bekerja sama dengan sekutu kami di seluruh Eropa untuk menyita vila, rumah, dan properti, ujar dia.
Ia menggambarkan, upaya tersebut sebagai pemulihan dana yang dicuri dari warga Iran biasa.
Ini adalah uang yang dicuri dari rakyat Iran, klaimnya.
Menteri Keuangan juga mengatakan fasilitas ekspor minyak Iran di Pulau Kharg telah ditutup secara efektif, dan penutupan tersebut disebabkan oleh blokade angkatan laut AS.
Ia menambahkan, serangan Iran baru-baru ini terhadap negara-negara Teluk telah menjadi bumerang secara diplomatik, dan mengatakan bahwa sekutu-sekutu Teluk sejak itu menjadi mitra yang sangat baik dalam upaya penegakan hukum keuangan terhadap Teheran, yang memungkinkan AS untuk membekukan rekening bank Iran di wilayah tersebut.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. www.wmhg.org tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4361383/original/094002100_1679011888-Coinbase.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7018957/original/079171000_1779792505-IMG-20260526-WA0040.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5060464/original/007193000_1734756490-1734752196030_tips-menjadi-influencer.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/976571/original/042940100_1441279137-harga-emas-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975034/original/086610900_1648205536-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186932/original/075074000_1744629098-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4837500/original/089462600_1716195908-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013697/original/070218700_1651632437-000_329D9UW.jpg)