• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Peternak Ayam Desak Implementasi Pembelian Bungkil Kedelai Lewat Berdikari Ditunda

    Peternak Ayam Desak Implementasi Pembelian Bungkil Kedelai Lewat Berdikari Ditunda

    Aturan Ekspor Baru Berlaku, Kemendag Bisa Bekukan Izin Secara Cepat

    Aturan Ekspor Baru Berlaku, Kemendag Bisa Bekukan Izin Secara Cepat

    Produksi HPAL dan Smelter Terbentur Lonjakan Harga dan Kelangkaan Pasokan Sulfur

    Produksi HPAL dan Smelter Terbentur Lonjakan Harga dan Kelangkaan Pasokan Sulfur

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Peternak Ayam Desak Implementasi Pembelian Bungkil Kedelai Lewat Berdikari Ditunda

    Peternak Ayam Desak Implementasi Pembelian Bungkil Kedelai Lewat Berdikari Ditunda

    Aturan Ekspor Baru Berlaku, Kemendag Bisa Bekukan Izin Secara Cepat

    Aturan Ekspor Baru Berlaku, Kemendag Bisa Bekukan Izin Secara Cepat

    Produksi HPAL dan Smelter Terbentur Lonjakan Harga dan Kelangkaan Pasokan Sulfur

    Produksi HPAL dan Smelter Terbentur Lonjakan Harga dan Kelangkaan Pasokan Sulfur

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Sertifikasi Impor AS Jadi Ujian Baru bagi Ekspor Udang Indonesia

Sertifikasi Impor AS Jadi Ujian Baru bagi Ekspor Udang Indonesia

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-10-04
0

Sertifikasi Impor AS Jadi Ujian Baru bagi Ekspor Udang Indonesia

wmhg.org – JAKARTA. Sikap lamban pemerintah Indonesia, terutama Kementerian Koordinator Bidang Pangan, dalam menangani kasus paparan radioaktif Cesium-137 pada produk udang berujung langkah perketat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA).

Dalam pengumuman resminya pada 3 Oktober 2025, FDA menetapkan kebijakan baru terkait impor udang dan rempah-rempah asal Indonesia.

Mulai 31 Oktober 2025, produk dari wilayah tertentu di Pulau Jawa dan Provinsi Lampung hanya dapat masuk ke pasar AS apabila memiliki sertifikasi impor yang menjamin bebas dari kontaminasi Cesium-137.

Kebijakan ini menandai penggunaan pertama kali otoritas sertifikasi impor FDA yang diberikan oleh Kongres melalui Food Safety Modernization Act (FSMA).

Regulasi ini memungkinkan FDA menahan pengiriman pangan yang belum memiliki bukti keamanan sebelum meninggalkan pelabuhan ekspor.

Langkah tersebut diambil setelah U.S. Customs and Border Protection mendeteksi kadar tinggi Cesium-137 dalam sejumlah pengiriman udang serta sampel cengkeh asal Indonesia. Hasil temuan itu dikonfirmasi oleh laboratorium FDA.

“Dengan sertifikasi impor, produk yang memenuhi standar tetap dapat masuk, sementara produk yang berpotensi berbahaya ditahan sebelum mencapai konsumen,” tulis FDA dalam pernyataannya tertanggal 3 Oktober 20225.

Melalui Import Alert #99-52, FDA memberlakukan kebijakan khusus bagi udang dan rempah-rempah dari Jawa dan Lampung, dua wilayah penghasil udang utama di Indonesia.

Reputasi Ekspor Indonesia Terancam

Dosen Teknologi Hasil Perikanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Indun Dewi Puspita menilai, kasus ini bisa mengguncang kepercayaan pasar global terhadap produk ekspor Indonesia.

“Kasus ini tidak bisa dipandang sebelah mata karena menyangkut reputasi Indonesia di mata dunia. Perlu langkah bersama dari semua sektor untuk menjaga kualitas dan keamanan produk,” ujarnya dikutip dari situs resmi UGM, Sabtu (4/10/2025).

Indun menjelaskan bahwa Cesium-137 merupakan zat radioaktif buatan yang tidak terbentuk secara alami.

Zat ini biasanya berasal dari aktivitas manusia seperti uji coba senjata nuklir atau kebocoran reaktor.

Karena memiliki sifat yang bertahan lama di lingkungan, zat ini berpotensi masuk ke rantai pangan melalui air atau lahan tambak yang terkontaminasi.

“Faktor eksternal di luar kendali petambak dapat memengaruhi kualitas produk. Siklus lingkungan memungkinkan zat ini menyebar ke perairan dan mempengaruhi biota, termasuk udang,” jelasnya.

Ia menambahkan, keterbukaan informasi dan penerapan sistem ketertelusuran (traceability) mutlak diperlukan untuk memulihkan kepercayaan pasar ekspor.

Jika tidak segera diantisipasi, dampaknya bisa meluas ke perekonomian daerah.

“Kalau harga turun, kerugian bisa signifikan karena biaya produksi udang relatif tinggi,” katanya.

Industri Didesak Perkuat Pengawasan Mutu

Sementara itu, Roni Nugraha, dosen Departemen Teknologi Hasil Perairan FPIK IPB University mengungkapkan bahwa Cesium-137 bukan parameter yang rutin diuji dalam industri perikanan ekspor.

“Cesium adalah zat radioaktif buatan yang tidak ada di alam bebas, sehingga memang tidak termasuk dalam SOP pengujian rutin perusahaan,” jelasnya melalui laman resmi IPB.

Roni menilai kasus ini harus menjadi momentum untuk memperkuat budaya mutu dan keamanan pangan di sektor perikanan.

Edukasi kepada pelaku usaha, eksportir, dan pemangku kepentingan perlu ditingkatkan agar isu keamanan pangan mendapat prioritas utama.

“Indonesia sebenarnya sudah cukup baik dalam penerapan sistem keamanan pangan ekspor. Namun, kasus ini menunjukkan perlunya investigasi lebih jauh di luar industri perikanan, seperti pabrik pengolahan besi bekas yang diduga menjadi sumber Cesium,” tegasnya.

Menurut Roni, pengawasan pemerintah juga perlu lebih proaktif terhadap potensi kontaminasi eksternal yang belum tercakup dalam SOP industri.

“Langkah ini penting untuk menjaga kepercayaan global terhadap produk perikanan Indonesia,” pungkasnya.

Selanjutnya: Animal Expo Depok Buka Peluang Ekonomi Baru di Dunia Pet Care dan UMKM Lokal

Menarik Dibaca: Khasiat Minum Teh Hijau untuk Diet yang Sayang untuk Dilewatkan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Rocky Gerung: Program Makan Bergizi Gratis Berubah Jadi Racun karena Korupsi

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Saratoga Investama Sedaya Optimalkan Peluang Investasi di Brawijaya Healthcare

Saratoga Investama Sedaya Optimalkan Peluang Investasi di Brawijaya Healthcare

2024-08-01
Forbes Asia 100 to Watch 2026: Startup Berbasis AI Mendominasi

Forbes Asia 100 to Watch 2026: Startup Berbasis AI Mendominasi

2026-08-26
Harga Bitcoin Melesat, Kapitalisasi Pasar Bertambah Rp 6.202 Triliun

Harga Bitcoin Melesat, Kapitalisasi Pasar Bertambah Rp 6.202 Triliun

2026-08-26
Wamenperin Ungkap Potensi dan Strategi Pengembangan Industri Kapal di Indonesia

Wamenperin Ungkap Potensi dan Strategi Pengembangan Industri Kapal di Indonesia

2025-05-30
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Melesat Jelang Rilis Inflasi AS

Harga Emas Hari Ini Melesat Jelang Rilis Inflasi AS

2026-08-26
Harga Emas Antam Hari Ini 25 Agustus 2026 Melambung Rp 18.000, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 25 Agustus 2026 Melambung Rp 18.000, Cek Rincian di Sini

2026-08-26
Harga Perak Antam Hari Ini 25 Agustus 2025 Turun jadi Rp 45.800

Harga Perak Antam Hari Ini 25 Agustus 2025 Turun jadi Rp 45.800

2026-08-26
Harga Emas Pegadaian 25 Agustus 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kompak Melejit

Harga Emas Pegadaian 25 Agustus 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kompak Melejit

2026-08-26

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Riset The Fed Ungkap Kenaikan Harga Bitcoin Bisa Tarik Investor Baru

Riset The Fed Ungkap Kenaikan Harga Bitcoin Bisa Tarik Investor Baru

2026-08-26
0
Harga Kripto 25 Agustus 2026: Bitcoin Melesat, Solana Terbang 6,57%

Harga Kripto 25 Agustus 2026: Bitcoin Melesat, Solana Terbang 6,57%

2026-08-26
0
Harga Bitcoin Kembali Tembus Rp 1,4 Miliar, Sentimen Ini Jadi Penopang

Harga Bitcoin Kembali Tembus Rp 1,4 Miliar, Sentimen Ini Jadi Penopang

2026-08-26
0
Strive Beli 1.110 Bitcoin, Rogoh Rp 1,4 Triliun

Strive Beli 1.110 Bitcoin, Rogoh Rp 1,4 Triliun

2026-08-26
0
Jelang Pemilu Sela AS, Kelompok Pro Kripto Dukung 32 Kandidat di Kongres

Jelang Pemilu Sela AS, Kelompok Pro Kripto Dukung 32 Kandidat di Kongres

2026-08-26
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Melesat Jelang Rilis Inflasi AS

Harga Emas Hari Ini Melesat Jelang Rilis Inflasi AS

2026-08-26
Harga Emas Antam Hari Ini 25 Agustus 2026 Melambung Rp 18.000, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 25 Agustus 2026 Melambung Rp 18.000, Cek Rincian di Sini

2026-08-26

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.