• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » RI Makin Gencar Tinggalkan Dolar AS, Ini Data Terbaru BI

RI Makin Gencar Tinggalkan Dolar AS, Ini Data Terbaru BI

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-02-21
0

RI Makin Gencar Tinggalkan Dolar AS, Ini Data Terbaru BI

Jakarta, wmhg.org Indonesia – Bank Indonesia (BI) mencatat peningkatan drastis transaksi tanpa menggunakan dolar Amerika Serikat (AS) selama 2023. Transaksi itu menggunakan instrumen local currency transaction atau LCT dengan sejumlah bank sentral negara mitra.

Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan, pemanfaatan LCT hingga akhir 2023 telah setara US$ 6,3 miliar. Naik 53% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu senilai US$ 4,1 miliar.

LCT posisi akhir 2023 tercatat sebesar US$ 6,3 miliar dan peningkatan 53% dibandingkan periode sebelumnya di tahun 2022 sebesar US$ 4,1 miliar, kata Destry saat konferensi pers di Kantor Pusat BI, Jakarta, Rabu (21/2/2024).

Baca:

IHSG Berhasil Pangkas Koreksi, Tapi 6 Saham Ini Tetap Jadi Beban

Meski begitu, Destry menekankan, pada periode Januari 2024 ada sedikit perlambatan transaksi dengan LCT. Namun, ia menekankan ini merupakan pola musiman karena transaksi awal tahun kerap tak setinggi periode Desember 2023.

Januari 2024 itu US$ 444 juta, tapi dibandingkan jumlah pelaku ada peningkatan cukup signifikan. Di Januari jumlah pelakunya sudah mencapai 3.530 nasabah dibandingkan rata-rata tahun lalu 2.602, ucap Destry.

Kita masih melihat dominasi di Malaysia. menarik untuk Tiongkok mulai aktif kembali, kan 2023 agak sedikit slow down, ucapnya.

Sebagai informasi, pada awal tahun ini BI telah memperkuat komitmennya untuk \’membuang\’ dolar Amerika Serikat saat bertransaksi dengan mitra dagang utamanya. Caranya dengan memperkuat penggunaan local currency transaction (LCT).

Baca:

Simak! Keputusan Lengkap BI Tahan Suku Bunga Acuan 6%

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, kebijakan LCT yang memanfaatkan mata uang masing-masing negara saat bertransaksi akan terus diperluas, tidak hanya dengan Jepang, melainkan akan merembet ke China, hingga Korea Selatan.

Penggunaan local currency transaction, yang terus diperluas tidak hanya dengan Jepang tapi Tiongkok dan Korea Selatan, dan khususnya dengan negara ASEAN seperti Malaysia, dan Thailand, kata Perry saat konferensi pers hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) I Tahun 2024, Selasa (30/1/2024).

Perry memastikan, dengan mekanisme LCT itu, stabilitas makro Indonesia akan terus terjaga kuat, lantaran salah satu faktor fundamentalnya, yakni stabilitas nilai tukar rupiah bisa lebih stabil karena tidak tergantung dengan pasokan dolar.

Dengan ini juga mendukung perdagangan dan stabilitas nilai tukar di kawasan, tegas Perry.

BI telah menggandeng Bank of Korea (BOK) sepakat menyusun sebuah framework atau kerangka kerja LCT dalam suatu Operational Guidelines atau pedoman operasional. Selain Korea, BI juga menargetkan penerapan LCT di India, Arab dan Singapura. Adapun, LCT telah berlaku di 4 negara yakni Thailand, Malaysia, Jepang dan Tiongkok.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Data AS Meleset Prediksi, Wall Street Malah Dibuka Hijau!

Data AS Meleset Prediksi, Wall Street Malah Dibuka Hijau!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Badan Usaha Tanggung Beban Proyek Jalan Tol Imbas Pelemahan Rupiah

Badan Usaha Tanggung Beban Proyek Jalan Tol Imbas Pelemahan Rupiah

2026-06-06
RUPST Tahun Buku 2025, Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun kepada Pemegang Saham

RUPST Tahun Buku 2025, Telkom Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun kepada Pemegang Saham

2026-06-10
6 Juta Orang Kini Mencari Nafkah di Sektor Pertembakauan

6 Juta Orang Kini Mencari Nafkah di Sektor Pertembakauan

2026-06-10
Purbaya Buka Segel Tiga Gerai Tiffany & Co

Purbaya Buka Segel Tiga Gerai Tiffany & Co

2026-06-10
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Rupiah Sudah Tembus Rp 18.200 per Dolar AS Selasa Pagi

Rupiah Sudah Tembus Rp 18.200 per Dolar AS Selasa Pagi

2026-06-10
Bank Indonesia Naikkan BI Rate Kembali Jadi 5,5%

Bank Indonesia Naikkan BI Rate Kembali Jadi 5,5%

2026-06-10
BI Rate Naik Jadi 5,50%, Perry Warjiyo Ungkap Alasan Utama

BI Rate Naik Jadi 5,50%, Perry Warjiyo Ungkap Alasan Utama

2026-06-10
Selain BI Rate Naik, Simak 4 Langkah Bank Indonesia Jaga Rupiah

Selain BI Rate Naik, Simak 4 Langkah Bank Indonesia Jaga Rupiah

2026-06-10

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Little Pepe Disebut Bisa Kalahkan Shiba Inu dan Dogecoin

Little Pepe Disebut Bisa Kalahkan Shiba Inu dan Dogecoin

2026-06-10
0
Siapkan Talenta Digital, Bursa Kripto Gaet Kampus Top

Siapkan Talenta Digital, Bursa Kripto Gaet Kampus Top

2026-06-10
0
Harga Kripto 9 Juni 2026: Bitcoin Bertahan di Atas US$ 63.000, HYPE Melonjak 6%

Harga Kripto 9 Juni 2026: Bitcoin Bertahan di Atas US$ 63.000, HYPE Melonjak 6%

2026-06-10
0
Hedera Gabung Koalisi 200 Organisasi, Dorong RUU Clarity ACT Disahkan

Hedera Gabung Koalisi 200 Organisasi, Dorong RUU Clarity ACT Disahkan

2026-06-10
0
Coinbase: Family Office Timur Tengah Borong Bitcoin Saat Harga Turun

Coinbase: Family Office Timur Tengah Borong Bitcoin Saat Harga Turun

2026-06-10
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Rupiah Sudah Tembus Rp 18.200 per Dolar AS Selasa Pagi

Rupiah Sudah Tembus Rp 18.200 per Dolar AS Selasa Pagi

2026-06-10
Bank Indonesia Naikkan BI Rate Kembali Jadi 5,5%

Bank Indonesia Naikkan BI Rate Kembali Jadi 5,5%

2026-06-10

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.