• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, September 3, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Prima Multi (PMUI) Yakin Tumbuh Double Digit, Siap Ekspansi ke Bisnis Hotel

    Prima Multi (PMUI) Yakin Tumbuh Double Digit, Siap Ekspansi ke Bisnis Hotel

    Bahlil: Penerapan B50 Mulai 1 Juli 2026, Bisa Ada Penyesuaian Jika Terkendala

    Bahlil: Penerapan B50 Mulai 1 Juli 2026, Bisa Ada Penyesuaian Jika Terkendala

    Ada Rencana Kenaikan Royalti Mineral, Pelaku Usaha Khawatir Investasi Terganggu

    Ada Rencana Kenaikan Royalti Mineral, Pelaku Usaha Khawatir Investasi Terganggu

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Prima Multi (PMUI) Yakin Tumbuh Double Digit, Siap Ekspansi ke Bisnis Hotel

    Prima Multi (PMUI) Yakin Tumbuh Double Digit, Siap Ekspansi ke Bisnis Hotel

    Bahlil: Penerapan B50 Mulai 1 Juli 2026, Bisa Ada Penyesuaian Jika Terkendala

    Bahlil: Penerapan B50 Mulai 1 Juli 2026, Bisa Ada Penyesuaian Jika Terkendala

    Ada Rencana Kenaikan Royalti Mineral, Pelaku Usaha Khawatir Investasi Terganggu

    Ada Rencana Kenaikan Royalti Mineral, Pelaku Usaha Khawatir Investasi Terganggu

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Program B50 Jadi Penopang Harga CPO, Prospek Emiten Sawit 2026 Makin Cerah

Program B50 Jadi Penopang Harga CPO, Prospek Emiten Sawit 2026 Makin Cerah

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-04-28
0

Program B50 Jadi Penopang Harga CPO, Prospek Emiten Sawit 2026 Makin Cerah

wmhg.org – JAKARTA. Prospek industri kelapa sawit pada 2026 dinilai positif seiring implementasi mandatori biodiesel B50 yang akan mulai berlaku pada 1 Juli 2026. 

Kebijakan ini diperkirakan akan meningkatkan permintaan domestik crude palm oil (CPO) sekaligus menopang harga sawit di tengah dinamika pasar global.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono mengatakan, dari sisi pasokan, produksi CPO nasional masih cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, termasuk tambahan kebutuhan dari program B50.

“Secara produksi cukup karena produksi CPO kita 51 juta ton, kebutuhan dalam negeri tahun 2025 total 23 juta ton terdiri dari pangan 10 juta dan biodiesel 13 juta ton. Kalau akan diimplementasikan B50 maka penambahan kebutuhan biodiesel sekitar 3 juta ton, jadi kebutuhan 1 tahun untuk B50 sekitar 16 juta ton,” ujar Eddy kepada Kontan.co.id, Selasa (28/4). 

Meski demikian, ia mengingatkan jika produksi nasional masih stagnan sementara permintaan ekspor meningkat, maka potensi keterbatasan pasokan tetap perlu diwaspadai.

“Kalau produksi stagnan seperti saat ini, apabila permintaan ekspor meningkat ada kemungkinan kita tidak dapat memenuhi, tetapi kebutuhan dalam negeri bagaimanapun juga harus dipenuhi terlebih dahulu,” katanya.

Menurut Eddy, implementasi B50 juga berpotensi mendorong kenaikan harga minyak sawit karena muncul kekhawatiran terhadap berkurangnya pasokan global. Namun, kenaikan harga tetap perlu dijaga agar tidak terlalu tinggi dibandingkan minyak nabati lain agar ekspor tetap kompetitif.

Sejalan dengan itu, PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) memandang prospek industri sawit masih akan berlanjut positif pada 2026. Hal ini didukung oleh proyeksi harga CPO yang diperkirakan tetap tinggi.

VP Corporate Secretary CSRA Iqbal Prastowo menyampaikan, tren positif pada tahun 2025 berpotensi berlanjut ke tahun ini, terutama karena peran sawit kini tidak hanya sebagai komoditas pangan tetapi juga energi.

“Di sampung itu kondisi geopolitik saat ini menempatkan proyeksi harga CPO di level tinggi, didukung oleh kebijakan pemerintah (B50),” ujar Iqbal. 

Dari sisi operasional, CSRA menargetkan peningkatan produksi CPO dan palm kernel melalui optimalisasi tiga pabrik kelapa sawit (PKS), termasuk dengan meningkatkan pembelian tandan buah segar (TBS) dari pihak eksternal.

Menurut Iqbal, kenaikan harga CPO memberi ruang bagi perseroan untuk meningkatkan utilisasi pabrik sekaligus menjaga margin tetap terukur.

Untuk mendukung ekspansi operasional, CSRA menyiapkan belanja modal sekitar Rp 100 miliar untuk periode multiyears 2026–2027 yang difokuskan pada pengembangan infrastruktur pabrik dan kebun.

Selanjutnya, PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) juga melihat outlook bisnis sawit tahun ini dengan pendekatan yang tetap hati-hati namun konstruktif. Pihaknya menilai implementasi B50 berpotensi menjadi faktor pendukung permintaan, meski bukan penentu utama.

Corporate Secretary BWPT Rizka Dewi S menyampaikan, perusahaan tetap fokus menjaga stabilitas kinerja melalui efisiensi dan penguatan operasional di tengah dinamika pasar.

Target produksi CPO, palm kernel, dan TBS diarahkan pada pertumbuhan yang sehat dengan penekanan pada peningkatan produktivitas dan kualitas, bukan semata-mata mengejar volume.

“Sejalan dengan itu, implementasi B50 dipandang sebagai salah satu faktor pendukung yang berpotensi memberikan kontribusi terhadap permintaan, namun bukan menjadi penentu utama, sehingga perusahaan tetap melihatnya dalam kerangka dinamika pasar yang lebih luas,” sebutnya. 

Begitu juga dengan PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO)  yang turut melihat peluang pertumbuhan kinerja dari percepatan implementasi B50 pada pertengahan tahun ini. 

Perusahaan menilai kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan penyerapan CPO domestik sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah fluktuasi pasar global.

Head of Investor Relation SGRO Stefanus Darmagiri mengatakan, peningkatan permintaan domestik akan membantu menciptakan keseimbangan pasar yang lebih baik sehingga harga CPO menjadi lebih terjaga.

“Dengan adanya wacana program B50 yang akan diterapkan pada pertengahan tahun 2026 diperkirakan dapat meningkatkan permintaan CPO domestik, sehingga porsi ekspor akan berkurang. Hal ini diharapkan berdampak terhadap harga CPO yang akan lebih stabil dan lebih baik,” ujar Stefanus. 

Dari sisi operasional, SGRO menargetkan produksi tandan buah segar (TBS) tumbuh sekitar 1% pada 2026. 

SGRO  menyiapkan belanja modal sekitar Rp 600 miliar hingga Rp 800 miliar yang difokuskan untuk pengembangan bisnis inti dan non-inti.

“Di mana sekitar 44% untuk kegiatan perkebunan dan sisanya sekitar 56% untuk kegiatan non-perkebunan, termasuk penambahan aset tetap,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Western Union Siap Luncurkan Stablecoin USDPT pada Mei 2026

Western Union Siap Luncurkan Stablecoin USDPT pada Mei 2026

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Tren Kurs Rupiah Terhadap Dolar AS, Rekor Terbaik Terjadi 25 Tahun Lalu

Tren Kurs Rupiah Terhadap Dolar AS, Rekor Terbaik Terjadi 25 Tahun Lalu

2024-09-23
Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia pada Agustus 2026

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia pada Agustus 2026

2026-08-14
BPS: Neraca Dagang Indonesia Surplus Rp 2,12 Triliun pada Juli 2026

BPS: Neraca Dagang Indonesia Surplus Rp 2,12 Triliun pada Juli 2026

2026-09-02
KAI Gandeng Pemda Bali Kaji Rencana Trem Listrik Bandara-Canggu

KAI Gandeng Pemda Bali Kaji Rencana Trem Listrik Bandara-Canggu

2026-09-03
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Loyo Tersengat Lonjakan Dolar AS

Harga Emas Hari Ini Loyo Tersengat Lonjakan Dolar AS

2026-09-03
Harga Emas Antam Hari Ini 2 September 2026 Anjlok Rp 40.000, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 2 September 2026 Anjlok Rp 40.000, Cek Rincian di Sini

2026-09-03
Harga Emas Pegadaian 2 September 2026: Galeri24 dan UBS Sentuh Rp 2,5 Juta

Harga Emas Pegadaian 2 September 2026: Galeri24 dan UBS Sentuh Rp 2,5 Juta

2026-09-03
Harga Emas Perhiasan 2 September 2026: Termahal Sentuh Rp 2,4 Juta

Harga Emas Perhiasan 2 September 2026: Termahal Sentuh Rp 2,4 Juta

2026-09-03

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Transaksi Kripto Indonesia Turun 28%, Tapi Jumlah Investor Tembus 22,93 Juta

Transaksi Kripto Indonesia Turun 28%, Tapi Jumlah Investor Tembus 22,93 Juta

2026-09-03
0
Harga Kripto 2 September 2026: Bitcoin Tertekan, Solana Pimpin Koreksi

Harga Kripto 2 September 2026: Bitcoin Tertekan, Solana Pimpin Koreksi

2026-09-03
0
10 Peretasan Kripto Terbesar pada Agustus 2026

10 Peretasan Kripto Terbesar pada Agustus 2026

2026-09-03
0
21 Institusi Keuangan Dunia Bentuk Perusahaan Stablecoin, Meluncur 2027

21 Institusi Keuangan Dunia Bentuk Perusahaan Stablecoin, Meluncur 2027

2026-09-03
0
Tether Digugat di New York Gegara Bekukan USDT Senilai Rp 752 Miliar

Tether Digugat di New York Gegara Bekukan USDT Senilai Rp 752 Miliar

2026-09-03
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Loyo Tersengat Lonjakan Dolar AS

Harga Emas Hari Ini Loyo Tersengat Lonjakan Dolar AS

2026-09-03
Harga Emas Antam Hari Ini 2 September 2026 Anjlok Rp 40.000, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 2 September 2026 Anjlok Rp 40.000, Cek Rincian di Sini

2026-09-03

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.