wmhg.org – JAKARTA. Kebijakan pemerintah yang masih menahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax di level Rp 12.300 per liter menuai sorotan. Meski berstatus nonsubsidi, harga jual Pertamax saat ini dinilai sudah jauh di bawah harga keekonomiannya akibat lonjakan harga minyak mentah dunia.
Pengamat energi dan migas sekaligus Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI), Hadi Ismoyo mengungkapkan bahwa secara fundamental terdapat kesenjangan yang semakin lebar antara harga jual dan harga keekonomian BBM, khususnya Pertamax.
Fakta yang benar harga keekonomian Pertamax lebih besar dari harga keekonomian Pertalite. Pertamax sebagai BBM Non Subsidi harusnya naik. Namun Pertamina tidak mendapatkan approval dari Pemerintah. Hanya Pertamax Turbo yang diizinkan naik, ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (8/5/2026).
Belum jelas treatment finance-nya. Apakah masuk yang disubsidi atau dicatatkan sebagai kerugian Pertamina. Kesimpulannya Pemerintah/Pertamina masih nombok dengan menahan kenaikan harga tersebut, pungkasnya.
Beban Subsidi BBM Masih Signifikan
Sebagai gambaran, berdasarkan pantauan di SPBU Cikini, Jakarta Pusat pada Rabu (6/5/2026), harga Pertalite masih dipatok di level Rp 10.000 per liter. Sementara itu, harga keekonomian BBM jenis tersebut telah mencapai sekitar Rp 16.088 per liter.
Artinya, terdapat beban subsidi dan kompensasi sekitar Rp 6.088 per liter yang ditanggung oleh negara. Di sisi lain, harga Pertamax juga masih ditahan di level Rp 12.300 per liter, jauh di bawah estimasi harga keekonomiannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

/2026/05/11/461819512.jpg)
/2026/04/21/554952456.jpg)
/2017/01/20/1509762729.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337099/original/045821000_1609328706-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-8.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5277965/original/072538000_1752051227-AP25190063457589.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3484415/original/045108700_1623842085-20210616-NERACA-DAGANG-RI-SURPLUS-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338026/original/049980200_1788273977-1000427123.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3458471/original/078083500_1621321945-20210518-Harga-Emas-Antam-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552280/original/064193900_1775805339-Gemini_Generated_Image_ugntt4ugntt4ugnt_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293736/original/020014800_1783747097-ChatGPT_Image_Jul_11__2026__12_17_56_PM.jpg)