• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Agustus 2, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Harga Batubara Acuan (HBA) Menguat, PTBA Andalkan Strategi Penjualan Adaptif

    Harga Batubara Acuan (HBA) Menguat, PTBA Andalkan Strategi Penjualan Adaptif

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Harga Batubara Acuan (HBA) Menguat, PTBA Andalkan Strategi Penjualan Adaptif

    Harga Batubara Acuan (HBA) Menguat, PTBA Andalkan Strategi Penjualan Adaptif

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Penerapan Bea Keluar Bakal Kerek Harga Emas Dalam Negeri di Tahun Depan

Penerapan Bea Keluar Bakal Kerek Harga Emas Dalam Negeri di Tahun Depan

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-12-23
0

Penerapan Bea Keluar Bakal Kerek Harga Emas Dalam Negeri di Tahun Depan

wmhg.org – JAKARTA. Pungutan Bea Keluar (BK) emas sebesar 15% yang akan diterapkan pada tahun 2026 mendatang dinilai akan turut menjadi variable kenaikan emas tahun depan.

Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan pengenaan BK spesifiknya akan dimulai saat emas global mencapai harga sekitar US$ 3.500 per ons troi. Sedangkan saat ini, harga emas dunia mendekati dan bahkan sempat menyentuh rekor tertinggi sekitar US$ 4.500 per ons troi.

Saat ini kan sudah melampaui harga segitu (US$ 3.500 per ons troi) artinya, bisa saja persentasi pajaknya lebih dari 15%. Tujuannya agar pengusaha-pengusaha tambang ini jangan melakukan ekspor dan mereka memenuhi kebutuhan dulu di dalam negeri, jelas Ibrahim.

Keputusan ini menurut dia juga dekat kaitannya dengan berhentinya operasional tambang tembaga dan emas terbesar milik Freeport Indonesia, Grasberg Block Cave (GBC) akibat insiden longsor pada awal September lalu.

Sebelumnya bisa dapat 50 ton (produksi emas GBC per tahun), tetapi karena dihentikan untuk untuk produksi ya, baru di bulan April-Mei (beroperasi) jadi hanya 25 ton. Artinya Pak, bahwa kebutuhan untuk kemas emas batangan maupun kemas perhiasan di Indonesia cukup besar, ungkap dia.

Didukung dengan pelemahan Rupiah, atau dengan Rupiah yang masih di atas Rp 16.750 atau Rp 16.800 per dolar Amerika Serikat (AS), Ibrahim bilang harga emas di akhir tahun hingga awal tahun depan berpotensi menyentuh Rp 2.700.000 per gram.

Karena kan kelemahan pertama di Rupiah, ini akan mendorong harga emas. Saya melihat bahwa kalau seandainya nanti terus menuju di level US$ 4.550 (per ons troi) bisa saja untuk harga logam mulia itu antara Rp 2.650.000 sampai Rp 2.700.000, jelas dia.

Di sisi lain, Analis komoditas dan Founder Traderindo Wahyu Laksono memandang sentimen kenaikan harga emas, baik Antam maupun spot dunia, dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal dan eksternal.

Dari eksternal, atau pengaruh global, meningkatnya permintaan emas sebagai aset lindung nilai (safe haven) di tengah ketidakpastian geopolitik global (seperti konflik di Timur Tengah dan Eropa) dan ketidakpastian ekonomi.

Kebijakan Moneter AS (The Fed) atau ekspektasi akan penurunan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) di masa mendatang. Penurunan suku bunga cenderung melemahkan Dolar AS dan imbal hasil obligasi, membuat emas yang tidak memberikan imbal hasil menjadi lebih menarik, kata dia.

Selain itu, pembelian emas yang kuat dan stabil oleh bank-bank sentral global (terutama negara-negara seperti Tiongkok, Rusia, dan India) untuk diversifikasi cadangan devisa. 

Emas juga merupakan lindung nilai terhadap inflasi. Kekhawatiran inflasi yang terus berlanjut mendorong investor ke emas,tambahnya.

Ditingkat domestik, kinerja Antam menunjukkan pertumbuhan laba dan penjualan yang signifikan, terutama dari segmen emas, menciptakan sentimen positif terhadap harga produknya.

Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS kata Wahyu karena harga emas dunia dihitung dalam dolar, Rupiah yang melemah akan membuat harga konversi emas di dalam negeri (Antam) menjadi lebih mahal.

Peningkatan minat dan permintaan masyarakat domestik terhadap emas batangan sebagai investasi di tengah tren harga yang naik dan ketidakpastian ekonomi, tambahnya.

Adapun, terkait BK emas, Wahyu mengatakan pungutan sebesar 15% mulai Januari 2026 merupakan langkah besar dalam kebijakan hilirisasi sektor mineral di Indonesia.

Kebijakan ini tentu akan membawa pergeseran signifikan dalam peta perdagangan emas nasional.

BK 15% kemungkinan besar tidak akan menurunkan harga emas ritel secara drastis karena acuannya tetap global. Namun, ini bisa menekan harga di tingkat hulu, maksudnya harga beli dari penambang, ungkap dia.

Ia juga mengamini bahwa penambang akan sangat terdorong menjual ke dalam negeri.

Dengan pajak ekspor 15%, menjual ke pasar lokal tanpa potongan BK menjadi jauh lebih menguntungkan secara margin dibandingkan mengekspor ke luar negeri, tambahnya. 

Selanjutnya: Kinerja Saham Lapis Dua Diprediksi Tetap Kinclong pada Tahun 2026

Menarik Dibaca: 5 Manfaat Membuat Resolusi Tahun Baru, Ini Kata Penelitian

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Rais Aam PBNU Kembali Mangkir, Para Kiai Sepuh Khawatir NU Terancam Pecah

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Program Transmigrasi Patriot Serap 35% Anggaran Kementrans 2026

Program Transmigrasi Patriot Serap 35% Anggaran Kementrans 2026

2026-07-30
Asosiasi: Baja Galvanis Berstandar SNI Jaga Keselamatan Bangunan

Asosiasi: Baja Galvanis Berstandar SNI Jaga Keselamatan Bangunan

2026-08-01
Danantara Ikut Forum KSSK Perkuat Koordinasi Kebijakan Ekonomi

Danantara Ikut Forum KSSK Perkuat Koordinasi Kebijakan Ekonomi

2026-08-01
Intip Harga BBM Terbaru Shell Mulai Hari Ini 1 Agustus 2026

Intip Harga BBM Terbaru Shell Mulai Hari Ini 1 Agustus 2026

2026-08-02
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Anjlok Tersengat Penguatan Dolar AS

Harga Emas Hari Ini Anjlok Tersengat Penguatan Dolar AS

2026-08-02
Harga Emas Antam 1 Agustus 2026 Turun Rp 20.000, Cek Rinciannya

Harga Emas Antam 1 Agustus 2026 Turun Rp 20.000, Cek Rinciannya

2026-08-02
Harga Emas Dunia Menguat Usai The Fed Tahan Suku Bunga

Harga Emas Dunia Menguat Usai The Fed Tahan Suku Bunga

2026-08-02
Daftar Harga Emas Perhiasan 31 Juli 2026 di Raja Emas dan Laku Emas

Daftar Harga Emas Perhiasan 31 Juli 2026 di Raja Emas dan Laku Emas

2026-08-02

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Modus Investasi Palsu Makan Korban, Kripto XRP Senilai Rp 155 Miliar Dicuri

Modus Investasi Palsu Makan Korban, Kripto XRP Senilai Rp 155 Miliar Dicuri

2026-08-02
0
Altcoin Season Berubah, Cuma Kripto Tertentu yang Berpeluang Meroket

Altcoin Season Berubah, Cuma Kripto Tertentu yang Berpeluang Meroket

2026-08-02
0
AS Sanksi Perusahaan Maritim Iran, Pakai Bitcoin untuk Pembayaran

AS Sanksi Perusahaan Maritim Iran, Pakai Bitcoin untuk Pembayaran

2026-08-02
0
Galaxy Research: Dana 1.082 BTC Hilang Akibat Kerentanan Dompet Coldcard

Galaxy Research: Dana 1.082 BTC Hilang Akibat Kerentanan Dompet Coldcard

2026-08-02
0
PSAK 117 Berlaku, AAJI Sebut Tim Keuangan Perlu Kolaborasi Erat

PSAK 117 Berlaku, AAJI Sebut Tim Keuangan Perlu Kolaborasi Erat

2026-08-02
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Anjlok Tersengat Penguatan Dolar AS

Harga Emas Hari Ini Anjlok Tersengat Penguatan Dolar AS

2026-08-02
Harga Emas Antam 1 Agustus 2026 Turun Rp 20.000, Cek Rinciannya

Harga Emas Antam 1 Agustus 2026 Turun Rp 20.000, Cek Rinciannya

2026-08-02

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.