• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Juli 25, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Kebutuhan LPG Naik Jadi 26.000 Ton per Hari, Impor Meningkat ke 83,97%

    Kebutuhan LPG Naik Jadi 26.000 Ton per Hari, Impor Meningkat ke 83,97%

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Kebutuhan LPG Naik Jadi 26.000 Ton per Hari, Impor Meningkat ke 83,97%

    Kebutuhan LPG Naik Jadi 26.000 Ton per Hari, Impor Meningkat ke 83,97%

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Industri Kemasan Lesu, Ramadan dan Lebaran Tak Jamin Bantu Pertumbuhan di Kuartal I

Industri Kemasan Lesu, Ramadan dan Lebaran Tak Jamin Bantu Pertumbuhan di Kuartal I

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-01-09
0

Industri Kemasan Lesu, Ramadan dan Lebaran Tak Jamin Bantu Pertumbuhan di Kuartal I

wmhg.org – JAKARTA. Industri kemasan biasanya mendulang untung menjelang momentum bulan Ramadan dan Lebaran. Namun, tahun ini diprediksi pertumbuhannya tak signifikan.

Direktur Eksekutif Indonesian Packaging Federation (IPF), Henky Wibawa mengatakan, pasar industri kemasan masih dibayangi sentimen perubahan gaya hidup dan pasar ritel.

“Sejak 5 tahun terakhir, ritel tak lagi mengandalkan stok barang yang tinggi, sedangkan gaya hidup konsumen saat ini cenderung ke spontanitas,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (8/1/2026).

Henky bilang, para pelaku usaha menyiasati perubahan tersebut dengan mengikuti permintaan pasar. Ini dilakukan dengan menyiapkan kemasan yang unik dengan tampilan yang beragam.

Kini, kemasan pun cenderung disediakan dalam jumlah kemasan yang relatif sedikit, dengan biaya yang efisien. “Namun, tetap memenuhi fungsi yang diharapkan, serta ramah kesehatan dan lingkungan,” kata Henky.

Di lain sisi, perubahan penyediaan kemasan ini juga disebut menjadi tantangan bagi pelaku usaha. Oleh karena itu, Henky menilai perlunya efisiensi peralatan dan kebutuhan secara keseluruhan. Baik teknologi, material, serta proses yang relatif cepat dengan tetap mengedepankan kualitas.

Untuk itu, Henky juga melihat industri butuh bertransformasi ke arah semi dan full-digital. Misalnya, dengan hardware dan software yang dilengkapi dengan artificial intelligence (AI).

Ia menekankan, masih banyak hal yang perlu ditunjang oleh industri. Seperti infrastruktur, rantai nilai pasokan material, dan struktur pembiayaan yang memadai.

Dalam hal ini, Henky juga menyorot pengembangan produk dari UMKM ke skala industri, yang nantinya akan menjadi pasar produk dengan pertumbuhan pesat di masa datang.

Melihat tantangan yang masih nyata, Henky memproyeksikan pertumbuhan industri kemasan hanya mencapai 3%–4% pada kuartal pertama ini. Sementara, pertumbuhan industri kemasan tahun 2026 dibidik mencapai 5–6% secara agregat.

Asosiasi Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia atau Indonesia Olefin, Aromatic and Plastic Industry Association (Inaplas) juga tidak yakin industri tumbuh. 

Sekretaris Jenderal Inaplas, Fajar Budiono memprediksi, penjualan kemasan plastik masih belum banyak bertumbuh pada momentum Ramadan dan Lebaran tahun ini.

“Kalau penjualan sejauh ini masih nggak terlalu besar, di bawah 5%. Tapi kami berharap, nanti di Februari bisa naik ke atas 5% hingga 10%,” terang Fajar saat dihubungi Kontan, Kamis (8/1/2026).

Pasalnya, ia mencermati momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 saja belum mampu mendongkrak penjualan. Meskipun, tetap sudah meningkat dari bulan November 2025 yang turun cukup dalam.

Saat ini, pelaku usaha kemasan plastik tengah memproduksi untuk persiapan Ramadan. Menurut Fajar, di bulan puasa, tren peningkatan penjualan bakal didominasi kemasan plastik yang tebal.

“Karena untuk hidangan panas, lebih gampang mengisi dan membawa dengan kemasan yang lebih tebal,” beber Fajar.

Fajar melanjutkan, Inaplas juga belum yakin prospek industri plastik keseluruhan pada 2026. Pasalnya, barang jadi dari China masih membanjiri pasar lokal, sehingga kompetisi masih ketat. Apalagi, dengan adanya sentimen tarif resiprokal.

“Barang-barang dari China akan banyak kena tarif di sana-sini, sehingga mereka akan cari pasar yang bisa terima harga non-tarif,” kata dia.

Menurut Fajar, hal ini perlu mendapatkan perhatian lebih besar dari pemerintah untuk menyeimbangan supply (penawaran) dan demand (permintaan).

“Kalau pemerintah masih memberikan ruang kepada impor barang jadi ini sebebas-bebasnya, utilisasi produksi plastik kita tidak bisa naik lagi tahun ini,” tegasnya.

Fajar bilang, rata-rata utilisasi produksi plastik nasional pada tahun 2025 ada di 60%. Inaplas berharap, meskipun berat, utilisasi dapat meningkat ke 62%–65% pada 2026 ini.

Selanjutnya: Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (10/1), Provinsi Ini Diguyur Hujan Sangat Lebat

Menarik Dibaca: 5 Makanan Sehari-hari yang Bisa Bikin Tekanan Darah Naik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

4 Personel Brimob Diamankan Usai Insiden Penembakan di Tambang Ilegal Bombana

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Airlangga Ungkap 2 Lokasi Calon Pusat Finansial Internasional

Airlangga Ungkap 2 Lokasi Calon Pusat Finansial Internasional

2026-07-24
Dorong Solopreneur, OJK Bawa Konsep Beyond Banking

Dorong Solopreneur, OJK Bawa Konsep Beyond Banking

2026-07-24
1.470 Buruh Terancam PHK, Said Iqbal Minta Hak Pegawai Dijamin Penuh

1.470 Buruh Terancam PHK, Said Iqbal Minta Hak Pegawai Dijamin Penuh

2026-07-24
Bahlil Bantah Relaksasi RKAB Batu Bara Ganggu Pasokan ke PLN

Bahlil Bantah Relaksasi RKAB Batu Bara Ganggu Pasokan ke PLN

2026-07-22
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Superbank dan OVO Perluas Kolaborasi, Hadirkan Akses Pembiayaan Langsung di Aplikasi

Superbank dan OVO Perluas Kolaborasi, Hadirkan Akses Pembiayaan Langsung di Aplikasi

2026-07-24
OJK Blokir Ratusan Ribu Rekening Scam, Nilainya Rp 674 Miliar

OJK Blokir Ratusan Ribu Rekening Scam, Nilainya Rp 674 Miliar

2026-07-24
Tragedi Love Scam Medan: Akuntan Publik Rugi Rp 120 Miliar

Tragedi Love Scam Medan: Akuntan Publik Rugi Rp 120 Miliar

2026-07-24
1 dari 4 Warga Indonesia Pernah Jadi Korban Penipuan Digital

1 dari 4 Warga Indonesia Pernah Jadi Korban Penipuan Digital

2026-07-24

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Coinbase Buka Kantor di Singapura, Bakal Rekrut Karyawan Lokal

Coinbase Buka Kantor di Singapura, Bakal Rekrut Karyawan Lokal

2026-07-24
0
S&P Luncurkan Indeks Kripto Baru, Bitcoin dan XRP Tak Masuk

S&P Luncurkan Indeks Kripto Baru, Bitcoin dan XRP Tak Masuk

2026-07-24
0
BitMEX Tutup Permanen September 2026, Akhiri Perjalanan 11 Tahun

BitMEX Tutup Permanen September 2026, Akhiri Perjalanan 11 Tahun

2026-07-24
0
Harga Bitcoin Berpeluang Melonjak, CEO Galaxy Digital Beri Catatan Ini

Harga Bitcoin Berpeluang Melonjak, CEO Galaxy Digital Beri Catatan Ini

2026-07-24
0
Harga Kripto 22 Juli 2026: Bitcoin Melambung, XRP Memimpin Kenaikan

Harga Kripto 22 Juli 2026: Bitcoin Melambung, XRP Memimpin Kenaikan

2026-07-24
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Superbank dan OVO Perluas Kolaborasi, Hadirkan Akses Pembiayaan Langsung di Aplikasi

Superbank dan OVO Perluas Kolaborasi, Hadirkan Akses Pembiayaan Langsung di Aplikasi

2026-07-24
OJK Blokir Ratusan Ribu Rekening Scam, Nilainya Rp 674 Miliar

OJK Blokir Ratusan Ribu Rekening Scam, Nilainya Rp 674 Miliar

2026-07-24

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.