• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Agustus 1, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Menteri ESDM Bahlil Sebut Indonesia Bakal Dapat Pasokan LPG dan Minyak dari Rusia

    Menteri ESDM Bahlil Sebut Indonesia Bakal Dapat Pasokan LPG dan Minyak dari Rusia

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Menteri ESDM Bahlil Sebut Indonesia Bakal Dapat Pasokan LPG dan Minyak dari Rusia

    Menteri ESDM Bahlil Sebut Indonesia Bakal Dapat Pasokan LPG dan Minyak dari Rusia

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » ANALISIS KEUANGAN » Harga Minyak Dunia Kembali Menuju US$ 100 per Barel, Bagaimana Nasib BBM Non-Subsidi?

Harga Minyak Dunia Kembali Menuju US$ 100 per Barel, Bagaimana Nasib BBM Non-Subsidi?

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-04-09
0

Harga Minyak Dunia Kembali Menuju US$ 100 per Barel, Bagaimana Nasib BBM Non-Subsidi?

wmhg.org – JAKARTA. Sempat menukik, harga minyak mentah dunia kembali bergerak naik hingga nyaris menembus level US$ 100 per barel. Merujuk Trading Economics, harga West Texas Intermediate (WTI) naik 4,4%, sedangkan Brent meningkat sekitar 3,2% per Kamis (9/4/2026) pukul 19:55 WIB.

Dalam rentang waktu tersebut, Harga WTI melaju ke level US$ 98,7 per barel, sementara Brent bertengger di posisi US$ 97,7 per barel. Padahal, harga WTI dan Brent sempat anjlok masing-masing sekitar 16% dan 13% di tengah gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat (AS).

Pengamat Komoditas, Ibrahim Assuaibi mengungkapkan bahwa sebelumnya pasar menyambut gencatan senjata Iran dan AS yang akan berlangsung selama dua pekan. Hal ini meredakan kekhawatiran terkait pasokan minyak mentah, terutama yang melewati Selat Hormuz.

Namun, ketegangan kembali terjadi pasca serangan yang dilakukan oleh Israel ke Lebanon. Aksi ini memacu reaksi keras dari Iran, yang diikuti oleh kembali meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap kepastian pasokan crude yang bakal melewati Selat Hormuz.

Harga minyak yang tadinya turun, kini kembali menguat. Kita tidak tahu bagaimana tensi perangnya ke depan. Tapi (harga minyak) menuju level US$ 100 per barel kemungkinan besar akan terjadi, kata Ibrahim saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (9/4/2026).

Ibrahim memproyeksikan, pada bulan April ini harga minyak dunia akan bergerak pada rentang US$ 80 – US$ 115 per barel. Kalau perang terjadi lagi bisa naik harganya. Artinya, volatilitas masih sangat tinggi, kondisinya masih rawan untuk harga minyak, imbuh Ibrahim.

Analis komoditas & Founder Traderindo.com, Wahyu Laksono sepakat bahwa ambang batas US$ 100 per barel sangat mudah terlampaui kembali. Apalagi jika Presiden AS Donald Trump mencabut penangguhan serangan, atau jika Iran kembali menutup Selat Hormuz setelah masa 14 hari berakhir tanpa kesepakatan baru.

Wahyu memproyeksikan secara jangka pendek dalam dua pekan ke depan, harga minyak akan konsolidasi di area US$ 80 – US$ 100 per barel. Pasca dua pekan, jika kesepakatan damai tercapai, maka harga minyak berpotensi melandai ke area US$ 70 – US$ 80 per barel. 

Jika gagal, risiko lonjakan kembali ke atas US$ 100 – US$ 110 sangat terbuka. Namun, Wahyu memberikan catatan bahwa pemulihan rantai pasok membutuhkan waktu lebih dari dua minggu. Meskipun Selat Hormuz dibuka, penjadwalan ulang kapal tanker dan pembersihan jalur pelayaran membutuhkan waktu, kata Wahyu.

Ekonom Universitas Indonesia, Dipo Satria Ramli mengamini bahwa pergerakan harga minyak mentah dunia masih sangat sensitif terhadap eskalasi geopolitik di Timur Tengah. Apalagi, rantai pasok minyak mentah belum bisa sepenuhnya pulih sekalipun perang berakhir.

Menurut Dipo, pelaku industri akan berhadapan dengan realitas baru dengan rentang harga yang cukup tinggi, antara US$ 80 – US$ 100 per barel. Proyeksi level harga ini berada di atas asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026, dengan rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) sebesar US$ 70 per barel.

Harga kemungkinan besar akan tetap tinggi. Jadi sepertinya nggak mungkin kembali ke level awal. Ini sudah new reality, harga minyak tinggi dan dolar (di level) Rp 17.000, ungkap Dipo.

Dampak ke Harga BBM Non-Subsidi

Di tengah situasi saat ini, pemerintah masih berhati-hati untuk melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di dalam negeri. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi masih dalam perhitungan.

Penyesuaian harga akan dilakukan setelah perhitungan tersebut selesai dilakukan oleh pemerintah bersama badan usaha. Hanya saja, Bahlil belum membeberkan kapan perhitungan tersebut akan rampung.

Mengenai BBM yang RON (Research Octane Number) 92, RON 95, 98, termasuk dengan solar yang Pertamina Dex, itu nanti kita akan melakukan penyesuaian setelah perhitungan selesai, sekarang kita masih melakukan exercise, ungkap Bahlil kepada media pada Rabu (8/4/2026).

Salah satu komponen yang menjadi pertimbangan dalam perhitungan tersebut adalah ICP. Dalam hal ini, Bahlil berharap harga minyak mentah bisa kembali melandai seiring dengan genjatan senjata yang dilakukan oleh Iran dan AS.

Mudah-mudahan doakan, agar betul-betul harga ICP bisa turun, itu akan jauh lebih baik lagi. Tapi sampai dengan sekarang kita masih melakukan perhitungan dengan badan usaha seperti Pertamina dan swasta, ujar Bahlil.

Dalam kesempatan yang berbeda, Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Muhammad Kholid Syeirazi mengungkapkan bahwa harga BBM non-subsidi bisa menyesuaikan dengan mekanisme pasar. Hanya saja, formula perubahan harga mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk rata-rata harga penyediaan dalam satu bulan sebelumnya.

Dalam situasi seperti saat ini, pemerintah juga mempertimbangkan faktor lain seperti tekanan inflasi serta kemungkinan migrasi konsumsi masyarakat yang beralih ke BBM subsidi jika terjadi perbedaan harga yang signifikan. Dus, besaran penyesuaian harga BBM non-subsidi memerlukan perhitungan yang matang dari berbagai aspek.

Kalau dilepas ke mekanisme pasar, kemungkinan akan terjadi migrasi ke bawah (menggunakan BBM subsidi). Misalnya pengguna Pertamax Turbo, Pertamax ke Pertalite, dan itu bebannya akan jadi besar sekali. Kalaun pun mekanisme pasar, itu tetap dihitung harga rata-rata biaya penyediaan satu bulan sebelumnya. Jadi tidak langsung harga (minyak mentah) sekarang US$ 100 jadi acuan, jelas Kholid.

Dihubungi terpisah, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron belum banyak berkomentar mengenai penyesuaian harga BBM non-subsidi. Baron menegaskan bahwa Pertamina terus memonitor dinamika harga minyak global serta mengevaluasi berbagai faktor yang mempengaruhi biaya penyediaan BBM.

Pertamina juga berkoordinasi dengan Pemerintah untuk memastikan ketersediaan dan keberlanjutan pasokan energi bagi masyarakat. Sebagai perusahaan energi terintegrasi, Pertamina terus memperkuat ketahanan rantai pasok energi agar operasional perusahaan tetap berjalan optimal dan pasokan energi nasional tetap terjaga, kata Baron saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (9/4/2026).

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah sembari memonitor dinamika geopolitik serta pergerakan harga komoditas. Pertamina Patra Niaga juga melakukan ?komunikasi, koordinasi dan negosiasi dengan para supplier eksisting maupun calon-calon supplier.

Kami menjaga pasokan dan ketersediaan produk energi di masyarakat. Tentunya kami sebagai Badan Usaha Operator akan mengikuti arahan dan kebijakan dari Pemerintah, tegas Roberth. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Warga Amerika Serikat Kehilangan Rp 193,90 Triliun Akibat Penipuan Kripto

Warga Amerika Serikat Kehilangan Rp 193,90 Triliun Akibat Penipuan Kripto

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Rincian Jadwal Sidang Tahunan MPR, Sidang Bersama DPR – DPD 2024, dan Pembacaan Nota Keuangan 2025

Rincian Jadwal Sidang Tahunan MPR, Sidang Bersama DPR – DPD 2024, dan Pembacaan Nota Keuangan 2025

2024-08-16
Top 3: Pria Sidoarjo Gratis Isi BBM Pertamax Setahun Gara-Gara Aksi Heroik di SPBU

Top 3: Pria Sidoarjo Gratis Isi BBM Pertamax Setahun Gara-Gara Aksi Heroik di SPBU

2024-08-16
Hari Ini, Jokowi Sampaikan 2 Pidato Kenegaraan di Gedung DPR MPR

Hari Ini, Jokowi Sampaikan 2 Pidato Kenegaraan di Gedung DPR MPR

2024-08-16
SagaVolt: Menghubungkan Energi Hijau dengan Sistem Penyelesaian Transaksi yang Tepercaya

SagaVolt: Menghubungkan Energi Hijau dengan Sistem Penyelesaian Transaksi yang Tepercaya

2024-07-24
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Anjlok 1% Terseret Penguatan Dolar AS

Harga Emas Hari Ini Anjlok 1% Terseret Penguatan Dolar AS

2026-07-31
Harga Emas Antam Hari Ini 29 Juli 2026 Turun Rp 12.000, Simak Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 29 Juli 2026 Turun Rp 12.000, Simak Rincian di Sini

2026-07-31
Harga Emas Pegadaian 29 Juli 2026: Galeri24 dan UBS Kompak Rp 2,5 Juta

Harga Emas Pegadaian 29 Juli 2026: Galeri24 dan UBS Kompak Rp 2,5 Juta

2026-07-31
Pergerakan Harga Emas 24 Karat dari Antam, Pegadaian, dan Hartadinata 29 Juli 2026

Pergerakan Harga Emas 24 Karat dari Antam, Pegadaian, dan Hartadinata 29 Juli 2026

2026-07-31

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Aplikasi Binance Hilang dari Google Play di Sejumlah Negara Uni Eropa

Aplikasi Binance Hilang dari Google Play di Sejumlah Negara Uni Eropa

2026-07-31
0
Harga Kripto 30 Juli 2026: Bitcoin, Ethereum hingga XRP Masih Tertekan

Harga Kripto 30 Juli 2026: Bitcoin, Ethereum hingga XRP Masih Tertekan

2026-07-31
0
Korea Selatan Terapkan Pajak Kripto Mulai 2027

Korea Selatan Terapkan Pajak Kripto Mulai 2027

2026-07-31
0
CEO Coinbase Brian Armstrong Desak Clarity Act Segera Disahkan

CEO Coinbase Brian Armstrong Desak Clarity Act Segera Disahkan

2026-07-31
0
Visa Andalkan Strategi Multi-Chain, Tak Mau Jagokan Satu Stablecoin

Visa Andalkan Strategi Multi-Chain, Tak Mau Jagokan Satu Stablecoin

2026-07-31
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Anjlok 1% Terseret Penguatan Dolar AS

Harga Emas Hari Ini Anjlok 1% Terseret Penguatan Dolar AS

2026-07-31
Harga Emas Antam Hari Ini 29 Juli 2026 Turun Rp 12.000, Simak Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 29 Juli 2026 Turun Rp 12.000, Simak Rincian di Sini

2026-07-31

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.