• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Juli 8, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Uang Beredar Melambat, Indikasi Ekonomi Indonesia Lesu

Uang Beredar Melambat, Indikasi Ekonomi Indonesia Lesu

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-10-23
0

Uang Beredar Melambat, Indikasi Ekonomi Indonesia Lesu

wmhg.org-JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah uang beredar (M2) pada September 2024 mencapai Rp 9.044,9 triliun atau tumbuh 7,2% secara tahunan (yoy).

Hanya saja, pertumbuhan ini sedikit melambat jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tumbuh 7,3% yoy.

Perlambatan pertumbuhan uang beredar pada September 2024 ini memperpanjang tren perlambatan yang sudah terjadi sejak Juli 2024 lalu. Pasalnya, pada Juni 2024 uang beredar (M2) tumbuh positif 7,8% yoy dibandingkan bulan sebelumnya yang 7,6% yoy. 

Ekonom Bright Institute, Awalil Rizky mengatakan bahwa melambatnya pertumbuhan uang beredar (M2) adalah laju kredit yang tertahan. Lajunya juga searah dengan pertumbuhan simpanan masyarakat (DPK) seiring pula dengan pertumbuhan M1.

Laju pertumbuhan yang nyaris sama dengan arah perlambatan ini bisa diartikan memang perekonomian sedang dalam keadaan lesu, ujar Awalil kepada Kontan.co.id, Selasa (22/10).

Termasuk juga di dalamnya tagihan bersih kepada pemerintah pusat yang menggambarkan laju operasi keuangannya cenderung melandai. Meski kemungkinan akan meningkat pada bulan-bulan mendatang, seiring dengan kebiasaan menghabiskan anggaran dari pemerintah.

Awalil menambahkan, sebenarnya yang perlu dicermati terkait uang beredar dan deflasi adalah base money (MO), mengingat mayoritas transaksi perekonomian Indonesia masih uang tunai (cash). Sayangnya, informasi M0 ini kurang tersedia rutin seperti M1 dan M2.

Kuat dugaan laju pertumbuhan M0 lebih rendah dari M1 dan M2. Itu yang lebih berdampak pada deflasi, katanya.

Sementara itu, Ekonom Bank Danamon Hosianna Evalita Situmorang mengatakan bahwa perlambatan uang beredar ini lebih dikarenakan musiman (seasonal) serta dampak dari eksternal global.

Berdasarkan data BI, Hosianna menyebut adanya kontraksi pada aktiva luar negeri serta tagihan bersih kepada pemerintah pusat.

Terkait pemerintah pusat ini kita lihat karena pemilu sudah usai serta menyongsong akhir tahun, jadi banyak proyek pemerintah yang telah usai, kata Hosianna.

Sementara terkait aktiva luar negeri, dikarenakan perlambatan aktivitas global yang kemungkinan akan mulai bangkit (rebound) pada tahun 2025.

Secara keseluruhan pertumbuhan kredit masih solid karena masih dalam target di 10% hingga 12% yoy, imbuhnya.

Global Markets Economist Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto menambahkan bahwa perlambatan uang beredar ini berkaitkan dengan ekspansi kredit yang juga melambat lantaran iklim suku bunga masih belum menurun signifikan.

Ditambah lagi juga terkait dengan anggaran pemerintah, ya wajar kalau kita lihat jumlah uang yang beredar cenderung trennya agak melambat , dengan tren yang memang kalau kita lihat sih tidak banyak berubah dibandingkan dengan beberapa bulan sebelumnya, imbuh Myrdal.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Potret di Timur Indonesia: Tukar Uang Masyarakat Senang

Potret di Timur Indonesia: Tukar Uang Masyarakat Senang

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Dubes Iran Bongkar Kebohongan Zionis Israel: Isu Syiah-Sunni Hanya Taktik Pecah Belah!

Dubes Iran Bongkar Kebohongan Zionis Israel: Isu Syiah-Sunni Hanya Taktik Pecah Belah!

2025-03-27
4 Raja Media Kakap RI Tarung Politik, Sosok Ini Terkaya

4 Raja Media Kakap RI Tarung Politik, Sosok Ini Terkaya

2023-08-23
Kecam Aksi Polisi Rampas Ponsel Jurnalis usai Istrinya jadi Saksi Sidang AGK, Ini Desakan Kompolnas ke Polda Malut

Kecam Aksi Polisi Rampas Ponsel Jurnalis usai Istrinya jadi Saksi Sidang AGK, Ini Desakan Kompolnas ke Polda Malut

2024-07-26
Psikiatri RSCM Tolak Pecandu Judol Terima Bansos: Bukannya Lunasi Utang, Malah Dipakai Judi Lagi

Psikiatri RSCM Tolak Pecandu Judol Terima Bansos: Bukannya Lunasi Utang, Malah Dipakai Judi Lagi

2024-07-26
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25
Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.