• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Senin, Juli 6, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Terimbas Pelemahan Daya Beli, Pujasera di Pusat Perbelanjaan Sepi Pengunjung

Terimbas Pelemahan Daya Beli, Pujasera di Pusat Perbelanjaan Sepi Pengunjung

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-10-07
0

Terimbas Pelemahan Daya Beli, Pujasera di Pusat Perbelanjaan Sepi Pengunjung

wmhg.org – JAKARTA. Penurunan daya beli masyarakat makin terlihat saat ini. Hal tersebut terlihat dari sejumlah kawasan pujasera atau foodcourt di pusat perbelanjaan yang terlihat sepi walaupun sudah memasuki jam makan siang.

Berdasarkan pantauan Kontan.co.id di pujasera Mall Plaza Semanggi, terlihat sepi pengunjung, Padahal saat menunjukkan pukul 12.00 WIB, atau waktu makan siang.

Namun, yang terlihat hanya ada beberapa ojek online (ojol) yang naik ke lantai 3A untuk mengambil orderan. Beberapa orang berkemeja khas kantoran memang mulai berdatangan, tapi tidak pula mampu memenuhi bangku-bangku kosong yang kelewat banyak di kawasan pujasera tersebut.

Fatimah (24 tahun) yang merupakan salah satu pedagang rice bowl di pujasera Mall Semanggi mengungkapkan sepinya pengunjung sudah dirasakan sejak pandemi Covid-19. Sayangnya, setelah pandemi usai, orang yang berkunjung ke pujasera itu juga tidak banyak bertambah.

Kalau sepi sebenarnya sudah dari Covid ya, kalau sekarang biasanya ada datang orang ketika jam makan siang, katanya.

Fatimah bilang, dirinya menggantungkan pembelian dari para pekerja kantoran disekitar mall. Pemasukan yang dia terima biasanya bisa lebih banyak saat weekdays, dibandingkan weekend.

Kalau hari kerja kadang 12-13 porsi, tapi kalau weekend lebih sepi disini, pernah sama sekali enggak (tidak laku) ungkapnya.

Karena kurangnya pengunjung, Fatimah bilang bahwa banyak penjual makanan lain yang akhirnya menutup tenant-nya.

Nasib serupa dialami Rani (55), penjual ayam penyet dan ayam geprek di pujasera Blok M Square. Menurut Rani, permasalahan sepinya konsumen di pujasera tempatnya berjualan cukup kompleks.

Di Blok M Square, ada beberapa tenant yang bisa menarik orang untuk datang ke foodcourt namun kini telah tutup.

Jadi disini (foodcourt) satu tempat sama tempat bermain anak, tapi ini sudah tutup. Kalo ada anak main, otomatis biasanya makan disini, katanya.

Disamping itu, Rani mengakui bahwa memang pada dirasakan penurunan daya beli. Dalam sehari berjualan, Rani bilang saat ini dia tidak lagi mengejar untuk, tapi modal untuk membeli bahan baku untuk berdagang di hari selanjutnya. 

Memang ini lagi parah, gak mencukupi dan gak menutup. Kadang buat belanja besok saja kita kurang. Apalagi saya jualan ayam, harus modal besar, kalau sudah gak fresh kan gak bisa kita jual, tambahnya.

Penurunan daya beli ini nampaknya juga tercermin dari perilaku para pengunjung mall. Salah satu pengunjung, Nova (23) bilang dalam sebulan dirinya hanya ke mall kurang dari 3 kali, itu pun hanya untuk sekedar cuci mata atau bertemu teman.

Itu untuk sekadar main ketemu teman saja. Tapi kalau beli makanan atau kalau mau belanja ada beberapa barang saya budget masih around  Rp 100.000, katanya.

Tidak berbeda jauh dengan Qonita (28), ia mengatakan membatasi diri sebulan sekali ke mall, hanya untuk self reward setelah mendapatkan gaji. Sisanya, jika ingin sesuatu, ia memilih membeli di e-commerce secara online.

Minimal sekali, setelah gajian. Cuma buat makan enak habis itu jalan-jalan saja, lihat-lihat skincare atau buku, atau baju. Tapi tidak beli, cuma liat untuk bandingin harga, dan belinya di Shopee atau toko daring lainnya, ungkapnya.

Qonita juga menambahkan gajinya untuk satu bulan biasanya sudah habis untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sehingga kegiatan untuk berbelanja atau makan di mall bukalah sesuatu yang harus dilakukan.

(Uang) sudah habis untuk kebutuhan pokok, sekarang apa-apa mahal, tapi gaji stuck, cari tambahan pun juga susah, karena sekarang kayaknya lowongan untuk freelancer juga masih sepi, tambahnya.

Menurunnya pendapatan para penjual di kawasan pujasera yang berada di pusat perbelanjaan karena menurunnya daya beli masyarakat ini seperti cerminan kecil dari keputusan masyarakat sekarang yang lebih memilih menunda belanja.

Berdasarkan data BPS, Indonesia telah mengalami deflasi sejak Mei. Bahkan, terakhir deflasi terjadi di bulan September sebesar 0,12%.

Asal tahu saja, deflasi erat kaitannya dengan daya beli masyarakat yang menurun. Sehingga harga-harga, baik barang dan jasa, secara umum juga mengalami penurunan.

Bahkan menurut Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Wijaja penurunan daya beli masyarakat kelas menengah telah terjadi sejak awal tahun ini terutama setelah Idul Fitri 2024.

Memang, ungkap dia secara kasat mata kunjungan masyarakat ke mall tidak mengalami penurunan. Sayangnya, kunjungan ini tidak berdampak signifikan pada pendapatan penjual di mall-mall.

Rata-rata tingkat kunjungan ke Pusat Perbelanjaan tidak mengalami penurunan bahkan cenderung relatif meningkat meski tidak signifikan. Yang terjadi adalah perubahan dalam tren atau pola belanja masyarakat terutama kalangan kelas menengah bawah, jelasnya.

Perubahan ini karena uang yang dipegang oleh masyarakat semakin sedikit maka saat ini pola belanja masyarakat kelas menengah bawah cenderung untuk membeli barang ataupun produk dengan nilai/harga satuan yang lebih kecil atau murah.

Diperkirakan kondisi ini akan terus terjadi sampai dengan akhir tahun ini sehingga diprediksi juga pertumbukan industri usaha ritel secara keseluruhan pada 2024 ini hanya akan  single digit saja, ungkapnya.

Hal serupa juga diungkap Ketua Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), Budihardjo Iduansjah bahwa pada September 2024 terjadi penjualan di sektor Food and Beverage dan Fashion yang dijual di pusat perbelanjaan.

Jadi saat ini kalau dari data terakhir yang kami dapat dari para pemain, di bulan 9 (September), penurunan (penjualan) untuk FnB itu 3%, untuk fashion sepatu-tas itu 5%-10%, katanya.

Meski begitu, Budi bilang pihaknya tidak memandang penurunan tersebut karena penurunan daya beli. Dia bilang, ini adalah efek daripada menunggu kepastian kebijakan dari pemerintahan selanjutnya.

Kami melihatnya ini karena efek daripada hasil pilkada dan presiden terpilih untuk dilantik jadi ada yang menahan beli, menunggu kebijakannya apa, katanya.

Selain itu bisnis FnB, sama seperti bisnis fashion juga memiliki pilihan pemesanan online yang biasanya dari platform online juga memiliki fitur diskon dibandingkan saat dine in (makan di tempat).

Dikarenakan harga di online murah, kemudian harga di offline ada perbedaan, maka kalau dari kami dilakukanlah promosi, pengurangan margin itu agar bisa bersaing dengan online, tutupnya. 

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
KPK OTT Pejabat di Kalimantan Selatan, Nurul Ghufron Bilang Begini

KPK OTT Pejabat di Kalimantan Selatan, Nurul Ghufron Bilang Begini

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Mochtar Riady Mau Jual Gedung Pencakar Langit di Singapura, Nilainya Sebesar Ini

Mochtar Riady Mau Jual Gedung Pencakar Langit di Singapura, Nilainya Sebesar Ini

2026-02-24
5 Barang Branded yang Bisa Dibeli di Voil.id, Ada Promo Spesial dari BRI

5 Barang Branded yang Bisa Dibeli di Voil.id, Ada Promo Spesial dari BRI

2024-07-29
HUT Kemerdekaan, Harga Bahan Pokok Naik

HUT Kemerdekaan, Harga Bahan Pokok Naik

2024-08-17
Viral Kendari 1 vs 7: Bukan yang Kamu Kira! Ini Arti & Bahaya Dibalik Isu Video Syur

Viral Kendari 1 vs 7: Bukan yang Kamu Kira! Ini Arti & Bahaya Dibalik Isu Video Syur

2025-07-18
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25
Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.