• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Juli 5, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Tax Ratio Diproyeksi Hanya Capai 11% Hingga 15% Hingga 2029

Tax Ratio Diproyeksi Hanya Capai 11% Hingga 15% Hingga 2029

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-11-28
0

Tax Ratio Diproyeksi Hanya Capai 11% Hingga 15% Hingga 2029

wmhg.org – JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto memiliki target tax ratio yang sangat ambisius pada masa kepemimpinannya yakni sebesar 23% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Sebagai informasi, pemerintah menargetkan rasio penerimaan pajak sebesar 10,12% terhadap PDB pada 2024, atau turun dari 2023 yang sebesar 10,32% terhadap PDB.

Sayangnya, Ekonom Center on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet menghitung, dalam waktu singkat atau lima tahun ke depan tax ratio diperkirakan belum bisa ditingkatkan menjadi 23% terhadap PDB.

“Untuk mendorong penerimaan selain dari sisi perbaikan administrasi perpajakan tetapi juga pada upaya melakukan formalisasi perekonomian. Saya kira ini akan cukup menantang apalagi kalau kita bicara konteks waktu 5 tahun ke depan,” tutur Yusuf kepada Kontan, Rabu (27/11).

Baca Juga: Tarif PPN 12% Berpotensi Menambah Biaya Produksi Batubara

Meski begitu, Ia menyampaikan, potensi tax ratio meningkat masih ada, dengan level yang relatif realistis di kisaran 11% hingga 15% terhadap PDB dalam lima tahun kedepan.

Beberapa upaya yang bisa dilakukan pemerintah untuk meningkatkan tax ratio diantaranya, pertama, perluasan basis pajak  terutama melalui formalisasi sektor informal dan percepatan digitalisasi sistem perpajakan.

Yusuf menerangkan, dengan mengintegrasikan sistem pajak dengan platform digital dan e-commerce, pemerintah dapat menjangkau sektor ekonomi baru yang berkembang pesat di Indonesia.

“Selain itu, potensi penerimaan pajak dari sektor pertambangan dan properti mewah harus dioptimalkan,” jelasnya.

 Kedua, menurutnya sektor digital dan e-commerce menyimpan peluang besar yang selama ini belum tergarap maksimal. Sehingga reformasi administrasi perpajakan  menjadi kunci penting.

Ia menambahkan, implementasi core tax system yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan untuk mendeteksi ketidakpatuhan pajak perlu segera diwujudkan.

Ketiga, penegakan hukum terhadap penghindaran pajak berskala besar juga harus diperkuat, diiringi peningkatan kapasitas pemeriksa pajak untuk memastikan efektivitas kebijakan. “Reformasi ini tidak hanya menyentuh teknologi, tetapi juga membutuhkan penguatan tata kelola dan pengawasan yang lebih baik,” jelasnya.

Menurutnya, momentum pemulihan ekonomi pasca pandemi memberikan peluang untuk mendorong kepatuhan pajak. Basis data yang terintegrasi antar lembaga pemerintah menjadi alat strategis dalam mengidentifikasi potensi pajak yang belum tergali.

Sementara itu, di tingkat internasional, automatic exchange of information (AEOI) juga membuka akses terhadap data wajib pajak di luar negeri, memberikan ruang lebih besar untuk meningkatkan penerimaan.

Meski begitu, Yusuf menyampaikan tantangan yang dihadapi tidaklah ringan. Menurutnya, resistensi dari kelompok kepentingan terhadap kebijakan pajak yang lebih ketat bisa menjadi penghambat implementasi.

Pasalnya kompleksitas ekonomi informal Indonesia juga memerlukan pendekatan yang hati-hati dan waktu yang cukup untuk proses formalisasi. Selain itu, kapasitas aparatur pajak yang belum merata di seluruh wilayah Indonesia masih menjadi kendala signifikan.

Keempat, investasi besar dalam infrastruktur teknologi perpajakan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pajak juga menjadi kebutuhan mendesak.

Di sisi politik, pemerintah harus mampu mengkomunikasikan kebijakan ini secara efektif untuk membangun kesadaran dan kepatuhan sukarela dari masyarakat.

“Persepsi negatif terhadap upaya peningkatan rasio pajak seringkali menjadi hambatan, sehingga transparansi dan kejelasan manfaat dari,” tandansya.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Luthfi-Taj Yasin Unggul Hitung Cepat, PWNU Jateng Berharap Janji Ditepati

Luthfi-Taj Yasin Unggul Hitung Cepat, PWNU Jateng Berharap Janji Ditepati

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Ini Dia Pilihan Investasi Tahan Inflasi Ala Warren Buffett

Ini Dia Pilihan Investasi Tahan Inflasi Ala Warren Buffett

2023-08-23
Kopdes Merah Putih Diluncurkan Hari Ini 21 Juli 2025, Menkop: Koperasi di Indonesia Memasuki Babak Baru

Kopdes Merah Putih Diluncurkan Hari Ini 21 Juli 2025, Menkop: Koperasi di Indonesia Memasuki Babak Baru

2025-07-22
Gaji di Bawah Rp 10 Juta Bebas Pajak, Pemerintah Siapkan Aturan Baru

Gaji di Bawah Rp 10 Juta Bebas Pajak, Pemerintah Siapkan Aturan Baru

2025-10-03
Batas Akhir Lapor SPT, Coretax Justru Tak Bisa Diakses

Batas Akhir Lapor SPT, Coretax Justru Tak Bisa Diakses

2026-05-01
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25
Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.