• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Maret 15, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pemerintah Patok Produksi Nikel Tahun Ini Sebanyak 250 Juta–260 Juta Ton

    Pemerintah Patok Produksi Nikel Tahun Ini Sebanyak 250 Juta–260 Juta Ton

    RKAB Batubara Terlambat, PLN IP Pastikan Stok PLTU Aman

    RKAB Batubara Terlambat, PLN IP Pastikan Stok PLTU Aman

    Kapasitas Produksi Diesel Naik, Implementasi Campuran Biodiesel B50 Ditunda

    Kapasitas Produksi Diesel Naik, Implementasi Campuran Biodiesel B50 Ditunda

    Intip Lima Orang Terkaya Vietnam di Awal 2026 dan Bisnis Mereka

    Intip Lima Orang Terkaya Vietnam di Awal 2026 dan Bisnis Mereka

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Pemerintah Patok Produksi Nikel Tahun Ini Sebanyak 250 Juta–260 Juta Ton

    Pemerintah Patok Produksi Nikel Tahun Ini Sebanyak 250 Juta–260 Juta Ton

    RKAB Batubara Terlambat, PLN IP Pastikan Stok PLTU Aman

    RKAB Batubara Terlambat, PLN IP Pastikan Stok PLTU Aman

    Kapasitas Produksi Diesel Naik, Implementasi Campuran Biodiesel B50 Ditunda

    Kapasitas Produksi Diesel Naik, Implementasi Campuran Biodiesel B50 Ditunda

    Intip Lima Orang Terkaya Vietnam di Awal 2026 dan Bisnis Mereka

    Intip Lima Orang Terkaya Vietnam di Awal 2026 dan Bisnis Mereka

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Tax Ratio Diproyeksi Hanya Capai 11% Hingga 15% Hingga 2029

Tax Ratio Diproyeksi Hanya Capai 11% Hingga 15% Hingga 2029

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-11-28
0

Tax Ratio Diproyeksi Hanya Capai 11% Hingga 15% Hingga 2029

wmhg.org – JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto memiliki target tax ratio yang sangat ambisius pada masa kepemimpinannya yakni sebesar 23% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Sebagai informasi, pemerintah menargetkan rasio penerimaan pajak sebesar 10,12% terhadap PDB pada 2024, atau turun dari 2023 yang sebesar 10,32% terhadap PDB.

Sayangnya, Ekonom Center on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet menghitung, dalam waktu singkat atau lima tahun ke depan tax ratio diperkirakan belum bisa ditingkatkan menjadi 23% terhadap PDB.

“Untuk mendorong penerimaan selain dari sisi perbaikan administrasi perpajakan tetapi juga pada upaya melakukan formalisasi perekonomian. Saya kira ini akan cukup menantang apalagi kalau kita bicara konteks waktu 5 tahun ke depan,” tutur Yusuf kepada Kontan, Rabu (27/11).

Baca Juga: Tarif PPN 12% Berpotensi Menambah Biaya Produksi Batubara

Meski begitu, Ia menyampaikan, potensi tax ratio meningkat masih ada, dengan level yang relatif realistis di kisaran 11% hingga 15% terhadap PDB dalam lima tahun kedepan.

Beberapa upaya yang bisa dilakukan pemerintah untuk meningkatkan tax ratio diantaranya, pertama, perluasan basis pajak  terutama melalui formalisasi sektor informal dan percepatan digitalisasi sistem perpajakan.

Yusuf menerangkan, dengan mengintegrasikan sistem pajak dengan platform digital dan e-commerce, pemerintah dapat menjangkau sektor ekonomi baru yang berkembang pesat di Indonesia.

“Selain itu, potensi penerimaan pajak dari sektor pertambangan dan properti mewah harus dioptimalkan,” jelasnya.

 Kedua, menurutnya sektor digital dan e-commerce menyimpan peluang besar yang selama ini belum tergarap maksimal. Sehingga reformasi administrasi perpajakan  menjadi kunci penting.

Ia menambahkan, implementasi core tax system yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan untuk mendeteksi ketidakpatuhan pajak perlu segera diwujudkan.

Ketiga, penegakan hukum terhadap penghindaran pajak berskala besar juga harus diperkuat, diiringi peningkatan kapasitas pemeriksa pajak untuk memastikan efektivitas kebijakan. “Reformasi ini tidak hanya menyentuh teknologi, tetapi juga membutuhkan penguatan tata kelola dan pengawasan yang lebih baik,” jelasnya.

Menurutnya, momentum pemulihan ekonomi pasca pandemi memberikan peluang untuk mendorong kepatuhan pajak. Basis data yang terintegrasi antar lembaga pemerintah menjadi alat strategis dalam mengidentifikasi potensi pajak yang belum tergali.

Sementara itu, di tingkat internasional, automatic exchange of information (AEOI) juga membuka akses terhadap data wajib pajak di luar negeri, memberikan ruang lebih besar untuk meningkatkan penerimaan.

Meski begitu, Yusuf menyampaikan tantangan yang dihadapi tidaklah ringan. Menurutnya, resistensi dari kelompok kepentingan terhadap kebijakan pajak yang lebih ketat bisa menjadi penghambat implementasi.

Pasalnya kompleksitas ekonomi informal Indonesia juga memerlukan pendekatan yang hati-hati dan waktu yang cukup untuk proses formalisasi. Selain itu, kapasitas aparatur pajak yang belum merata di seluruh wilayah Indonesia masih menjadi kendala signifikan.

Keempat, investasi besar dalam infrastruktur teknologi perpajakan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pajak juga menjadi kebutuhan mendesak.

Di sisi politik, pemerintah harus mampu mengkomunikasikan kebijakan ini secara efektif untuk membangun kesadaran dan kepatuhan sukarela dari masyarakat.

“Persepsi negatif terhadap upaya peningkatan rasio pajak seringkali menjadi hambatan, sehingga transparansi dan kejelasan manfaat dari,” tandansya.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Luthfi-Taj Yasin Unggul Hitung Cepat, PWNU Jateng Berharap Janji Ditepati

Luthfi-Taj Yasin Unggul Hitung Cepat, PWNU Jateng Berharap Janji Ditepati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Rasio Kepatuhan Melaporkan SPT Tahunan pada 2025 Ditargetkan Capai 81,92%

Rasio Kepatuhan Melaporkan SPT Tahunan pada 2025 Ditargetkan Capai 81,92%

2025-03-18
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 Maret 2026: Termahal Tembus Level Segini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 Maret 2026: Termahal Tembus Level Segini

2026-03-14
Indonesia Shopping Festival Bidik Nilai Transaksi Rp 25 Triliun

Indonesia Shopping Festival Bidik Nilai Transaksi Rp 25 Triliun

2024-07-31
Lengkap, 100 Perusahaan Terbesar di Indonesia versi Fortune

Lengkap, 100 Perusahaan Terbesar di Indonesia versi Fortune

2025-08-12
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Maret 2026 Anjlok Rp 45.000, Cek Rinciannya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Maret 2026 Anjlok Rp 45.000, Cek Rinciannya di Sini

2026-03-14
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 Maret 2026: Termahal Tembus Level Segini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 Maret 2026: Termahal Tembus Level Segini

2026-03-14
BRI Siapkan 175 Bus Gratis untuk Mudik Lebaran 2026, Ribuan Pemudik Bisa Pulang Lebih Aman

BRI Siapkan 175 Bus Gratis untuk Mudik Lebaran 2026, Ribuan Pemudik Bisa Pulang Lebih Aman

2026-03-14
Program Gentengisasi Serap Produk UMKM Majalengka hingga Rp 3 Miliar

Program Gentengisasi Serap Produk UMKM Majalengka hingga Rp 3 Miliar

2026-03-14

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Antam Hari Ini 12 Maret 2026 Anjlok Rp 45.000, Cek Rinciannya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Maret 2026 Anjlok Rp 45.000, Cek Rinciannya di Sini

2026-03-14
0
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 Maret 2026: Termahal Tembus Level Segini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 Maret 2026: Termahal Tembus Level Segini

2026-03-14
0
Program Gentengisasi Serap Produk UMKM Majalengka hingga Rp 3 Miliar

Program Gentengisasi Serap Produk UMKM Majalengka hingga Rp 3 Miliar

2026-03-14
0
Jalan Lintas Selatan Lot 3 Serang–Sumbersih di Jalur Selatan Blitar Bisa Dipakai Mudik Lebaran

Jalan Lintas Selatan Lot 3 Serang–Sumbersih di Jalur Selatan Blitar Bisa Dipakai Mudik Lebaran

2026-03-14
0
Pengiriman Sepeda Motor Melonjak Jelang Mudik, Ini Daerah Tujuan Favoritnya

Pengiriman Sepeda Motor Melonjak Jelang Mudik, Ini Daerah Tujuan Favoritnya

2026-03-14
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Maret 2026 Anjlok Rp 45.000, Cek Rinciannya di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Maret 2026 Anjlok Rp 45.000, Cek Rinciannya di Sini

2026-03-14
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 Maret 2026: Termahal Tembus Level Segini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 12 Maret 2026: Termahal Tembus Level Segini

2026-03-14

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.