• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Selasa, Oktober 6, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    PIK Dua (PANI) Lanjutkan Ekspansi PIK 2, Bangun Hotel Hilton Senilai Rp 800 Miliar

    PIK Dua (PANI) Lanjutkan Ekspansi PIK 2, Bangun Hotel Hilton Senilai Rp 800 Miliar

    GIAA Gandeng Scandinavian Airlines, Garuda Indonesia Perluas Jaringan ke Eropa Utara

    GIAA Gandeng Scandinavian Airlines, Garuda Indonesia Perluas Jaringan ke Eropa Utara

    Surya Semesta (SSIA) Bangun Pusat Ekosistem Bisnis Terpadu di Subang Smartpolitan

    Surya Semesta (SSIA) Bangun Pusat Ekosistem Bisnis Terpadu di Subang Smartpolitan

    Simak Strategi Minahasa Membangun (HBAT) Genjot Kinerja di Tahun 2026

    Simak Strategi Minahasa Membangun (HBAT) Genjot Kinerja di Tahun 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    PIK Dua (PANI) Lanjutkan Ekspansi PIK 2, Bangun Hotel Hilton Senilai Rp 800 Miliar

    PIK Dua (PANI) Lanjutkan Ekspansi PIK 2, Bangun Hotel Hilton Senilai Rp 800 Miliar

    GIAA Gandeng Scandinavian Airlines, Garuda Indonesia Perluas Jaringan ke Eropa Utara

    GIAA Gandeng Scandinavian Airlines, Garuda Indonesia Perluas Jaringan ke Eropa Utara

    Surya Semesta (SSIA) Bangun Pusat Ekosistem Bisnis Terpadu di Subang Smartpolitan

    Surya Semesta (SSIA) Bangun Pusat Ekosistem Bisnis Terpadu di Subang Smartpolitan

    Simak Strategi Minahasa Membangun (HBAT) Genjot Kinerja di Tahun 2026

    Simak Strategi Minahasa Membangun (HBAT) Genjot Kinerja di Tahun 2026

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2024 Terancam di Bawah 5%

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2024 Terancam di Bawah 5%

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-10-08
0

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun 2024 Terancam di Bawah 5%

wmhg.org – JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir tahun 2024 diprediksi berada pada kisaran 5,0%, bahkan tidak menutup kemungkinan hanya 4,9%. Hal itu disebabkan adanya pelemahan pertumbuhan ekonomi secara umum. 

Ekonom Bright Institute, Awalil Rizky memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2024 kemungkinan akan kisaran 5,0% lebih rendah dari asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yaitu 5,2%. Namun jika tekanan kondisi global dan kinerja beberapa sektor serta subsektor memburuk dalam semester dua ini, maka tidak menutup kemungkinan hanya tumbuh 4,9%.

Didorong adanya pelemahan dinamika perekonomian atau pertumbuhan ekonomi secara umum, terutama sektor dan subsektor yang menyerap tenaga kerja paling besar, yang menurun kinerjanya bahkan sebagian mulai melakukan PHK, jelas Awalil kepada Kontan, Selasa (8/10).

Hasil survei Bank Indonesia pada September 2024 juga menunjukkan adanya penurunan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK). Setelah sebelumnya sempat mengalami peningkatan, IKK pada September 2024 turun menjadi 123,5 dari bulan sebelumnya berada pada angka 124,4. 

Awalil menjelaskan penurunan daya beli masyarakat lebih dicerminkan oleh komponen IKK yang disebut Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE). IKK merupakan rata-rata dari IKE dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK). IKE adalah penilaian atau persepsi responden (masyarakat/konsumen) tentang kondisi mereka saat ini dibanding 6 bulan lalu. 

Pada September 2024, IEK turun tipis menjadi 113,9 jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yaitu 114,0. Bagian dari IEK yang paling mencerminkan daya beli adalah komponen penghasilan saat ini yang turun dari 122,9 menjadi 122,4. Artinya menurut Awalil mereka yang mengakui pendapatannya saat ini lebih baik dibanding 6 bulan lalu berkurang.

Namun, karena nilai IEK dan komponen penghasilan saat ini masih di atas 100, maka yang menjawab kondisinya lebih baik masih berjumlah lebih banyak, ujarnya. 

Di antara responden (masyarakat) yang menjawab dengan penurunan skor penghasilan saat ini terbesar adalah kelompok dengan pengeluaran terbawah, yaitu yang Rp 1 juta-Rp 2 juta dan Rp 2,1 juta-Rp 3 juta. 
Awalil mengatakan yang menarik adalah kelompok yang berkurang signifikan justru kelompok teratas dengan pengeluarannya di atas Rp 5 juta. Awalil mencermati penurunan yang terjadi akibat pelemahan dinamika perekonomian atau pertumbuhan ekonomi secara umum, terutama sektor dan subsektor yang menyerap tenaga kerja paling besar, yang menurun kinerjanya bahkan sebagian mulai melakukan PHK.

Untuk mengatasi pelemahan ekonomi ini, menurut Awalil langkah jangka pendek yang dapat diambil pemerintah dengan pelonggaran kebijakan pajak. Misal seperti yang sudah dilakukan perpanjangan PPN DTP perumahan. Penundaan penerapan tarif PPN 12%, atau beberapa penundaan penerapan jenis-jenis PPN dan PPh baru. 

Ditambah dengan penggelontoran bansos dan anggaran perlindungan sosial yang masih tersedia, karena biasanya tak terealisasi 100% dari APBN, ungkapnya. 

Namun, Awalil mengatakan langkah jangka pendek itu hanya bersifat sementara. Langkah yang lebih penting adalah strategi dan kebijakan mendorong serta menggairahkan perekonomian.

Bukan hanya asal tingkat pertumbuhan ekonomi, namun mesti berkualitas, yang perlu dipacu dan didorong tumbuh adalah sektor yang memiliki tenaga kerja banyak, ucapnya. 

Di sisi lain, belanja dan pengeluaran pemerintah dalam jangka menengah mesti dirancang lebih efektif dan efisien. Bukan fokus pada nilainya yang makin besar, sementara sebagiannya banyak dibelanjakan untuk barang impor. Sehingga tidak mendorong daya beli masyarakat. 

Fenomena penurunan daya beli ini beriringan dengan menurunnya jumlah kelas menengah. Sekali lagi hal ini mengindikasikan kinerja pertumbuhan ekonomi yang kurang berkualitas. 

Pertumbuhan masih bertahan kisaran 5%, namun kualitas penciptaan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakatnya menurun, hal itu yang mesti diatasi dengan kebijakan ekonomi terpadu dan harmoni antara kebijakan fiskal, moneter dan sektor riil, jelas Awalil. 

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Survei KPPPA: Wanita Karier di Perkotaan Lebih Banyak Alami KDRT, Dampak Patriarki?

Survei KPPPA: Wanita Karier di Perkotaan Lebih Banyak Alami KDRT, Dampak Patriarki?

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Gandeng AIA, BCA Luncurkan Proteksi Warisan Nasabah Premium

Gandeng AIA, BCA Luncurkan Proteksi Warisan Nasabah Premium

2026-10-03
Global Finance Nobatkan BRI sebagai Bank Terbaik Dunia untuk UMKM Pertanian dan Pedesaan

Global Finance Nobatkan BRI sebagai Bank Terbaik Dunia untuk UMKM Pertanian dan Pedesaan

2026-10-04
Harga Emas Perkasa Pekan Ini, Investor Borong Aset Safe Haven

Harga Emas Perkasa Pekan Ini, Investor Borong Aset Safe Haven

2025-03-08
Banjir Promo dan Program Undian Saldo Tabungan Bank Mandiri Senilai Rp300 Juta di FJGS 2025

Banjir Promo dan Program Undian Saldo Tabungan Bank Mandiri Senilai Rp300 Juta di FJGS 2025

2025-05-31
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Analis Prediksi Harga Emas Dunia Turun Pekan Ini, Simak Ulasannya

Analis Prediksi Harga Emas Dunia Turun Pekan Ini, Simak Ulasannya

2026-10-06
Harga Emas Antam 5 Oktober 2026 Melesat Rp 6.000, Simak Rincian di Sini

Harga Emas Antam 5 Oktober 2026 Melesat Rp 6.000, Simak Rincian di Sini

2026-10-06
Cek Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 5 Oktober 2026

Cek Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 5 Oktober 2026

2026-10-06
Harga Emas Pegadaian 5 Oktober 2026: Galeri24 dan UBS Masih Sentuh Rp 2,5 Juta

Harga Emas Pegadaian 5 Oktober 2026: Galeri24 dan UBS Masih Sentuh Rp 2,5 Juta

2026-10-06

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Bitcoin Stabil, Pasar Menanti Sinyal Tembus US$ 90.000

Bitcoin Stabil, Pasar Menanti Sinyal Tembus US$ 90.000

2026-10-06
0
Harga Kripto 5 Oktober 2026: Bitcoin Menguat, Zcash Memimpin Lonjakan

Harga Kripto 5 Oktober 2026: Bitcoin Menguat, Zcash Memimpin Lonjakan

2026-10-06
0
IMF Kucurkan Rp 2,47 Triliun ke El Salvador Usai Abaikan Kriteria Bitcoin

IMF Kucurkan Rp 2,47 Triliun ke El Salvador Usai Abaikan Kriteria Bitcoin

2026-10-06
0
Jepang Sanksi Bursa Kripto Rusia Garantex

Jepang Sanksi Bursa Kripto Rusia Garantex

2026-10-06
0
SEC Buka Jalan, OKXICE Siap Perluas Kripto Lewat Tokenisasi Saham

SEC Buka Jalan, OKXICE Siap Perluas Kripto Lewat Tokenisasi Saham

2026-10-06
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Analis Prediksi Harga Emas Dunia Turun Pekan Ini, Simak Ulasannya

Analis Prediksi Harga Emas Dunia Turun Pekan Ini, Simak Ulasannya

2026-10-06
Harga Emas Antam 5 Oktober 2026 Melesat Rp 6.000, Simak Rincian di Sini

Harga Emas Antam 5 Oktober 2026 Melesat Rp 6.000, Simak Rincian di Sini

2026-10-06

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.