• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, Maret 6, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Proyek DME Dinilai Tak Feasible, Pengamat Prediksi Gagal

    Proyek DME Dinilai Tak Feasible, Pengamat Prediksi Gagal

    Proyek DME Groundbreaking Februari 2026, Bahlil Bahas Detail dengan Danantara

    Proyek DME Groundbreaking Februari 2026, Bahlil Bahas Detail dengan Danantara

    Gejolak Politik di Venezuela Bayangi Ekspor Mobil Indonesia

    Gejolak Politik di Venezuela Bayangi Ekspor Mobil Indonesia

    5 Orang Terkaya di Asia Tenggara Kuasai Kekayaan Lebih dari US$ 135 Miliar

    5 Orang Terkaya di Asia Tenggara Kuasai Kekayaan Lebih dari US$ 135 Miliar

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Proyek DME Dinilai Tak Feasible, Pengamat Prediksi Gagal

    Proyek DME Dinilai Tak Feasible, Pengamat Prediksi Gagal

    Proyek DME Groundbreaking Februari 2026, Bahlil Bahas Detail dengan Danantara

    Proyek DME Groundbreaking Februari 2026, Bahlil Bahas Detail dengan Danantara

    Gejolak Politik di Venezuela Bayangi Ekspor Mobil Indonesia

    Gejolak Politik di Venezuela Bayangi Ekspor Mobil Indonesia

    5 Orang Terkaya di Asia Tenggara Kuasai Kekayaan Lebih dari US$ 135 Miliar

    5 Orang Terkaya di Asia Tenggara Kuasai Kekayaan Lebih dari US$ 135 Miliar

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Melihat Dampak Efisiensi Anggaran Rp 750 Triliun untuk MBG dan Danantara

Melihat Dampak Efisiensi Anggaran Rp 750 Triliun untuk MBG dan Danantara

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-02-20
0

Melihat Dampak Efisiensi Anggaran Rp 750 Triliun untuk MBG dan Danantara

wmhg.org-JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melakukan penghematan anggaran hingga US$ 44 miliar atau setara Rp 750 triliun pada tahun pertama kepemimpinannya.

Kebijakan ini bertujuan untuk membiayai program-program unggulan dengan harapan tidak membebani anggaran negara dengan utang baru.

Namun, rencana efisiensi atau penghematan anggaran ini ibarat meniti di atas tali tipis, yakni harus dilakukan dengan penuh keseimbangan agar tidak terjatuh.

Mengutip paparan Prabowo saat berpidato di acara HUT Ke-17 Partai Gerindra di Sentul, Bogor, Sabtu (15/2), efisiensi anggaran akan dilakukan dalam tiga putaran.

Putaran pertama adalah penghematan dari pos Bagian Anggaran Bendahara Umum (BA BUN) sebesar Rp 300 triliun.

Putaran kedua melalui hasil efisiensi anggaran di seluruh K/L melalui penyisiran sampai ke satuan 9 atau item belanja K/l. Awalnya, efisiensi tersebut ditargetkan hanya Rp 306,69 triliun, tetapi hasilnya meningkat menjadi Rp 308 triliun.

Namun, hasil efisiensi pada putaran kedua sebanyak Rp 59 triliun akan dikembalikan kepada 17 K/L. Dengan begitu, hasil efisiensi pada putaran kedua ini tersisa Rp 250 triliun.

Putaran ketiga merupakan tambahan penerimaan yang disasar dari dividen BUMN yang ditargetkan mencapai Rp 300 triliun pada 2025. 

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 100 triliun bakal dikembalikan lagi dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN), sehingga dana yang dikantongi Prabowo pada putaran ketiga ini tersisa Rp 300 triliun.

Dengan begitu, dalam tiga putaran ini Prabowo akan mengantongi sekitar Rp 750 triliun dari kebijakan penghematan anggaran.

Menanggapi hal tersebut, Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto menganggap bahwa angka penghematan anggaran yang disampaikan Prabowo dalam pidatonya sangat membingungkan.

Pasalnya, angka tersebut muncul secara tiba-tiba sehingga dipertanyakan darimana asal sumber dana untuk melakukan penghematan besar-besaran tersebut.

Banyak ekonom yang masih sulit memahami darimana angka tersebut muncul. Dalam kenyataannya nanti, angka tersebut akan sulit untuk terwujud, ujar Wija kepada Kontan.co.id, Senin (17/2).

Ia khawatir tanpa komunikasi yang jelas dari pemerintah, hal tersebut akan membingungkan para investor terhadap kebijakan di Indonesia yang ujungnya meningkatkan ketidakpastian.

Betul, angka yang membingungkan justru akan meningkatkan ketidakpastian, bukan kepercayaan, katanya.

Ia mencontohkan seperti penghematan yang akan dilakukan Prabowo pada putaran ketiga. Ia menilai, pencapaian dividen sebesar Rp 300 triliun pada tahun 2025 kurang realistis untuk didapatkan apalagi dengan kondisi perekonomian tahun ini yang lebih menantang dibandingkan tahun 2024.

Asumsi Rp 200 triliun hingga Rp 300 triliun menurut saya kurang realistis. Jika dividen BUMN 2024 mencapai Rp 85 triliun, target 2025 sebesar Rp 110 triliun saja sudah termasuk optimistis, kata Wija.

Wija juga khawatir penghematan anggaran yang terjadi secara masif dan mendadak ini akan berdampak negatif terhadap perekonomian Indonesia. 

Alokasi ke Danantara

Apalagi, hasil efisiensi ini salah satunya akan diinvestasikan untuk BPI Danantara, yang menurutnya butuh waktu yang lebih panjang untuk merealisasikannya meskipun dampaknya dirasa besar.

Pasti ada pemotongan spending K/L akan berdampak secara seketika bagi ekonomi, apalagi jika pemangkasan terjadi secara masif dan mendadak seperti yang akan dilakukan tahun ini, imbuhnya.

Seperti yang diketahui, hasil efisiensi anggaran ini akan digunakan Prabowo untuk membiayai program MBG sebesar US$ 24 miliar. Sementara sisanya US$ 20 miliar akan diserahkan kepada BPI Danantara.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal menilai, belanja pemerintah memang berperan penting dalam menggerakkan perekonomian, menciptakan lapangan pekerjaan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Oleh karena itu, penghematan anggaran pada sektor-sektor tertentu akan berisiko menurunkan pergerakan ekonomi dan peluang penciptaan lapangan pekerjaan di sektor tersebut.

Faisal juga menyoroti pengunaan penghematan anggaran tersebut untuk Danantara. Meskipun niatnya adalah untuk mengurangi ketergantungan pada investasi asing dan meningkatkan kemandirian dalam negeri, masih banyak pertanyaan yang perlu dijawab terkait dengan bagaimana syarat-syarat, governance, dan tata kelola Danantara ini akan dijalankan.

Ia khawatir tanpa perhatian yang cermat, hal ini bisa menimbulkan kebocoran anggaran, membuka ruang bagi praktik korupsi, dan malah merugikan ekonomi yang seharusnya diuntungkan dari investasi ini.

Di samping governance-nya, bagaimana bisa kemudian meng-create dana sedemikan besar melalui Danantara. Itu juga menjadi pertanyaan yang lain. Jadi banyak hal yang perlu disiapkan dengan baik kalau ingin memprioritaskan pembiayaan untuk Danantara itu. Karena jika tidak itu tadi alih-alih mendapatkan keuntungan, malah bisa menjadi menimbulkan kerugian, kata Faisal.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Pesan Khusus Megawati untuk Pramono-Rano: Jangan Abaikan Arahan Presiden Prabowo!

Pesan Khusus Megawati untuk Pramono-Rano: Jangan Abaikan Arahan Presiden Prabowo!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Siswa SD di Riau Tewas Diduga Dibully karena Beda Agama, Pemerintah Dituntut Serius Soal Bullying

Siswa SD di Riau Tewas Diduga Dibully karena Beda Agama, Pemerintah Dituntut Serius Soal Bullying

2025-05-31
Melihat Gua Bulu Sipong 4, Seni Cadas Tertua di Dunia berusia 44.000 Tahun

Melihat Gua Bulu Sipong 4, Seni Cadas Tertua di Dunia berusia 44.000 Tahun

2026-03-06
BRI Life Luncurkan Produk Asuransi Digital, Ini Keunggulannya

BRI Life Luncurkan Produk Asuransi Digital, Ini Keunggulannya

2026-03-06
Pemerintah Siapkan Insentif Pajak hingga 300% untuk Riset Semikonduktor

Pemerintah Siapkan Insentif Pajak hingga 300% untuk Riset Semikonduktor

2026-03-06
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Konflik di Timur Tengah Masih Panas, OJK Waspadai Hal Ini

Konflik di Timur Tengah Masih Panas, OJK Waspadai Hal Ini

2026-03-06
LPS Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Ini Daftarnya

LPS Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Ini Daftarnya

2026-03-06
Rupiah Kembali Melemah Dampak Perang dan Rating Fitch, Hari Ini Jadi Segini

Rupiah Kembali Melemah Dampak Perang dan Rating Fitch, Hari Ini Jadi Segini

2026-03-06
Bank Jago Ungkap Tren Ramadhan, 68% Sedekah Digital Terjadi Usai Sahur

Bank Jago Ungkap Tren Ramadhan, 68% Sedekah Digital Terjadi Usai Sahur

2026-03-06

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Rabu 4 Maret 2026, UBS dan Galeri24 Kompak Lebih Murah

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Rabu 4 Maret 2026, UBS dan Galeri24 Kompak Lebih Murah

2026-03-06
0
Harga Emas Antam Hari Ini Terjun Bebas, Anjlok Rp 77.000 per 4 Maret 2026

Harga Emas Antam Hari Ini Terjun Bebas, Anjlok Rp 77.000 per 4 Maret 2026

2026-03-06
0
Perusahaan Raksasa Jepang Beli Wood Pellet dari Gorontalo

Perusahaan Raksasa Jepang Beli Wood Pellet dari Gorontalo

2026-03-06
0
Bapanas Sudah Cabut Izin Puluhan Pedagang Imbas Jual Pangan Mahal

Bapanas Sudah Cabut Izin Puluhan Pedagang Imbas Jual Pangan Mahal

2026-03-06
0
Fitch Pertahankan Rating Indonesia BBB tapi Outlook Negatif, Ini Kata Menkeu Purbaya

Fitch Pertahankan Rating Indonesia BBB tapi Outlook Negatif, Ini Kata Menkeu Purbaya

2026-03-06
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Konflik di Timur Tengah Masih Panas, OJK Waspadai Hal Ini

Konflik di Timur Tengah Masih Panas, OJK Waspadai Hal Ini

2026-03-06
LPS Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Ini Daftarnya

LPS Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Ini Daftarnya

2026-03-06

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.