• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, April 15, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    301 Wilayah Kerja Migas Mangkrak, Kementerian ESDM Bakal Cabut Izin Pengelolaan

    301 Wilayah Kerja Migas Mangkrak, Kementerian ESDM Bakal Cabut Izin Pengelolaan

    Menteri ESDM Pastikan Kejelasan Izin Tambang Emas Martabe Bakal Selesai Minggu Depan

    Menteri ESDM Pastikan Kejelasan Izin Tambang Emas Martabe Bakal Selesai Minggu Depan

    Ekspor Timah Bakal Disetop, Pemerintah Genjot Hilirisasi

    Ekspor Timah Bakal Disetop, Pemerintah Genjot Hilirisasi

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    301 Wilayah Kerja Migas Mangkrak, Kementerian ESDM Bakal Cabut Izin Pengelolaan

    301 Wilayah Kerja Migas Mangkrak, Kementerian ESDM Bakal Cabut Izin Pengelolaan

    Menteri ESDM Pastikan Kejelasan Izin Tambang Emas Martabe Bakal Selesai Minggu Depan

    Menteri ESDM Pastikan Kejelasan Izin Tambang Emas Martabe Bakal Selesai Minggu Depan

    Ekspor Timah Bakal Disetop, Pemerintah Genjot Hilirisasi

    Ekspor Timah Bakal Disetop, Pemerintah Genjot Hilirisasi

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?

Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-02-27
0

Baca 10 detik

Bripda Dirja Pratama diduga dianiaya seniornya, Bripda P, di Asrama Polda Sulsel pada 22 Februari 2026 karena masalah hirarki.
Kasus ini menyoroti budaya senioritas dan hazing yang masih hidup, serta kurangnya pengawasan melekat di lingkungan asrama polisi.
Pimpinan institusi didesak melakukan reformasi kultural menyeluruh, terutama dalam kurikulum pendidikan, bukan sekadar menindak pelaku.

wmhg.org – Minggu, 22 Februari 2026 pagi, seharusnya berjalan tenang di Asrama Ditsamapta Polda Sulawesi Selatan. Namun bagi Aipda Muhammad Jabir, hari itu menjadi awal duka yang tak pernah ia bayangkan.

Putranya, Bripda Dirja Pratama—anggota muda yang baru setahun mengenakan seragam Polri—dilarikan ke RSUD Daya Makassar dalam kondisi tak sadarkan diri. Beberapa jam sebelumnya, Dirja masih sempat menelepon ibunya. Suaranya terdengar ceria. Tak ada keluhan. Tak ada tanda bahaya.

Namun suasana di rumah sakit membuyarkan semua narasi awal yang diterima keluarga. Jabir melihat sendiri luka lebam di tubuh anaknya. Darah keluar dari mulut Dirja. Cerita tentang jatuh sakit atau pingsan tak lagi masuk akal.

Istri saya bilang kemarin dia baik-baik saja. Lalu di rumah sakit, ada darah keluar dari mulut, ungkap Jabir dengan bergetar.

Versi lain yang menyebut korban membentur-benturkan kepalanya sendiri runtuh. Kurang dari 24 jam, Bidang Propam Polda Sulsel menetapkan Bripda P—senior Dirja—sebagai tersangka utama.

Dirja tidak jatuh. Ia diduga dirobohkan oleh seniornya sendiri, di asrama yang seharusnya menjadi tempat paling aman bagi seorang anggota polisi.

Sementara itu, Kapolda Sulsel, Irjen Djuhandhani Rahardjo, menambahkan bahwa motifnya adalah masalah hirarki.

Motif adalah masalah hirarki seniornya marah karena si junior (korban) dipanggil menghadap tidak mau menghadap dan pada saat sholat subuh dijemput dan dianiaya di pukuli, kata Djuhandhani.

Antara Disiplin dan Kekerasan

Kasus Dirja bukan sekadar insiden individual. Ia membuka kembali persoalan laten di tubuh Polri: batas tipis antara pendisiplinan dan penganiayaan yang kerap dikaburkan dalam kultur asrama.

Pengamat kepolisian dari ISSES, Bambang Rukminto, menilai praktik hazing atau perploncoan masih hidup dalam budaya senioritas yang salah kaprah. Siklusnya berulang: junior yang hari ini menjadi korban, berpotensi menjadi pelaku saat mereka naik tingkat.

Di satuan taktis seperti Samapta, kekerasan fisik masih sering dianggap sebagai cara cepat “membentuk mental”. Padahal, pendekatan semacam itu dinilai justru melahirkan dampak destruktif.

Kurikulum pendidikan Polri pasca-pemisahan TNI-Polri tak banyak berubah. Masih banyak mengedepankan fisik daripada pengembangan kepribadian yang humanis dan melek HAM, jelas Bambang kepada wmhg.org.

Akibatnya, pola kekerasan berisiko terbawa bukan hanya di internal, tetapi juga dalam praktik pelayanan kepada masyarakat.

Lubang Hitam Pengawasan

Tragedi ini juga menyorot persoalan pengawasan. Penganiayaan diduga terjadi di lingkungan asrama, pada jam-jam rawan. Pertanyaan pun mengemuka: di mana komandan atau perwira piket saat itu?

Konsep supervisory liability—pertanggungjawaban komando—kembali dipertanyakan.

Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, mengingatkan bahwa Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengawasan Melekat (Waskat) tak boleh berhenti sebagai aturan administratif.

Kalau anak buah yang salah, yang bisa dimintai pertanggungjawaban juga termasuk komandannya. Pengawasan itu harus berjalan efektif, bukan formalitas, tegas Anam.

Kerap kali, institusi baru bergerak cepat setelah kasus mencuat di ruang publik. Fenomena “No Viral, No Justice” menjadi cermin adanya sumbatan dalam sistem audit internal yang seharusnya mampu mendeteksi kekerasan sejak dini.

Menakar Komitmen Reformasi Kultural

Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
Infografis lingakaran setan kekerasan di balik seragam polisi. (wmhg.org/Syahda)

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan etik dan pidana yang melibatkan anggota Polri. Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan, memberi peringatan keras kepada pimpinan Korps Bhayangkara.

Fakta ini tak bisa disanggah lagi. Itulah realitas kultural Polri yang harus segera direformasi. Kuncinya ada di tangan Pak Kapolri, segera ambil alih ini, ujar Hinca.

Ia mendesak seluruh oknum yang terlibat ditarik ke Penempatan Khusus (Patsus) dan diproses pidana secara transparan.

Kapolda Sulsel, Irjen Djuhandhani Rahardjo, telah menyatakan tidak akan ada kompromi bagi Bripda P, termasuk ancaman Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Namun, penindakan terhadap satu pelaku dinilai belum cukup untuk memutus mata rantai kekerasan.

Reformasi menyeluruh, terutama pada kurikulum pendidikan pembentukan (Diktuk), dinilai menjadi kunci. Bambang menegaskan perubahan harus menyentuh substansi.

Disiplin Polri tidak harus keras, tetapi tegas dan konsisten, katanya.

Kini publik menunggu: apakah tragedi Dirja akan menjadi titik balik reformasi kultural, atau sekadar satu lagi kasus yang tenggelam seiring waktu?

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik

Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Transparansi Perusahaan Terbatas Diperketat, REI Minta Sosialisasi Dipercepat

Transparansi Perusahaan Terbatas Diperketat, REI Minta Sosialisasi Dipercepat

2026-02-15
Permintaan Mendaki, Industri Makanan Minuman Sambut Imlek dan Ramadan – Idulfitri

Permintaan Mendaki, Industri Makanan Minuman Sambut Imlek dan Ramadan – Idulfitri

2026-02-15
Sektor Logistik Diwajibkan Terapkan Sertifikasi Halal pada 2026

Sektor Logistik Diwajibkan Terapkan Sertifikasi Halal pada 2026

2026-04-14
Kraken jadi Target Pemerasan Data Pelanggan, Pilih Tolak Bayar Tebusan

Kraken jadi Target Pemerasan Data Pelanggan, Pilih Tolak Bayar Tebusan

2026-04-15
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Rp 175 Triliun Menguap Buat Berobat, Masyarakat Dianjurkan Miliki Hal Ini

Rp 175 Triliun Menguap Buat Berobat, Masyarakat Dianjurkan Miliki Hal Ini

2026-04-15
Mengintip Arah Harga Emas Dunia Usai Kegagalan Perundingan AS-Iran

Mengintip Arah Harga Emas Dunia Usai Kegagalan Perundingan AS-Iran

2026-04-15
Rincian Harga Emas Pegadaian 14 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Rincian Harga Emas Pegadaian 14 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

2026-04-15
Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 45.000, saatnya Jual?

Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 45.000, saatnya Jual?

2026-04-15

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 13 April 2026: UBS, Antam dan Galeri24 Kompak Stagnan

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 13 April 2026: UBS, Antam dan Galeri24 Kompak Stagnan

2026-04-15
0
Harga Emas Diprediksi Tembus Level Segini Setelah Negosiasi AS-Iran Gagal

Harga Emas Diprediksi Tembus Level Segini Setelah Negosiasi AS-Iran Gagal

2026-04-15
0
Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 45.000, saatnya Jual?

Harga Emas Antam Hari Ini 13 April 2026 Anjlok Rp 42 Ribu, Simak Rinciannya di Sini

2026-04-15
0
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 13 April 2026: Termurah Sentuh Level Segini

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 13 April 2026: Termurah Sentuh Level Segini

2026-04-15
0
99,99% Target Investasi Kuartal I 2026 Bakal Tercapai, Segini Nilainya

99,99% Target Investasi Kuartal I 2026 Bakal Tercapai, Segini Nilainya

2026-04-15
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Rp 175 Triliun Menguap Buat Berobat, Masyarakat Dianjurkan Miliki Hal Ini

Rp 175 Triliun Menguap Buat Berobat, Masyarakat Dianjurkan Miliki Hal Ini

2026-04-15
Mengintip Arah Harga Emas Dunia Usai Kegagalan Perundingan AS-Iran

Mengintip Arah Harga Emas Dunia Usai Kegagalan Perundingan AS-Iran

2026-04-15

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.