• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Selasa, April 7, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Strategi Jababeka (KIJA) Kejar Target Marketing Sales Rp 3,75 Triliun pada 2026

    Strategi Jababeka (KIJA) Kejar Target Marketing Sales Rp 3,75 Triliun pada 2026

    Daya Beli Masih Tertekan, Industri Hotel & Restoran Putar Strategi Jaga Kinerja 2026

    Daya Beli Masih Tertekan, Industri Hotel & Restoran Putar Strategi Jaga Kinerja 2026

    Jaya Sukses Makmur Sentosa (RISE) Luncurkan 3 Proyek Hospitality Baru pada Awal 2026

    Jaya Sukses Makmur Sentosa (RISE) Luncurkan 3 Proyek Hospitality Baru pada Awal 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Strategi Jababeka (KIJA) Kejar Target Marketing Sales Rp 3,75 Triliun pada 2026

    Strategi Jababeka (KIJA) Kejar Target Marketing Sales Rp 3,75 Triliun pada 2026

    Daya Beli Masih Tertekan, Industri Hotel & Restoran Putar Strategi Jaga Kinerja 2026

    Daya Beli Masih Tertekan, Industri Hotel & Restoran Putar Strategi Jaga Kinerja 2026

    Jaya Sukses Makmur Sentosa (RISE) Luncurkan 3 Proyek Hospitality Baru pada Awal 2026

    Jaya Sukses Makmur Sentosa (RISE) Luncurkan 3 Proyek Hospitality Baru pada Awal 2026

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Keputusan Menteri tentang Hutan Papua Selatan Diprotes: Apa Dampaknya bagi Masyarakat Adat?

Keputusan Menteri tentang Hutan Papua Selatan Diprotes: Apa Dampaknya bagi Masyarakat Adat?

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-02-18
0

wmhg.org – Masyarakat adat asal Merauke dan Boven Digoel kembali melontarkan gelombang protes ke Kementerian Kehutanan. Mereka merasa hak-hak fundamental yang mereka punya seolah-olah “dilenyapkan” dalam semalam demi ambisi proyek nasional.

Sebanyak 486.939 hektar kawasan hutan di Papua Selatan kini berada di ambang transformasi besar setelah terbitnya keputusan perubahan status kawasan menjadi bukan hutan.

Sebanyak 12 perwakilan masyarakat adat resmi mengajukan Upaya Administratif Keberatan terhadap Keputusan Menteri Kehutanan (SK) Nomor 591 Tahun 2025 pada Selasa (10/2/26) lalu.

Keputusan tersebut menetapkan pelepasan kawasan hutan dalam skala masif guna mendukung pembangunan kawasan swasembada pangan, energi, dan air nasional di Provinsi Papua Selatan.

Transparansi Jadi Pertanyaan

Persoalan utama yang menjadikan konflik besar bukan sekadar soal luas lahan, melainkan mekanisme yang dinilai tertutup. Tim advokasi Solidaritas Merauke mengungkapkan bahwa kedua keputusan strategis tersebut tidak pernah disosialisasikan atau diumumkan secara transparan kepada publik.

Keberadaan SK ini baru terungkap ketika tim advokasi telah menempuh jalur permohonan informasi publik. Pihak Kementerian baru menyerahkan dokumen tersebut pada Selasa (13/1/26) yang menjadikannya janggal karena dianggap mencederai asas keterbukaan informasi.

Keputusan ini dibuat tanpa mendengar, menjelaskan, dan mempertimbangkan hak-hak masyarakat adat,” kata salah satu tim advokasi sekaligus kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Merauke, Teddy Wakum.

Antara Harapan Hutan Adat dan Ekspansi Sawit

Kekecewaan juga diungkapkan masyarakat adat suku Wambon Kenemopte. Sejak September 2023 didampingi oleh Yayasan Pusaka, delapan marga mengajukan permohonan hutan adat. Namun, di tengah proses melengkapi persyaratan birokrasi, pemerintah justru mengeluarkan kebijakan yang kontradiktif.

“Ketika kami sedang mengupayakan kelengkapan syarat, Menteri Kehutanan justru mengubah status hutan menjadi bukan kawasan hutan untuk ditanami sawit. Pemerintah tidak memedulikan kami,” ungkap perwakilan Masyarakat adat Wambon Kenemopte, Albertus Tenggare.

Ancaman Ekosida dan Hilangnya Identitas

Keputusan Menteri tentang Hutan Papua Selatan Diprotes: Apa Dampaknya bagi Masyarakat Adat?
Peta Perizinan Overlay SK 591 Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan Menjadi Bukan Kawasan Hutan (Tim Advokasi Solidaritas Merauke)

Kuasa hukum pemohon, Tigor Hutapea menyebut bahwa kebijakan ini adalah bentuk “kejahatan ekosida”. Menurutnya, mengubah fungsi hutan secara drastis adalah bentuk perampokan alam yang sistematis.

“Perubahan status hutan menjadi bukan kawasan hutan untuk proyek swasembada pangan dan energi akan berdampak kepada keseluruhan kehidupan masyarakat adat, karena menghilangkan akses pangan, budaya, pekerjaan tradisional, keyakinan dan lingkungan hidup,” tegas Tigor.

Akibat kebijakan ini, sendi-sendi kehidupan masyarakat asli Papua (OAP) bisa lumpuh. Penghapusan status hutan berarti menghilangkan akses terhadap pangan tradisional, lapangan kerja adat, hingga situs-situs budaya dan keyakinan yang telah terjaga selama bertahun-tahun.

Saat ini, masyarakat adat menuntut tindakan tegas dari pemerintah, yakni meminta untuk membatalkan SK Menteri Kehutanan Nomor 591 dan 430 Tahun 2025. Mereka mendesak negara untuk berhenti melihat Papua sebagai komoditas pembangunan belaka, melainkan mulai diberi pengakuan nyata tentang hak-hak masyarakat adat sebagai penjaga terakhir hutan Papua.

Penulis: Vicka Rumanti

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Jaga Stok Pangan, Ketua FKBI Minta Warga Konsumsi Kebutuhan Pokok Sewajarnya Selama Ramadan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Menperin: Program Gentengisasi Jadi Momentum Penting Industri Genteng dan Keramik

Menperin: Program Gentengisasi Jadi Momentum Penting Industri Genteng dan Keramik

2026-02-27
Strategi Jababeka (KIJA) Kejar Target Marketing Sales Rp 3,75 Triliun pada 2026

Strategi Jababeka (KIJA) Kejar Target Marketing Sales Rp 3,75 Triliun pada 2026

2026-02-10
Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

2026-03-31
WFH 1 Hari dalam Sepekan, Sektor Ini Dikecualikan

WFH 1 Hari dalam Sepekan, Sektor Ini Dikecualikan

2026-04-01
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Apakah Catcrs Terpercaya? Memahami Secara Menyeluruh dari Kualifikasi Kepatuhan, Informasi Regulasi, hingga Mekanisme Keamanan

Apakah Catcrs Terpercaya? Memahami Secara Menyeluruh dari Kualifikasi Kepatuhan, Informasi Regulasi, hingga Mekanisme Keamanan

2026-04-07
Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Gara-Gara Harga BBM Mahal

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Gara-Gara Harga BBM Mahal

2026-04-07
Tak Cuma Indonesia, Deretan Negara Ini Terapkan WFH Demi Hemat Energi

Tak Cuma Indonesia, Deretan Negara Ini Terapkan WFH Demi Hemat Energi

2026-04-07
Fluktuasi Harga Emas Ternyata Bisa Jadi Peluang Investasi Menjanjikan

Fluktuasi Harga Emas Ternyata Bisa Jadi Peluang Investasi Menjanjikan

2026-04-07

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Apakah Catcrs Terpercaya? Memahami Secara Menyeluruh dari Kualifikasi Kepatuhan, Informasi Regulasi, hingga Mekanisme Keamanan

Apakah Catcrs Terpercaya? Memahami Secara Menyeluruh dari Kualifikasi Kepatuhan, Informasi Regulasi, hingga Mekanisme Keamanan

2026-04-07
0
Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Gara-Gara Harga BBM Mahal

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Gara-Gara Harga BBM Mahal

2026-04-07
0
Tak Cuma Indonesia, Deretan Negara Ini Terapkan WFH Demi Hemat Energi

Tak Cuma Indonesia, Deretan Negara Ini Terapkan WFH Demi Hemat Energi

2026-04-07
0
Fluktuasi Harga Emas Ternyata Bisa Jadi Peluang Investasi Menjanjikan

Fluktuasi Harga Emas Ternyata Bisa Jadi Peluang Investasi Menjanjikan

2026-04-07
0
3 Lahan Kereta Api di Tanah Abang Dikuasai Pihak Ketiga

3 Lahan Kereta Api di Tanah Abang Dikuasai Pihak Ketiga

2026-04-07
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Apakah Catcrs Terpercaya? Memahami Secara Menyeluruh dari Kualifikasi Kepatuhan, Informasi Regulasi, hingga Mekanisme Keamanan

Apakah Catcrs Terpercaya? Memahami Secara Menyeluruh dari Kualifikasi Kepatuhan, Informasi Regulasi, hingga Mekanisme Keamanan

2026-04-07
Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Gara-Gara Harga BBM Mahal

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Gara-Gara Harga BBM Mahal

2026-04-07

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.