• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Agustus 2, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Harga Batubara Acuan (HBA) Menguat, PTBA Andalkan Strategi Penjualan Adaptif

    Harga Batubara Acuan (HBA) Menguat, PTBA Andalkan Strategi Penjualan Adaptif

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Harga Batubara Acuan (HBA) Menguat, PTBA Andalkan Strategi Penjualan Adaptif

    Harga Batubara Acuan (HBA) Menguat, PTBA Andalkan Strategi Penjualan Adaptif

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Kepala BGN Buka Suara! Ungkap Biang Kerok Ratusan Siswa Cipongkor Keracunan MBG, Ini Penyebabnya

Kepala BGN Buka Suara! Ungkap Biang Kerok Ratusan Siswa Cipongkor Keracunan MBG, Ini Penyebabnya

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-09-25
0

Baca 10 detik

Kepala BGN Dadan Hindayana memastikan penyebab keracunan di Cipongkor adalah kesalahan teknis SPPG yang memasak terlalu awal
BGN mengeluarkan instruksi baru bagi semua SPPG, yakni memulai masak di atas pukul 01:30 dini hari
SPPG di Cipongkor diperintahkan untuk menghentikan sementara operasionalnya untuk evaluasi total

wmhg.org – Misteri di balik insiden keracunan massal yang menimpa ratusan siswa di Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, akhirnya terkuak. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, turun langsung ke lokasi dan menunjuk hidung biang keladinya: kesalahan teknis fatal yang dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurut Dadan, penyebab utama bukanlah kualitas bahan makanan, melainkan waktu memasak yang terlalu dini. Hal ini menyebabkan jeda waktu yang terlalu lama antara proses memasak hingga makanan disantap oleh para siswa, membuat makanan menjadi basi dan berbahaya.

“Keterangan awal kan menunjukkan bahwa SPPG itu memasak terlalu awal sehingga masakan terlalu lama,” kata Dadan, usai meninjau Posko Penanganan kasus dugaan keracunan makanan Program MBG di Cipongkor, dalam keterangan resminya, Rabu (24/9/2025).

Temuan ini sejalan dengan pernyataan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang menyebut makanan dimasak pada malam hari namun baru dikonsumsi siang keesokan harinya.

“Secara umum problemnya adalah, di makanan itu basi, karena masaknya itu malam, kemudian didistribusikan dan dimakannya oleh siswa itu siang hari. Jadi waktunya sudah terlalu lama antara dimasak dan dimakan,” ujar Dedi.

Menyikapi keteledoran ini, Dadan langsung mengeluarkan instruksi tegas untuk mencegah tragedi serupa terulang. Ia menetapkan standar baru bagi seluruh SPPG, terutama yang baru beroperasi.

“Kita sudah koordinasi dengan seluruh SPPG yang baru yang beroperasional satu bulan terakhir, kemudian kita minta agar mereka mulai masak di atas jam setengah dua agar waktu antara masak processing dengan delivery-nya tidak lebih dari 4 jam, ujar Dadan.

Menurutnya, SPPG yang baru seringkali dilanda kekhawatiran tidak bisa menyelesaikan pesanan tepat waktu, sehingga memilih untuk memasak jauh-jauh hari. Untuk mengatasi ini, Dadan memerintahkan adanya sistem adaptasi bertahap.

Oleh sebab itu, salah satu yang saya instruksikan kepada SPPG baru itu ketika memulai, mereka sudah punya daftar penerima manfaat. Katakanlah 3.500 di 20 sekolah, saya meminta agar mereka di awal-awal melayani 2 sekolah dulu,” jelasnya.
“Kemudian setelah terbiasa baru naik ke 4 sekolah, setelah itu naik lagi ke 10 sekolah. Kemudian setelah bisa menguasai proses… baru bisa memaksimalkan jumlah penerima manfaat, lanjut Dadan.

Kasus di Cipongkor ini ternyata bukan yang pertama. Dadan juga menyoroti insiden serupa di Banggai, Sulawesi Tengah, di mana masalah muncul setelah SPPG mengganti pemasok bahan baku secara mendadak tanpa uji coba, yang berakibat pada penurunan kualitas.

Oleh sebab itu, kita instruksikan lagi bagi yang (SPPG) lama agar mau mengganti supplier harus bertahap. Jadi segala sesuatu tidak boleh berubah secara drastis,” tegasnya.

Sebagai langkah tegas, Dadan telah memerintahkan SPPG di Cipongkor untuk menghentikan sementara distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Penyetopan ini akan berlaku hingga mereka selesai melakukan analisis internal secara menyeluruh dan mampu menjamin keamanan proses kerja mereka.

“Kami juga minta setop dulu sampai mereka bisa membiasakan dan melakukan analisis mendetail terkait dengan pelayanan, kata Dadan.

Di luar aspek teknis, Dadan memberikan perhatian khusus pada dampak psikologis yang dialami para siswa korban keracunan. Ia menekankan pentingnya pemulihan trauma agar anak-anak tidak takut lagi untuk mengonsumsi makanan dari program pemerintah ini.

Jangan lupa bahwa anak-anak yang mengalami gangguan pencernaan pasti akan mengalami trauma. Jadi salah satu aspek yang juga termasuk harus mereka kelola adalah bagaimana agar yang trauma ini bisa kembali percaya bahwa mereka itu akan aman ketika mengonsumsi makan bergizi (gratis), pungkasnya.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Bawa Bukti, Roy Suryo Sambangi Kemendikdasmen: Ijazah Gibran Tak Sah, Jabatan Wapres Bisa Gugur

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Program Transmigrasi Patriot Serap 35% Anggaran Kementrans 2026

Program Transmigrasi Patriot Serap 35% Anggaran Kementrans 2026

2026-07-30
Asosiasi: Baja Galvanis Berstandar SNI Jaga Keselamatan Bangunan

Asosiasi: Baja Galvanis Berstandar SNI Jaga Keselamatan Bangunan

2026-08-01
Danantara Ikut Forum KSSK Perkuat Koordinasi Kebijakan Ekonomi

Danantara Ikut Forum KSSK Perkuat Koordinasi Kebijakan Ekonomi

2026-08-01
Intip Harga BBM Terbaru Shell Mulai Hari Ini 1 Agustus 2026

Intip Harga BBM Terbaru Shell Mulai Hari Ini 1 Agustus 2026

2026-08-02
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Anjlok Tersengat Penguatan Dolar AS

Harga Emas Hari Ini Anjlok Tersengat Penguatan Dolar AS

2026-08-02
Harga Emas Antam 1 Agustus 2026 Turun Rp 20.000, Cek Rinciannya

Harga Emas Antam 1 Agustus 2026 Turun Rp 20.000, Cek Rinciannya

2026-08-02
Harga Emas Dunia Menguat Usai The Fed Tahan Suku Bunga

Harga Emas Dunia Menguat Usai The Fed Tahan Suku Bunga

2026-08-02
Daftar Harga Emas Perhiasan 31 Juli 2026 di Raja Emas dan Laku Emas

Daftar Harga Emas Perhiasan 31 Juli 2026 di Raja Emas dan Laku Emas

2026-08-02

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Modus Investasi Palsu Makan Korban, Kripto XRP Senilai Rp 155 Miliar Dicuri

Modus Investasi Palsu Makan Korban, Kripto XRP Senilai Rp 155 Miliar Dicuri

2026-08-02
0
Altcoin Season Berubah, Cuma Kripto Tertentu yang Berpeluang Meroket

Altcoin Season Berubah, Cuma Kripto Tertentu yang Berpeluang Meroket

2026-08-02
0
AS Sanksi Perusahaan Maritim Iran, Pakai Bitcoin untuk Pembayaran

AS Sanksi Perusahaan Maritim Iran, Pakai Bitcoin untuk Pembayaran

2026-08-02
0
Galaxy Research: Dana 1.082 BTC Hilang Akibat Kerentanan Dompet Coldcard

Galaxy Research: Dana 1.082 BTC Hilang Akibat Kerentanan Dompet Coldcard

2026-08-02
0
PSAK 117 Berlaku, AAJI Sebut Tim Keuangan Perlu Kolaborasi Erat

PSAK 117 Berlaku, AAJI Sebut Tim Keuangan Perlu Kolaborasi Erat

2026-08-02
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Anjlok Tersengat Penguatan Dolar AS

Harga Emas Hari Ini Anjlok Tersengat Penguatan Dolar AS

2026-08-02
Harga Emas Antam 1 Agustus 2026 Turun Rp 20.000, Cek Rinciannya

Harga Emas Antam 1 Agustus 2026 Turun Rp 20.000, Cek Rinciannya

2026-08-02

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.