• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Juli 4, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Jangan Percaya IMF! Ucapan Lama Menkeu Purbaya Sardewa Kini Jadi Bumerang?

Jangan Percaya IMF! Ucapan Lama Menkeu Purbaya Sardewa Kini Jadi Bumerang?

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-09-12
0

Baca 10 detikJejak digital Purbaya Yudhi Sadewa kembali viral setelah video lamanya menyebut IMF “bodoh” tersebar di publikKritik keras Purbaya terhadap IMF bukan tanpa dasar.Kini menjabat Menteri Keuangan, Purbaya menghadapi dilema besar: bagaimana ia akan bekerja sama dengan IMF yang pernah disebutnya “lebih bodoh” darinya?[batas-kesimpulan]

wmhg.org – Di tengah sorotan publik terhadap sepak terjangnya, Menteri Keuangan baru Purbaya Yudhi Sadewa kini juga dihantui oleh jejak digitalnya yang dibuatnya .

Sebuah potongan video lama yang menampilkan dirinya menghujat habis-habisan lembaga Dana Moneter Internasional (IMF) kini kembali viral, memicu perdebatan sengit tentang gaya dan pandangannya yang sangat blak-blakan.

Pernyataannya yang sangat pedas yakni dengan menyebut IMF sebagai bodoh sekaligus merasa lebih pintar dari lembaga keuangan global tersebut, kini menjadi sorotan publik. Apakah keberanian ini akan menjadi aset, atau justru menjadi bumerang diplomatik bagi bendahara negara yang baru Indonesia ini?

1. Momen Penghinaan: Saat Purbaya Sebut IMF Bodoh

Jejak digital ini berasal dari acara CNBC Investment Forum 2025 pada Jumat (16/5/2025). Saat itu, Purbaya yang masih menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS, dengan sangat percaya diri meremehkan kredibilitas IMF.

Kalau saya gak percaya IMF. Menurut saya IMF bodoh, kalau enggak percaya kita lihat track recordnya,kata Purbaya dalam video yang kini viral tersebut.

Ia tak berhenti di situ. Ia menutup argumennya dengan sebuah kesimpulan yang sangat menohok dan personal.

Nanti anda bilang si Purbaya ini wah sentimen sama global, multilateral organization…Yang pertama memang gak percaya mereka karena kayaknya mereka lebih bodoh dari saya, tegasnya.

2. Dont Believe the IMF… Ask Me. I Know Better

Ternyata, ini bukan satu-satunya momen Purbaya juga pernah benar-benar menyebut IMF seperti halnya dikutip dari kantor berita internasional Reuters pada 10 September 2025.

“Don’t believe the IMF. If you want economic prediction, ask me. I know better”(Jangan percaya IMF. Jika Anda ingin prediksi ekonomi, tanya saya. Saya lebih tahu), tegasnya saat itu.

Jangan Percaya IMF! Ucapan Lama Menkeu Purbaya Sardewa Kini Jadi Bumerang?
Kecedasan Menkeu Purbaya disandingkan dengan BJ Habibie. [wmhg.org/Novian]

3. Apa Dasar Argumennya? Proyeksi yang Selalu Keliru

Hujatan Purbaya bukanlah tanpa dasar. Ia menggunakan data historis untuk mendukung argumennya. Ia mencontohkan pada tahun 2009, saat dunia dilanda krisis keuangan global, IMF memproyeksikan ekonomi Indonesia hanya akan tumbuh 2,5%.

Namun, faktanya, Indonesia berhasil tumbuh jauh lebih tinggi, yaitu 4,6%.

Baginya, ini adalah bukti bahwa IMF seringkali gagal memahami fundamental ekonomi Indonesia yang lebih tangguh.

Kalau kita berdiri di atas kaki kita sendiri harusnya lebih bagus. Dan kita sudah punya pengalaman menghadapi krisis 97, 2001, 2002, 2008, kita bisa tumbuh dengan bagus, katanya.

Kini, setelah menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya berada dalam posisi yang sangat berbeda.

Sebagai Menkeu dari negara anggota G20, ia mau tidak mau harus berinteraksi dan bekerja sama dengan lembaga-lembaga multilateral seperti IMF dan Bank Dunia.

Jejak digitalnya yang sangat kritis ini kini menjadi sebuah dilema. Di satu sisi, jejak digital Ini menunjukkan citra seorang pemimpin yang nasionalis, percaya diri, dan tidak mudah didikte oleh asing.

Sementara di sisi lain, pernyataan ini bisa menyulitkan hubungan diplomatik ekonominya di masa depan.

Bagaimana ia akan duduk satu meja dengan para petinggi IMF yang pernah ia sebut lebih bodoh darinya?

Publik kini menanti, apakah Purbaya akan mempertahankan sikap koboy-nya terhadap IMF, atau ia akan melunakkan nadanya setelah resmi menjadi salah satu bendahara negara paling berpengaruh di dunia.

Bagaimana menurut Anda?

Apakah sikap kritis Purbaya terhadap IMF ini adalah sebuah keberanian yang dibutuhkan, atau justru sebuah arogansi yang bisa merugikan Indonesia?

Diskusikan di kolom komentar!

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Ramai Reshuffle Kabinet Prabowo, Anies Baswedan Bikin Heboh Curhat: Gak Kebagian…

Ramai Reshuffle Kabinet Prabowo, Anies Baswedan Bikin Heboh Curhat: Gak Kebagian...

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Kabar Gembira! BLT Rp 30 Triliun Mulai Ditransfer Minggu Depan

Kabar Gembira! BLT Rp 30 Triliun Mulai Ditransfer Minggu Depan

2025-10-19
Laku Keras! Penawaran Lelang SUN Hari Ini Tembus Rp 83 T

Laku Keras! Penawaran Lelang SUN Hari Ini Tembus Rp 83 T

2021-07-06
Tembakau Alternatif jadi Opsi Tekan Kebiasaan Merokok

Tembakau Alternatif jadi Opsi Tekan Kebiasaan Merokok

2025-01-07
Top 3: Harga Emas Antam Anjlok Parah

Top 3: Harga Emas Antam Anjlok Parah

2025-10-21
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25
Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.