• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Juli 4, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Hati-Hati, Ancaman Stagflasi Ekonomi Global Bisa Berimbas ke Indonesia

Hati-Hati, Ancaman Stagflasi Ekonomi Global Bisa Berimbas ke Indonesia

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-03-26
0

Hati-Hati, Ancaman Stagflasi Ekonomi Global Bisa Berimbas ke Indonesia

wmhg.org – JAKARTA. Ancaman stagflasi diperkirakan akan melanda ekonomi global dalam 12 bulan ke depan. Hal ini dikhawatirkan dapat berimbas ke perekonomian Indonesia.

Berdasarkan hasil survei fund manager Bank of America (BoA), menemukan bahwa 71% manajer memperkirakan stagflasi akan melanda ekonomi global dalam 12 bulan ke depan. Stagflasi adalah kondisi inflasi meningkat dan pelambatan ekonomi yang terjadi bersamaan. 

Sebelumnya para ahli strategi di Stifel, BCA Research, dan UBS Global Wealth Management semuanya telah menyuarakan kekhawatiran tentang stagflasi dalam beberapa minggu terakhir.

Sejumlah Ekonom tanah air juga sepakat bahwa ancaman stagflasi global akan merimbas pada risiko rupiah yang semakin tertekan, hingga refinancing yang sulit dikarenakan kualitas belanja buruk dan beban utang yang tinggi.

Ekonom sekaligus Pengamat Keuangan dan Pasar Modal, Budi Frensidy menyampaikan kekhawatirannya terkait hal tersebut. Menurutnya tanda-tanda stagflasi sudah terlihat dari data manufacturing USA seiring dengan bond yield tenor 10 tahun dan bunga The Fed yang tidak turun. Akibatnya ada aliran dana masuk ke US dari emerging market seperti Indonesia.

Agak mengkhawatirkan karena pertumbuhan ekonomi melambat di saat inflasi tidak turun bahkan cenderung naik. Di pasar kita, investor keluar baik dari equity maupun bond market sehingga tekanan terhadap rupiah menjadi cukup besar, ungkap Budi kepada Kontan, Rabu (26/3).

Sementara itu Ekonom Bright Institute Yanuar Rizky menyampaikan, tanda-tanda stagflasi global juga sudah terlihat dari tren kenaikan harga emas yang terus menerus di market, serta harga cooper atau tembaga yang juga mulai naik. Jika rasio Cooper/Emas naik maka ini menandakan bahwa sisi produksi dunia, terutama AS dan China mulai bergerak, meski pun saat ini rasionya masih menurun. 

Artinya memang global hedge fund melakukan rebalancing posisi inflasi (naiknya harga cooper) tapi juga sekaligus menyimpan emas sebagai instrumen hedging ketidakpastian. Itu, kenapa trennya sepanjang 2025 stagflasi, ungkapnya pada Kontan.

Tanda-tanda lainnya adalah inflasi dan sektor tenaga kerja yang telah menunjukan pemulihan, ditambah kebijakan BOJ (Bank of Japan) yang menuru ke arah bunga tinggi dan menyerap uang beredar dengan melakukan normalisasi neraca moneter dan menjual surat utang. Begitu juga Bank Central China (PBoC) dan Eropa (ECB) berkutat dari upaya mencegah krisis properti jadi crash di pasar keuangannya, setelah saat ini menurunkan sisi produksi di China.

Dengan tanda-tanda tersebut, Yanuar menilai akan sulit bagi Indonesia jika terdampak stagflasi global mengingat Indonesia memiliki kualitas belanja yang buruk dalam 10 tahun terakhir, penambahan surat utang, hingga beban surat utang jatuh tempo. Lainnya adalah faktor ekspor-impor dengan China melambat, dan uang beredar ketat The Fed dan yang akan berat, juga uang ketat BOJ. 

Mengantisipasi dampak terburuk dari Staglasi global ini, Yanuar mengatakan, pemerintah harus menciptakan trust kepada pasar, sehingga transaksi antar kelas terjadi, serta memitigasi konflik sosial dan penegakan hukum terkait Korupsi, Kolusi dan nepotisme.

Sehingga ini mendahului kurva sebelum isu-isu tersebut digunakan pasar untuk mendorong pemburukan pasar keuangan Indonesia di saat beban fiskal yang melebar dan biaya moneter meningkat, unsur isu persepsi bisa membuat situasi lebih buruk, ungkap Yanuar.

Ia juga menyampaikan, agar Indonesia harus belajar kepada pemerintahan China pada peristiwa Maret 1998 yang dapat melangkah di depan kurva menyapu isu yang bisa memperburuk ekonominya.

Kita jangan sampai seperti Bangladesh 2024 yang pemerintahnya asyik sendiri dan menciptakan konflik sosial di saat fiskal pun terbatas untuk bansos dalam masa stagflasi, ungkapnya.

Di sisi lain, Noor Faisal Achmad, Kepala Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro (PKEM) Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyampaikan, dalam menghadapi dampak terjadinya potensi stagflasi pada perekonomian global, pemerintah tentunya agar dapat berupaya menjaga daya beli masyarakat.

Pemerintah juga bersama dengan otoritas moneter perlu melakukan berbagai bauran kebijakan yg dilakukan secara prudent, bertujuan untuk mendukung kelangsungan usaha agar tetap mampu bertahan dan berproduksi sehingga tidak menimbulkan dampak terhadap peningkatan pengangguran, ungkapnya kepada Kontan, Rabu (26/3).

Faisal juga bilang, dalam upaya mitigasi tersebut, biasanya akan terdampak kepada beberapa aspek, sehingga Pemerintah harus memantau dengan intens pergerakan ekspor komoditas utama, pergerakan harga impor karena harga energi dan pangan, appetite investor asing dlm menyimpan dananya, pergerakan kurs rupiah, pergerakan IHSG.

Demikian juga dengan pergerakan suku bunga acuan BI dan suku bunga kredit dari perbankan. Sejalan dengan pemantauan terhadap sektor-sektor terdampak dan potensi bertambahnya pengangguran, jelasnya.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Mesti Diusut sampai Dalangnya! Hal yang Ditakutkan jika Polisi Tak Tuntaskan Kasus Teror di Tempo

Mesti Diusut sampai Dalangnya! Hal yang Ditakutkan jika Polisi Tak Tuntaskan Kasus Teror di Tempo

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Laku Keras! Penawaran Lelang SUN Hari Ini Tembus Rp 83 T

Laku Keras! Penawaran Lelang SUN Hari Ini Tembus Rp 83 T

2021-07-06
Dulu Jual Ke Michelin, Pieter Tanuri Kok Masuk Lagi ke MASA?

Dulu Jual Ke Michelin, Pieter Tanuri Kok Masuk Lagi ke MASA?

2022-03-03
Tembakau Alternatif jadi Opsi Tekan Kebiasaan Merokok

Tembakau Alternatif jadi Opsi Tekan Kebiasaan Merokok

2025-01-07
Gaji di Bawah Rp 10 Juta Bebas Pajak, Pemerintah Siapkan Aturan Baru

Gaji di Bawah Rp 10 Juta Bebas Pajak, Pemerintah Siapkan Aturan Baru

2025-10-03
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25
Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.