• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Mei 30, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

    Apa Itu EORMC? Artikel Ini Menjelaskan Model Bisnis, Matriks Produk, dan Posisi Pasarnya

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi

Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-02-27
0

Baca 10 detik

Habib Jafar menyampaikan Ramadan melatih empati sosial melalui rasa lapar dan haus yang memicu kepedulian pada sesama.
Rezeki dipahami lebih luas dari materi saja, mencakup kesehatan, waktu, dan kehadiran sebagai kekayaan penting.
Kekayaan sejati adalah kekayaan mental dan hati, yang membutuhkan penataan ulang standar sukses diri menuju rasa cukup.

wmhg.org – Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum menata ulang cara pandang terhadap hidup, rezeki, dan kepedulian. Pesan inilah yang ditekankan penulis sekaligus pendakwah Husein Jafar Al Hadar dalam tausiah bertajuk “Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan cuma Kaya Materi” dalam rangkaian acara Ramadan Baik Bersama Katadata di Taman Literasi Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

Dalam pemaparannya, sosok yang akrab disapa Habib Jafar itu mengajak umat Muslim memahami puasa sebagai latihan empati sosial. Menurutnya, rasa lapar dan haus yang dialami selama Ramadan seharusnya menumbuhkan kepedulian terhadap mereka yang hidup dalam kekurangan.

“Puasa membuat kita merasakan lapar dan haus. Dari situ empati tumbuh. Kita jadi paham betapa beratnya menjadi orang yang kekurangan, dan karena itu kita diajak untuk tidak membiarkan orang lain merasakannya sendirian,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Ramadan bukan hanya soal menahan diri, tetapi juga tentang keluar dari pusat diri sendiri dan membuka ruang kepedulian yang lebih luas. Praktik berbagi, kata dia, tidak seharusnya berhenti pada simbol atau seremonial, melainkan lahir dari pengalaman empatik yang nyata dan berkelanjutan.

Habib Jafar juga mengingatkan bahwa makna rezeki sering kali disempitkan hanya pada materi. Padahal, rezeki memiliki dimensi yang jauh lebih luas.

“Rezeki itu tidak selalu harta. Kesehatan, waktu luang, dan iman adalah rezeki yang nilainya jauh lebih tinggi dari materi,” katanya.

Di tengah kehidupan urban yang serba sibuk, ia menyoroti bahwa kehadiran dan waktu bersama keluarga justru menjadi bentuk rezeki yang kerap diabaikan.

“Banyak keluarga bahagia bukan karena diberi uang, tapi karena diberi waktu. Kehadiran itu rezeki yang paling dibutuhkan hari ini,” tuturnya.

Lebih jauh, ia menyinggung kecenderungan masyarakat modern yang kerap mengukur nilai diri dari kepemilikan dan pencapaian. Menurutnya, persoalan utama sering kali bukan pada jumlah harta, melainkan pada mentalitas.

“Kekayaan sejati itu kekayaan mental, kekayaan hati,” ujar Habib Jafar.

Ia menambahkan, kepemilikan tanpa kesiapan mental justru dapat memicu kecemasan, perbandingan sosial, hingga dorongan untuk pamer. Karena itu, Ramadan menjadi momen refleksi untuk menata ulang standar sukses dan rasa cukup agar tidak terjebak pada standar semu yang melelahkan.

Menutup tausiahnya, Habib Jafar menekankan pentingnya perubahan yang dimulai dari pikiran dan niat.

“Segala sesuatu diawali dari pikiran dan niat. Kalau pikiran dan hati kita benar, hidup kita akan ikut tertata,” katanya.

Pesan ini menegaskan bahwa menjadi “kaya hati” adalah proses panjang membangun mentalitas cukup, empatik, dan hadir bagi sesama dari waktu ke waktu.

Diskusi tersebut menjadi bagian dari rangkaian Ramadan Baik Bersama Katadata yang juga mengajak audiens merefleksikan makna rezeki, kepemilikan, dan kehidupan di tengah realitas sosial yang kerap diwarnai peningkatan konsumsi selama bulan suci.

Dalam sambutannya, CCO Katadata Heri Susanto menyampaikan bahwa tema “kaya hati” dipilih sebagai refleksi atas kecenderungan masyarakat modern yang sering menilai diri dari capaian materi.

“Di era sekarang, kita sering terjebak dalam angka pencapaian atau status ekonomi. Padahal Ramadan mengajak kita berbenah dari fokus memiliki menjadi memaknai, dari hobi mengumpulkan menjadi semangat memberi, dan dari rasa takut kekurangan menjadi merasa tercukupi,” ujarnya.

Ia juga mengutip Surah Al-Baqarah ayat 245 untuk menegaskan bahwa memberi bukan berarti kehilangan, melainkan bentuk investasi spiritual dan sosial yang bernilai.

Selain tausiah, acara ini turut menghadirkan sesi diskusi Databoks by Katadata yang memaparkan tren zakat di Indonesia. Manajer Databoks Jamalianuri menjelaskan bahwa pencarian informasi terkait zakat dan donasi digital cenderung meningkat setiap Ramadan, seiring kemudahan akses dan transparansi kanal digital yang semakin diminati generasi muda.

“Literasi zakat meningkat seiring kemudahan akses informasi. Tantangannya adalah memastikan pemahaman publik tentang ke mana dana disalurkan dan dampak sosialnya,” ujarnya.

Sementara itu, VP Finance and Business Development Katadata Ivan Triyogo Priambodo menyoroti zakat sebagai instrumen dampak sosial yang berkelanjutan.

“Zakat bukan sekadar kewajiban individual, tetapi investasi sosial yang dampaknya bisa dirasakan lebih luas ketika dikelola dengan baik,” tuturnya.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post

Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, Siapkan Sejumlah Langkah Stabilisasi

BI Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, Siapkan Sejumlah Langkah Stabilisasi

2026-05-30
Purbaya Soal Anggaran MBG: Ada yang Bisa Lebih Efisien

Purbaya Soal Anggaran MBG: Ada yang Bisa Lebih Efisien

2026-05-27
Mantan Dubes RI untuk WTO: ASEAN di Titik Terendah Soal Integritas Regional

Mantan Dubes RI untuk WTO: ASEAN di Titik Terendah Soal Integritas Regional

2026-05-27
Saat AI Meledak, Pendiri JD.com Janji Lindungi 900 Ribu Karyawan

Saat AI Meledak, Pendiri JD.com Janji Lindungi 900 Ribu Karyawan

2026-05-30
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Kinerja Keuangan Tetap Kokoh, BRI Jaga Likuiditas dan Permodalan di Tengah Ketidakpastian Global

Kinerja Keuangan Tetap Kokoh, BRI Jaga Likuiditas dan Permodalan di Tengah Ketidakpastian Global

2026-05-30
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 29 Mei 2026: UBS Alami Penurunan Terbesar, Antam dan Galeri24?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 29 Mei 2026: UBS Alami Penurunan Terbesar, Antam dan Galeri24?

2026-05-30
Harga Emas Antam Hari Ini 29 Mei 2026 Lebih Mahal Rp 20 Ribu, Simak Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 29 Mei 2026 Lebih Mahal Rp 20 Ribu, Simak Daftar Lengkap di Sini

2026-05-30
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 Mei 2026: Termahal Sentuh Rp 2,4 Juta

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 29 Mei 2026: Termahal Sentuh Rp 2,4 Juta

2026-05-30

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Prediksi Harga Emas, Bisa Capai Level Ini di 2030

Prediksi Harga Emas, Bisa Capai Level Ini di 2030

2026-05-30
0
Pelemahan Rupiah Gerus Margin Importir

Pelemahan Rupiah Gerus Margin Importir

2026-05-30
0
Australia Tuntut Raksasa Manufaktur AS Rp 24,9 Triliun, Ada Apa?

Australia Tuntut Raksasa Manufaktur AS Rp 24,9 Triliun, Ada Apa?

2026-05-30
0
Curhat Pedagang Hewan Kurban Minim Pembeli saat Idul Adha 2026

Curhat Pedagang Hewan Kurban Minim Pembeli saat Idul Adha 2026

2026-05-30
0
Satu Juta Tiket Kereta Api Terjual Saat Libur Panjang Idul Adha 2026

Satu Juta Tiket Kereta Api Terjual Saat Libur Panjang Idul Adha 2026

2026-05-30
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Kinerja Keuangan Tetap Kokoh, BRI Jaga Likuiditas dan Permodalan di Tengah Ketidakpastian Global

Kinerja Keuangan Tetap Kokoh, BRI Jaga Likuiditas dan Permodalan di Tengah Ketidakpastian Global

2026-05-30
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 29 Mei 2026: UBS Alami Penurunan Terbesar, Antam dan Galeri24?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 29 Mei 2026: UBS Alami Penurunan Terbesar, Antam dan Galeri24?

2026-05-30

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.