• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Rabu, Oktober 21, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Anak Usaha Astra Perkuat Bisnis Otomotif, dari Elektrifikasi hingga Ekspansi Ekspor

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

    Brantas Abipraya Perkuat Bisnis Hunian Lewat Danantara Housing Expo 2026

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » NASIONAL » Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?

Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-02-16
0

Baca 10 detik
IPB University mengembangkan sea farming berbasis adat di Wakatobi, Sulawesi Tenggara, untuk mengatasi tekanan ekologis dan ekonomi nelayan.Program ini mengintegrasikan sains modern dengan kearifan lokal MHA Kadie Kapota, seperti praktik konservasi Parimparim.Implementasi awal mencakup pembangunan KJA budidaya ikan kerapu, menekankan tata kelola berbasis sosial dan budaya setempat.

wmhg.org – Wilayah pesisir Indonesia menghadapi tantangan yang tidak ringan. Tekanan penangkapan ikan berlebihan, perubahan iklim, serta terbatasnya pilihan mata pencaharian membuat banyak komunitas nelayan berada dalam posisi rentan—baik secara ekonomi maupun ekologis. Di sejumlah daerah, sumber daya laut yang menjadi tumpuan hidup masyarakat mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan.

Di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Institut Pertanian Bogor (IPB) University mencoba menjawab tantangan tersebut melalui pengembangan konsep sea farming berbasis adat. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi perikanan, tetapi juga pada penguatan tata kelola berbasis kearifan lokal.

Kepala Science Techno Park PKSPL IPB University, Muhammad Qustam Sahibuddin, menekankan bahwa pelibatan masyarakat hukum adat menjadi kunci keberhasilan. Menurutnya, keberlanjutan tidak cukup hanya dengan pendekatan teknis, tetapi perlu ditopang legitimasi sosial dan budaya.

Program ini dijalankan bersama PT PELNI (Persero) dan Masyarakat Hukum Adat (MHA) Kadie Kapota di Kecamatan Wangi-Wangi Selatan. Implementasi awalnya ditandai dengan pembangunan satu unit karamba jaring apung (KJA) berisi enam kotak untuk budidaya ikan kerapu. Model ini menjadi inti dari sistem sea farming berbasis marikultur yang dirancang untuk meningkatkan stok ikan sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem laut dangkal.

Namun, pendekatan ini tidak berdiri di ruang kosong. MHA Kadie Kapota selama ini telah memiliki praktik Parimparim—mekanisme buka-tutup kawasan perairan secara berkala untuk mencegah eksploitasi berlebihan, khususnya gurita. Praktik tersebut menunjukkan bahwa konservasi sebenarnya telah lama hidup dalam tradisi lokal.

IPB melihat titik temu antara sains modern dan sistem adat sebagai peluang. Pendampingan teknis dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) bersama PKSPL IPB, dengan tujuan memperkuat kapasitas masyarakat dalam budidaya, manajemen usaha, hingga tata kelola kelembagaan.

Meski demikian, tantangan tetap ada. Pengembangan budidaya laut membutuhkan konsistensi pendampingan, akses pasar, serta manajemen risiko agar tidak menimbulkan tekanan ekologis baru. Karena itu, program ini tidak hanya menekankan produksi, tetapi juga pemetaan sosial-ekonomi, penguatan kelembagaan adat, dan diversifikasi mata pencaharian.

Dengan pendekatan tersebut, sea farming diharapkan menjadi alternatif ekonomi yang mengurangi ketergantungan pada penangkapan liar sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya laut. Jika berhasil, model ini berpotensi direplikasi di wilayah pesisir lain dengan karakter serupa.

Upaya di Wakatobi menunjukkan bahwa pembangunan pesisir tidak harus memilih antara ekonomi dan konservasi. Dengan kolaborasi antara perguruan tinggi, BUMN, dan masyarakat adat, solusi dapat dirancang tanpa menghilangkan identitas budaya setempat. Tantangan pengelolaan laut memang kompleks, tetapi integrasi ilmu pengetahuan dan kearifan lokal membuka ruang bagi masa depan pesisir yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?

Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
IMF Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5,1%

IMF Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5,1%

2026-10-15
Citi: Persaingan Modal Global Makin Ketat, Pemerintah dan Swasta Berebut Dana

Citi: Persaingan Modal Global Makin Ketat, Pemerintah dan Swasta Berebut Dana

2026-10-17
Sertifikasi Halal Diundur hingga 2028, Ini Daftar Produk yang Dapat Pelonggaran

Sertifikasi Halal Diundur hingga 2028, Ini Daftar Produk yang Dapat Pelonggaran

2026-10-18
Harga Gas Industri Dikeluhkan Pengusaha, Menperin Buka Suara

Harga Gas Industri Dikeluhkan Pengusaha, Menperin Buka Suara

2026-10-15
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Perhiasan 19 Oktober 2026: Rincian Raja Emas dan Laku Emas

Harga Emas Perhiasan 19 Oktober 2026: Rincian Raja Emas dan Laku Emas

2026-10-20
Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini 19 Oktober 2026, Cek Rincian Lengkapnya!

Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini 19 Oktober 2026, Cek Rincian Lengkapnya!

2026-10-20
Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Oktober 2026: Antam, UBS, Galeri24

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 19 Oktober 2026: Antam, UBS, Galeri24

2026-10-20
Cek Harga Emas 24 Karat 19 Oktober 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

Cek Harga Emas 24 Karat 19 Oktober 2026 di Antam, Pegadaian hingga Hartadinata

2026-10-20

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Polisi Thailand Tangkap Warga China, Dugaan Transaksi Pencucian Uang Pakai Kripto

Polisi Thailand Tangkap Warga China, Dugaan Transaksi Pencucian Uang Pakai Kripto

2026-10-20
0
Harga Kripto 19 Oktober 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Menguat

Harga Kripto 19 Oktober 2026: Bitcoin dan Ethereum Kompak Menguat

2026-10-20
0
Sui Investasi US$ 30 Juta di DATA Network untuk Perkuat Infrastruktur AI

Sui Investasi US$ 30 Juta di DATA Network untuk Perkuat Infrastruktur AI

2026-10-20
0
Penasihat Aset Digital Gedung Putih Patrick Witt Mundur, Siapa Penggantinya?

Penasihat Aset Digital Gedung Putih Patrick Witt Mundur, Siapa Penggantinya?

2026-10-20
0
Pejabat Korsel Bertemu Pelaku Bursa Kripto di Tengah Desakan Tunda Pajak hingga 2029

Pejabat Korsel Bertemu Pelaku Bursa Kripto di Tengah Desakan Tunda Pajak hingga 2029

2026-10-20
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Perhiasan 19 Oktober 2026: Rincian Raja Emas dan Laku Emas

Harga Emas Perhiasan 19 Oktober 2026: Rincian Raja Emas dan Laku Emas

2026-10-20
Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini 19 Oktober 2026, Cek Rincian Lengkapnya!

Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini 19 Oktober 2026, Cek Rincian Lengkapnya!

2026-10-20

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.