• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Juli 4, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » INTERNASIONAL » Tak Semua Anggota BRICS Mendukung Tawaran Rusia untuk Dedolarisasi, Siapa Saja?

Tak Semua Anggota BRICS Mendukung Tawaran Rusia untuk Dedolarisasi, Siapa Saja?

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-10-27
0

Tak Semua Anggota BRICS Mendukung Tawaran Rusia untuk Dedolarisasi, Siapa Saja?

wmhg.org – JAKARTA. BRICS, yang terdiri dari Brazil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan, terus menarik perhatian dunia dalam langkah-langkah ekonominya yang signifikan, terutama mengenai upaya de-dolarisasi.

Meskipun terdapat persatuan yang ditunjukkan dalam pertemuan di Kazan, Rusia, perbedaan geopolitik di antara anggota BRICS terkait nilai de-dolarisasi masih terlihat jelas.

Perbedaan ini bahkan berpotensi semakin mencuat dengan adanya rencana ekspansi blok ini, yang kini melibatkan negara-negara baru seperti Iran, Mesir, Ethiopia, dan Uni Emirat Arab.

Ekspansi Anggota BRICS dan Peran Negara Mitra dalam De-Dolarisasi

Ekspansi anggota BRICS yang terbaru mencerminkan keseriusan blok ini untuk memperluas pengaruhnya di kancah global.

Selain anggota baru, terdapat 13 negara yang diundang sebagai negara mitra yang diharapkan dapat mendukung agenda bersama, termasuk di bidang lingkungan, reformasi keuangan, dan resolusi konflik global.

Namun, di antara negara-negara BRICS dan mitra-mitranya, terdapat perbedaan kepentingan yang signifikan, khususnya dalam hal de-dolarisasi.

Langkah ini berusaha mengurangi dominasi dolar AS dalam transaksi internasional.

Meskipun Rusia aktif mendorong de-dolarisasi, tidak semua anggota baru BRICS menunjukkan antusiasme yang sama.

Beberapa di antaranya masih merasa perlu menjaga stabilitas ekonomi domestik yang didukung oleh transaksi dolar.

Kolaborasi dalam Isu Lingkungan dan Reformasi Finansial

Selain upaya de-dolarisasi, para pemimpin BRICS juga menekankan pentingnya kerja sama dalam menjaga lingkungan.

Ini terlihat dari pernyataan Presiden Xi Jinping dan Presiden Vladimir Putin yang menunjukkan kesepahaman dalam penanganan isu-isu terkait perlindungan lingkungan.

BRICS menargetkan berbagai program untuk mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas industri, sambil mendorong standar produksi yang berkelanjutan di seluruh anggota.

Dalam reformasi finansial, negara-negara BRICS juga mendorong perubahan yang lebih adil dalam struktur global, termasuk peran lembaga keuangan seperti IMF dan Bank Dunia yang dianggap perlu direformasi.

Dialog Tertutup Xi Jinping dan Vladimir Putin: Apa yang Menjadi Fokus?

Dalam pertemuan Kazan, Xi Jinping dan Vladimir Putin terlihat mengadakan dialog singkat yang menimbulkan spekulasi mengenai topik yang dibahas.

Menurut Sarang Shidore, Direktur Program Global South di Quincy Institute for Responsible Statecraft, pertemuan tersebut kemungkinan membahas isu-isu penting seperti proteksionisme hijau dan stagnasi yang terjadi di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Dialog ini memberikan petunjuk bahwa Cina dan Rusia, sebagai negara dengan kekuatan ekonomi dan politik signifikan di BRICS, memiliki peran sentral dalam menetapkan arah kebijakan blok ini.

Komitmen mereka untuk bekerja sama dalam isu-isu global yang lebih besar menunjukkan adanya upaya untuk memperkuat posisi BRICS sebagai alternatif dari blok ekonomi yang didominasi negara-negara Barat.

Tantangan dan Masa Depan BRICS dalam De-Dolarisasi

Upaya de-dolarisasi oleh BRICS bukanlah hal yang mudah. Blok ini masih menghadapi tantangan dari dominasi dolar dalam perdagangan internasional dan pasar finansial global.

Meskipun beberapa anggota, terutama Rusia, berusaha keras mengurangi ketergantungan pada dolar, proses ini memerlukan waktu dan penyesuaian besar.

Selain itu, tidak semua anggota baru, seperti Iran dan Mesir, memiliki infrastruktur ekonomi yang siap untuk mengadopsi de-dolarisasi penuh dalam waktu dekat.

BRICS dihadapkan pada tugas berat untuk merumuskan strategi kolektif yang dapat mengakomodasi kepentingan seluruh anggotanya, sembari menjaga kohesi dan efektivitas blok.

Dengan latar belakang ekonomi dan kepentingan nasional yang beragam, integrasi penuh terhadap agenda de-dolarisasi akan membutuhkan pendekatan diplomasi yang cermat.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Dekatkan Layanan ke Nasabah, BRI Life Corner Diresmikan di 2 RS Bandung

Dekatkan Layanan ke Nasabah, BRI Life Corner Diresmikan di 2 RS Bandung

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Hilirisasi Emas Indonesia Paling Lengkap, dari Tambang hingga Produk Keuangan

Hilirisasi Emas Indonesia Paling Lengkap, dari Tambang hingga Produk Keuangan

2026-03-09
Tembakau Alternatif jadi Opsi Tekan Kebiasaan Merokok

Tembakau Alternatif jadi Opsi Tekan Kebiasaan Merokok

2025-01-07
Purbaya Usul Anggaran Kemenkeu Rp 52 Triliun di 2026, Paling Besar Buat Pelayanan Umum

Purbaya Usul Anggaran Kemenkeu Rp 52 Triliun di 2026, Paling Besar Buat Pelayanan Umum

2025-09-12
Kabar Gembira! BLT Rp 30 Triliun Mulai Ditransfer Minggu Depan

Kabar Gembira! BLT Rp 30 Triliun Mulai Ditransfer Minggu Depan

2025-10-19
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25
Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.