• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Juli 5, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » INTERNASIONAL » Inggris Tinjau Kembali Aturan Soal Media Sosial Pasca Kerusuhan

Inggris Tinjau Kembali Aturan Soal Media Sosial Pasca Kerusuhan

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-10
0

Inggris Tinjau Kembali Aturan Soal Media Sosial Pasca Kerusuhan

wmhg.org – LONDON. Pemerintah Inggris kini tengah mempertimbangkan perubahan terhadap Undang-Undang Keamanan Online (Online Safety Act) setelah terjadi serangkaian kerusuhan yang dipicu oleh informasi palsu secara daring.

Kerusuhan tersebut, yang melibatkan tindakan rasis dan kekerasan, menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk meninjau kembali regulasi yang ada guna menanggulangi masalah-masalah yang timbul dari penggunaan media sosial.

Pentingnya Undang-Undang Keamanan Online

Undang-Undang Keamanan Online yang disahkan pada bulan Oktober lalu, dan direncanakan akan diberlakukan pada awal tahun depan, memberikan wewenang kepada pemerintah Inggris untuk mengenakan denda kepada perusahaan media sosial hingga 10% dari omset global mereka jika mereka terbukti melanggar ketentuan.

Saat ini, denda hanya dikenakan jika perusahaan gagal mengawasi konten ilegal, seperti hasutan kekerasan atau ujaran kebencian. Namun, perubahan yang diusulkan dapat memperluas cakupan sanksi dengan memungkinkan Ofcom memberikan hukuman jika perusahaan membiarkan konten legal tetapi berbahaya, seperti informasi yang salah, berkembang tanpa kontrol.

Pemerintah Inggris yang baru dipimpin oleh Partai Buruh kini mewarisi undang-undang ini dari pemerintahan Konservatif sebelumnya.

Pemerintahan Konservatif menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menyempurnakan undang-undang ini dengan tujuan menyeimbangkan hak kebebasan berbicara dengan kekhawatiran tentang bahaya yang ditimbulkan oleh konten online.

Survei yang dirilis oleh YouGov pada hari Jumat menunjukkan bahwa dua pertiga (66%) dari lebih dari 2.000 orang dewasa yang disurvei merasa bahwa perusahaan media sosial harus bertanggung jawab atas posting yang menghasut perilaku kriminal.

Lebih lanjut, 70% responden merasa bahwa perusahaan media sosial tidak diatur secara memadai, dan 71% berpendapat bahwa mereka tidak melakukan cukup banyak untuk menangkal informasi yang salah selama kerusuhan berlangsung.

Menteri Kabinet Nick Thomas-Symonds menyatakan bahwa pemerintah akan meninjau kembali kerangka undang-undang tersebut. “Ada aspek-aspek dari Undang-Undang Keamanan Online yang jelas belum berlaku. Kami siap membuat perubahan jika diperlukan,” ujarnya dalam wawancara dengan Sky News.

Sadiq Khan, Walikota London, juga mengungkapkan bahwa Undang-Undang Keamanan Online perlu diperbarui setelah kerusuhan tersebut.

“Saya pikir apa yang perlu dilakukan pemerintah dengan sangat cepat adalah memeriksa apakah undang-undang ini sesuai dengan tujuannya. Saya pikir undang-undang ini tidak sesuai dengan tujuannya,” katanya dalam wawancara dengan Guardian.

Baca Juga: Kerusuhan di Inggris, Tersulut Unggahan Provokatif di Media Sosial

Konteks Kerusuhan

Kerusuhan menyebar di seluruh Inggris minggu lalu setelah postingan online yang salah mengidentifikasi pelaku pembunuhan tiga gadis muda dalam serangan pisau pada 29 Juli sebagai seorang migran Muslim.

Saat para perusuh bentrok dengan polisi di beberapa kota, pemilik X, Elon Musk, juga menggunakan platformnya untuk membagikan informasi yang menyesatkan kepada jutaan pengikutnya, termasuk sebuah posting yang menyarankan bahwa perang saudara adalah tak terhindarkan di Inggris.

Juru bicara Perdana Menteri Keir Starmer menyatakan bahwa tidak ada justifikasi untuk komentar semacam itu.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Mandiri Agen Tingkatkan Akses Layanan Keuangan Masyarakat di Wilayah 3T

Mandiri Agen Tingkatkan Akses Layanan Keuangan Masyarakat di Wilayah 3T

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Kopdes Merah Putih Diluncurkan Hari Ini 21 Juli 2025, Menkop: Koperasi di Indonesia Memasuki Babak Baru

Kopdes Merah Putih Diluncurkan Hari Ini 21 Juli 2025, Menkop: Koperasi di Indonesia Memasuki Babak Baru

2025-07-22
Pasar Pantau Perang Ukraina-Rusia, Dow Futures Melemah Tipis

Pasar Pantau Perang Ukraina-Rusia, Dow Futures Melemah Tipis

2022-03-03
Ini Dia Pilihan Investasi Tahan Inflasi Ala Warren Buffett

Ini Dia Pilihan Investasi Tahan Inflasi Ala Warren Buffett

2023-08-23
Daftar Kota di Indonesia yang Lolos Middle Income Trap

Daftar Kota di Indonesia yang Lolos Middle Income Trap

2024-07-25
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25
Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.