• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, September 3, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Bahlil: Penerapan B50 Mulai 1 Juli 2026, Bisa Ada Penyesuaian Jika Terkendala

    Bahlil: Penerapan B50 Mulai 1 Juli 2026, Bisa Ada Penyesuaian Jika Terkendala

    Ada Rencana Kenaikan Royalti Mineral, Pelaku Usaha Khawatir Investasi Terganggu

    Ada Rencana Kenaikan Royalti Mineral, Pelaku Usaha Khawatir Investasi Terganggu

    Intip Strategi Mitigasi Aneka Tambang (ANTM) Saat Tarif Royalti Mineral Disesuaikan

    Intip Strategi Mitigasi Aneka Tambang (ANTM) Saat Tarif Royalti Mineral Disesuaikan

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Bahlil: Penerapan B50 Mulai 1 Juli 2026, Bisa Ada Penyesuaian Jika Terkendala

    Bahlil: Penerapan B50 Mulai 1 Juli 2026, Bisa Ada Penyesuaian Jika Terkendala

    Ada Rencana Kenaikan Royalti Mineral, Pelaku Usaha Khawatir Investasi Terganggu

    Ada Rencana Kenaikan Royalti Mineral, Pelaku Usaha Khawatir Investasi Terganggu

    Intip Strategi Mitigasi Aneka Tambang (ANTM) Saat Tarif Royalti Mineral Disesuaikan

    Intip Strategi Mitigasi Aneka Tambang (ANTM) Saat Tarif Royalti Mineral Disesuaikan

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » INTERNASIONAL » Google Nonaktifkan Akun AdSense yang Berbasis di Rusia

Google Nonaktifkan Akun AdSense yang Berbasis di Rusia

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-12
0

Google Nonaktifkan Akun AdSense yang Berbasis di Rusia

wmhg.org -JAKARTA. Google, perusahaan teknologi multinasional yang dikenal luas, baru-baru ini mengumumkan keputusan penting terkait layanan AdSense mereka di Rusia. Keputusan ini mengarah pada dampak signifikan bagi pemilik situs web dan pembuat konten yang mengandalkan platform iklan Google untuk monetisasi.

Google AdSense adalah layanan yang memungkinkan pemilik situs web dan konten, termasuk YouTube, untuk menghasilkan pendapatan dari penempatan iklan yang dikelola oleh Google.

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, situasi politik dan ekonomi yang tidak stabil di Rusia telah memengaruhi operasional perusahaan. Seiring dengan perkembangan terbaru, Google memutuskan untuk menonaktifkan akun-akun AdSense yang berada di Rusia.

Menurut pernyataan juru bicara Google, keputusan ini diambil karena situasi yang sedang berkembang di Rusia yang mengakibatkan ketidakmampuan untuk melakukan pembayaran kepada pengguna layanan iklan di negara tersebut.

Karena perkembangan yang sedang berlangsung di Rusia, kami tidak lagi dapat melakukan pembayaran kepada akun AdSense yang berbasis di Rusia yang telah berhasil terus memonetisasi lalu lintas di luar Rusia, ungkap juru bicara tersebut.

Akun-akun ini akan dinonaktifkan secara efektif pada Agustus 2024.

Dampak Terhadap Pengguna AdSense di Rusia

Google telah mengirimkan pesan kepada akun-akun yang tersisa untuk memberitahukan keputusan ini. Pesan tersebut menyebutkan bahwa pendapatan untuk bulan Juli akan disalurkan sekitar tanggal 21–26 Agustus, asalkan tidak ada penahanan pembayaran aktif dan memenuhi ambang batas pembayaran minimum.

Langkah ini merupakan bentuk upaya Google untuk memastikan proses transisi yang lancar bagi pengguna yang terdampak.

Namun, langkah ini tidak menghindarkan Google dari kritik. Beberapa pihak di Rusia menyalahkan Google atas penurunan kecepatan di platform YouTube, dengan klaim bahwa Google gagal memperbarui peralatannya sejak invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022.

Google dan para ahli teknologi membantah klaim tersebut, menyatakan bahwa penurunan kecepatan bukan disebabkan oleh kegagalan teknis tetapi lebih kepada kendala operasional yang kompleks.

Baca Juga: Mantan CEO YouTube, Susan Wojcicki Meninggal Dunia Karena Kanker Paru-Paru

Tekanan dan Kontroversi

Google telah menghadapi tekanan di Rusia selama beberapa tahun terakhir, terutama terkait dengan konten yang dianggap ilegal oleh Moskow. YouTube, sebagai platform yang relatif bebas dalam hal ekspresi online, telah menjadi target utama pengawasan dan pembatasan.

Meski begitu, Google tetap mempertahankan kebijakan untuk menangguhkan iklan pada konten yang mengeksploitasi, mengabaikan, atau mendukung perang Rusia di Ukraina. Hingga saat ini, Google telah memblokir lebih dari 1.000 saluran YouTube, termasuk saluran berita yang didukung negara, serta lebih dari 5,5 juta video.

Tindakan ini juga diikuti oleh undang-undang Rusia yang melarang iklan pada publikasi yang dikelola oleh agen asing, sebuah label yang diberikan kepada politikus anti-Kremlin, aktivis, dan media.

Anton Gorelkin, wakil ketua komite parlemen Rusia tentang kebijakan informasi, menuduh Google mendukung pembagian ruang online menjadi kami dan mereka. Google terus memisahkan warga berdasarkan kebangsaan, sepenuhnya menutup kemungkinan monetisasi untuk warga Rusia, kata Gorelkin melalui Telegram.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Dapatkan Kopi Kekinian Gratis dengan Buka Tabungan Lewat Digital CS BRI, Grab it Fast!

Dapatkan Kopi Kekinian Gratis dengan Buka Tabungan Lewat Digital CS BRI, Grab it Fast!

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Tren Kurs Rupiah Terhadap Dolar AS, Rekor Terbaik Terjadi 25 Tahun Lalu

Tren Kurs Rupiah Terhadap Dolar AS, Rekor Terbaik Terjadi 25 Tahun Lalu

2024-09-23
Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia pada Agustus 2026

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia pada Agustus 2026

2026-08-14
BPS: Neraca Dagang Indonesia Surplus Rp 2,12 Triliun pada Juli 2026

BPS: Neraca Dagang Indonesia Surplus Rp 2,12 Triliun pada Juli 2026

2026-09-02
KAI Gandeng Pemda Bali Kaji Rencana Trem Listrik Bandara-Canggu

KAI Gandeng Pemda Bali Kaji Rencana Trem Listrik Bandara-Canggu

2026-09-03
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Loyo Tersengat Lonjakan Dolar AS

Harga Emas Hari Ini Loyo Tersengat Lonjakan Dolar AS

2026-09-03
Harga Emas Antam Hari Ini 2 September 2026 Anjlok Rp 40.000, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 2 September 2026 Anjlok Rp 40.000, Cek Rincian di Sini

2026-09-03
Harga Emas Pegadaian 2 September 2026: Galeri24 dan UBS Sentuh Rp 2,5 Juta

Harga Emas Pegadaian 2 September 2026: Galeri24 dan UBS Sentuh Rp 2,5 Juta

2026-09-03
Harga Emas Perhiasan 2 September 2026: Termahal Sentuh Rp 2,4 Juta

Harga Emas Perhiasan 2 September 2026: Termahal Sentuh Rp 2,4 Juta

2026-09-03

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Transaksi Kripto Indonesia Turun 28%, Tapi Jumlah Investor Tembus 22,93 Juta

Transaksi Kripto Indonesia Turun 28%, Tapi Jumlah Investor Tembus 22,93 Juta

2026-09-03
0
Harga Kripto 2 September 2026: Bitcoin Tertekan, Solana Pimpin Koreksi

Harga Kripto 2 September 2026: Bitcoin Tertekan, Solana Pimpin Koreksi

2026-09-03
0
10 Peretasan Kripto Terbesar pada Agustus 2026

10 Peretasan Kripto Terbesar pada Agustus 2026

2026-09-03
0
21 Institusi Keuangan Dunia Bentuk Perusahaan Stablecoin, Meluncur 2027

21 Institusi Keuangan Dunia Bentuk Perusahaan Stablecoin, Meluncur 2027

2026-09-03
0
Tether Digugat di New York Gegara Bekukan USDT Senilai Rp 752 Miliar

Tether Digugat di New York Gegara Bekukan USDT Senilai Rp 752 Miliar

2026-09-03
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Loyo Tersengat Lonjakan Dolar AS

Harga Emas Hari Ini Loyo Tersengat Lonjakan Dolar AS

2026-09-03
Harga Emas Antam Hari Ini 2 September 2026 Anjlok Rp 40.000, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 2 September 2026 Anjlok Rp 40.000, Cek Rincian di Sini

2026-09-03

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.