• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, September 12, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Indonesia Kecualikan Nikel Pig Iron & Beberapa Produk Sawit dari Sentralisasi Ekspor

    Indonesia Kecualikan Nikel Pig Iron & Beberapa Produk Sawit dari Sentralisasi Ekspor

    Danantara Pastikan Hormati Kontrak Ekspor, tetapi Harga Akan Ditinjau Ulang

    Danantara Pastikan Hormati Kontrak Ekspor, tetapi Harga Akan Ditinjau Ulang

    Harga Minyak Tembus US$ 117,31 per Barel, Harga Pertalite dan Pertamax Tetap Ditahan?

    Harga Minyak Tembus US$ 117,31 per Barel, Harga Pertalite dan Pertamax Tetap Ditahan?

    Pengusaha Listrik Swasta Usul Eksekusi Proyek PLTS 100 GW Secara Bertahap & Realistis

    Pengusaha Listrik Swasta Usul Eksekusi Proyek PLTS 100 GW Secara Bertahap & Realistis

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Indonesia Kecualikan Nikel Pig Iron & Beberapa Produk Sawit dari Sentralisasi Ekspor

    Indonesia Kecualikan Nikel Pig Iron & Beberapa Produk Sawit dari Sentralisasi Ekspor

    Danantara Pastikan Hormati Kontrak Ekspor, tetapi Harga Akan Ditinjau Ulang

    Danantara Pastikan Hormati Kontrak Ekspor, tetapi Harga Akan Ditinjau Ulang

    Harga Minyak Tembus US$ 117,31 per Barel, Harga Pertalite dan Pertamax Tetap Ditahan?

    Harga Minyak Tembus US$ 117,31 per Barel, Harga Pertalite dan Pertamax Tetap Ditahan?

    Pengusaha Listrik Swasta Usul Eksekusi Proyek PLTS 100 GW Secara Bertahap & Realistis

    Pengusaha Listrik Swasta Usul Eksekusi Proyek PLTS 100 GW Secara Bertahap & Realistis

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » INTERNASIONAL » Google Nonaktifkan Akun AdSense yang Berbasis di Rusia

Google Nonaktifkan Akun AdSense yang Berbasis di Rusia

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-12
0

Google Nonaktifkan Akun AdSense yang Berbasis di Rusia

wmhg.org -JAKARTA. Google, perusahaan teknologi multinasional yang dikenal luas, baru-baru ini mengumumkan keputusan penting terkait layanan AdSense mereka di Rusia. Keputusan ini mengarah pada dampak signifikan bagi pemilik situs web dan pembuat konten yang mengandalkan platform iklan Google untuk monetisasi.

Google AdSense adalah layanan yang memungkinkan pemilik situs web dan konten, termasuk YouTube, untuk menghasilkan pendapatan dari penempatan iklan yang dikelola oleh Google.

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, situasi politik dan ekonomi yang tidak stabil di Rusia telah memengaruhi operasional perusahaan. Seiring dengan perkembangan terbaru, Google memutuskan untuk menonaktifkan akun-akun AdSense yang berada di Rusia.

Menurut pernyataan juru bicara Google, keputusan ini diambil karena situasi yang sedang berkembang di Rusia yang mengakibatkan ketidakmampuan untuk melakukan pembayaran kepada pengguna layanan iklan di negara tersebut.

Karena perkembangan yang sedang berlangsung di Rusia, kami tidak lagi dapat melakukan pembayaran kepada akun AdSense yang berbasis di Rusia yang telah berhasil terus memonetisasi lalu lintas di luar Rusia, ungkap juru bicara tersebut.

Akun-akun ini akan dinonaktifkan secara efektif pada Agustus 2024.

Dampak Terhadap Pengguna AdSense di Rusia

Google telah mengirimkan pesan kepada akun-akun yang tersisa untuk memberitahukan keputusan ini. Pesan tersebut menyebutkan bahwa pendapatan untuk bulan Juli akan disalurkan sekitar tanggal 21–26 Agustus, asalkan tidak ada penahanan pembayaran aktif dan memenuhi ambang batas pembayaran minimum.

Langkah ini merupakan bentuk upaya Google untuk memastikan proses transisi yang lancar bagi pengguna yang terdampak.

Namun, langkah ini tidak menghindarkan Google dari kritik. Beberapa pihak di Rusia menyalahkan Google atas penurunan kecepatan di platform YouTube, dengan klaim bahwa Google gagal memperbarui peralatannya sejak invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022.

Google dan para ahli teknologi membantah klaim tersebut, menyatakan bahwa penurunan kecepatan bukan disebabkan oleh kegagalan teknis tetapi lebih kepada kendala operasional yang kompleks.

Baca Juga: Mantan CEO YouTube, Susan Wojcicki Meninggal Dunia Karena Kanker Paru-Paru

Tekanan dan Kontroversi

Google telah menghadapi tekanan di Rusia selama beberapa tahun terakhir, terutama terkait dengan konten yang dianggap ilegal oleh Moskow. YouTube, sebagai platform yang relatif bebas dalam hal ekspresi online, telah menjadi target utama pengawasan dan pembatasan.

Meski begitu, Google tetap mempertahankan kebijakan untuk menangguhkan iklan pada konten yang mengeksploitasi, mengabaikan, atau mendukung perang Rusia di Ukraina. Hingga saat ini, Google telah memblokir lebih dari 1.000 saluran YouTube, termasuk saluran berita yang didukung negara, serta lebih dari 5,5 juta video.

Tindakan ini juga diikuti oleh undang-undang Rusia yang melarang iklan pada publikasi yang dikelola oleh agen asing, sebuah label yang diberikan kepada politikus anti-Kremlin, aktivis, dan media.

Anton Gorelkin, wakil ketua komite parlemen Rusia tentang kebijakan informasi, menuduh Google mendukung pembagian ruang online menjadi kami dan mereka. Google terus memisahkan warga berdasarkan kebangsaan, sepenuhnya menutup kemungkinan monetisasi untuk warga Rusia, kata Gorelkin melalui Telegram.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Dapatkan Kopi Kekinian Gratis dengan Buka Tabungan Lewat Digital CS BRI, Grab it Fast!

Dapatkan Kopi Kekinian Gratis dengan Buka Tabungan Lewat Digital CS BRI, Grab it Fast!

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Purbaya Bakal Pakai AI untuk Kejar Pajak

Purbaya Bakal Pakai AI untuk Kejar Pajak

2026-09-11
Dua Langkah Mudah Langganan Business Insight dengan Subscribe with Google

Dua Langkah Mudah Langganan Business Insight dengan Subscribe with Google

2024-08-30
Gaji PM Singapura 4 Kali Presiden Swiss, 7 Kali Presiden AS

Gaji PM Singapura 4 Kali Presiden Swiss, 7 Kali Presiden AS

2026-09-11
50 Ribu Buruh Gelar Aksi 30 Daerah Kawal RUU Ketenagakerjaan 10 September 2026

50 Ribu Buruh Gelar Aksi 30 Daerah Kawal RUU Ketenagakerjaan 10 September 2026

2026-09-11
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Tembus US$ 4.400, Pasar Menanti Data Inflasi AS

Harga Emas Tembus US$ 4.400, Pasar Menanti Data Inflasi AS

2026-09-11
Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 10 September 2026, Cek yang Termurah!

Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 10 September 2026, Cek yang Termurah!

2026-09-11
Harga Emas Antam Naik Rp 15.000, Buyback Jadi Rp 2,475 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Rp 15.000, Buyback Jadi Rp 2,475 Juta per Gram

2026-09-11
Harga Emas Pegadaian 10 September 2026, Antam dan UBS Naik

Harga Emas Pegadaian 10 September 2026, Antam dan UBS Naik

2026-09-11

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Bos Tokocrypto: Pasar Kripto Indonesia Masih Dipandang Sebelah Mata

Bos Tokocrypto: Pasar Kripto Indonesia Masih Dipandang Sebelah Mata

2026-09-11
0
Harga Kripto Hari Ini: Bitcoin Naik 0,45%, Zcash Terbang 52% Sepekan

Harga Kripto Hari Ini: Bitcoin Naik 0,45%, Zcash Terbang 52% Sepekan

2026-09-11
0
Zcash Meroket 120% Sebulan, Investor Mulai Lirik Pepeto

Zcash Meroket 120% Sebulan, Investor Mulai Lirik Pepeto

2026-09-11
0
Iran Izinkan Eksportir Gunakan Bitcoin dan Tether di Tengah Sanksi AS

Iran Izinkan Eksportir Gunakan Bitcoin dan Tether di Tengah Sanksi AS

2026-09-11
0
GameStop Berpotensi Alami Rugi Rp 1,3 Triliun Terkait Aset Digital

GameStop Berpotensi Alami Rugi Rp 1,3 Triliun Terkait Aset Digital

2026-09-11
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Tembus US$ 4.400, Pasar Menanti Data Inflasi AS

Harga Emas Tembus US$ 4.400, Pasar Menanti Data Inflasi AS

2026-09-11
Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 10 September 2026, Cek yang Termurah!

Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini 10 September 2026, Cek yang Termurah!

2026-09-11

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.