• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, Juli 3, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » INTERNASIONAL » Apakah TikTok Akan Diblokir Bulan Ini? Fakta Jelang Sidang Mahkamah Agung

Apakah TikTok Akan Diblokir Bulan Ini? Fakta Jelang Sidang Mahkamah Agung

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-01-08
0

Apakah TikTok Akan Diblokir Bulan Ini? Fakta Jelang Sidang Mahkamah Agung

wmhg.org – JAKARTA. TikTok, salah satu platform media sosial paling populer di dunia, menghadapi ancaman larangan di Amerika Serikat.

Pemerintah AS mengklaim bahwa kepemilikan TikTok oleh perusahaan China, ByteDance, menimbulkan risiko keamanan nasional.

Ancaman ini mengemuka karena kekhawatiran bahwa data pengguna Amerika dapat diakses oleh pemerintah China.

Presiden Joe Biden telah menandatangani undang-undang pada April 2024 yang memberikan tenggat waktu hingga 19 Januari 2025 bagi ByteDance untuk menjual aplikasi tersebut.

Jika tidak terpenuhi, TikTok akan dilarang sepenuhnya di AS, termasuk akses melalui penyedia layanan internet.

Baca Juga: Kreator TikTok Dihantui Ketidakpastian Jelang Keputusan Terkait Pelarangan Platform

Sidang Mahkamah Agung dan Permohonan TikTok

ByteDance telah mengajukan permohonan ke Mahkamah Agung AS untuk membatalkan putusan Pengadilan Banding Distrik Columbia, yang menyatakan bahwa pembatasan terhadap TikTok dapat dibenarkan demi alasan keamanan nasional.

Sidang Mahkamah Agung dijadwalkan berlangsung pada 10 Januari 2025, hanya beberapa hari sebelum larangan diberlakukan.

TikTok berargumen bahwa undang-undang tersebut melanggar hak kebebasan berbicara, sebagaimana dijamin oleh Konstitusi AS. Namun, pemerintah AS bersikukuh bahwa ancaman terhadap keamanan nasional lebih prioritas dibandingkan hak tersebut.

Dampak Larangan TikTok bagi Pengguna dan Ekonomi AS

TikTok memiliki lebih dari 170 juta pengguna di Amerika Serikat. Berdasarkan laporan Pew Research Center, sekitar sepertiga orang dewasa di AS menggunakan TikTok, dengan 59% di antaranya berusia di bawah 30 tahun.

Mayoritas pengguna menggunakan platform ini untuk hiburan, terutama karena algoritmanya yang inovatif.

TikTok mempekerjakan sekitar 7.000 karyawan di AS. Jika larangan diberlakukan, nasib ribuan pekerjaan ini berada dalam ketidakpastian, sehingga menimbulkan implikasi besar bagi ekonomi lokal.

Baca Juga: Trump Bakal Selamatkan TikTok, Abaikan Ancaman Keamanan Nasional?

Potensi Akuisisi TikTok dan Kendala yang Dihadapi

Meskipun China menentang penjualan TikTok, beberapa investor AS telah menunjukkan minat untuk membeli aplikasi tersebut.

Salah satu kandidat potensial adalah Frank McCourt, pendiri Project Liberty, yang mengklaim telah menerima komitmen verbal hingga $20 miliar untuk pembelian TikTok.

Namun, kesepakatan ini menghadapi kendala besar, termasuk penolakan China untuk menyertakan algoritma TikTok sebagai bagian dari transaksi.

Posisi Donald Trump Terkait TikTok

Sebagai Presiden AS terpilih yang akan menjabat mulai 20 Januari 2025, Donald Trump memiliki pengaruh besar terhadap masa depan TikTok. Meskipun pada masa jabatan sebelumnya ia berupaya melarang TikTok, Trump baru-baru ini menunjukkan sikap yang lebih lunak.

Dalam sebuah konferensi pers pada Desember 2024, Trump menyatakan bahwa TikTok telah memberikan dampak positif dalam membangun dukungan dari pemilih muda.

Namun, hingga saat ini, tidak ada keputusan resmi dari tim Trump mengenai langkah yang akan diambil terhadap aplikasi ini setelah ia menjabat kembali.

Baca Juga: Senator Desak Biden Perpanjang Tenggat 90 Hari untuk TikTok di AS

Mengapa Pemerintah AS Menganggap TikTok Sebagai Ancaman Keamanan Nasional

Pemerintah AS menyatakan bahwa ByteDance, yang berbasis di Beijing, berpotensi membagikan data pengguna Amerika kepada pemerintah China. Hal ini dianggap sebagai ancaman serius terhadap keamanan nasional, kebijakan luar negeri, dan ekonomi AS.

Pada 2020, Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif untuk melarang TikTok, namun kebijakan ini tidak pernah diterapkan. Di sisi lain, Presiden Joe Biden mencabut larangan tersebut pada 2021, tetapi mengeluarkan perintah baru yang tetap menyoroti ancaman yang ditimbulkan oleh ByteDance.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Banyak Kritik, Jubir Presiden Sebut Ini Fokus Program Makan Bergizi Gratis

Banyak Kritik, Jubir Presiden Sebut Ini Fokus Program Makan Bergizi Gratis

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Hilirisasi Emas Indonesia Paling Lengkap, dari Tambang hingga Produk Keuangan

Hilirisasi Emas Indonesia Paling Lengkap, dari Tambang hingga Produk Keuangan

2026-03-09
Tembakau Alternatif jadi Opsi Tekan Kebiasaan Merokok

Tembakau Alternatif jadi Opsi Tekan Kebiasaan Merokok

2025-01-07
Purbaya Usul Anggaran Kemenkeu Rp 52 Triliun di 2026, Paling Besar Buat Pelayanan Umum

Purbaya Usul Anggaran Kemenkeu Rp 52 Triliun di 2026, Paling Besar Buat Pelayanan Umum

2025-09-12
Kabar Gembira! BLT Rp 30 Triliun Mulai Ditransfer Minggu Depan

Kabar Gembira! BLT Rp 30 Triliun Mulai Ditransfer Minggu Depan

2025-10-19
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25
Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.