• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, Agustus 27, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Izin Tambang Ingin Diubah Seperti Migas: Kepastian Hukum & Investasi Jadi Sorotan

    Izin Tambang Ingin Diubah Seperti Migas: Kepastian Hukum & Investasi Jadi Sorotan

    Indosat (ISAT) Siapkan Strategi, Peluang Pendapatan Tumbuh Dua Digit di 2026 Terbuka

    Indosat (ISAT) Siapkan Strategi, Peluang Pendapatan Tumbuh Dua Digit di 2026 Terbuka

    Strategi Optimalisasi Aset Agung Podomoro (APLN) Efektif Jaga Ketahanan Bisnis

    Strategi Optimalisasi Aset Agung Podomoro (APLN) Efektif Jaga Ketahanan Bisnis

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Izin Tambang Ingin Diubah Seperti Migas: Kepastian Hukum & Investasi Jadi Sorotan

    Izin Tambang Ingin Diubah Seperti Migas: Kepastian Hukum & Investasi Jadi Sorotan

    Indosat (ISAT) Siapkan Strategi, Peluang Pendapatan Tumbuh Dua Digit di 2026 Terbuka

    Indosat (ISAT) Siapkan Strategi, Peluang Pendapatan Tumbuh Dua Digit di 2026 Terbuka

    Strategi Optimalisasi Aset Agung Podomoro (APLN) Efektif Jaga Ketahanan Bisnis

    Strategi Optimalisasi Aset Agung Podomoro (APLN) Efektif Jaga Ketahanan Bisnis

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » INTERNASIONAL » Angin Santa Ana Memperburuk Kebakaran Mematikan di California, Begini Penjelasannya

Angin Santa Ana Memperburuk Kebakaran Mematikan di California, Begini Penjelasannya

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-01-11
0

Angin Santa Ana Memperburuk Kebakaran Mematikan di California, Begini Penjelasannya

wmhg.org – JAKARTA. Pada awal Januari 2025, angin kuat Santa Ana yang membawa risiko tinggi terhadap kebakaran liar mengguncang wilayah Los Angeles, California.

Angin dengan kecepatan angin yang mencapai kekuatan badai ini mendorong api ke berbagai area permukiman, menyebabkan kehancuran besar-besaran.

Kejadian ini mengingatkan kita akan dampak perubahan iklim dan kondisi geografi yang saling mempengaruhi dalam meningkatkan ancaman kebakaran di wilayah tersebut.

Apa Itu Angin Santa Ana dan Apa yang Menyebabkannya?

Mengutip sciencealert, angin Santa Ana adalah angin kering dan kuat yang berasal dari pegunungan di wilayah California Selatan. Angin ini berhembus dari daerah tekanan tinggi di Basin Besar ke arah pesisir California, membawa udara panas dan kering yang berpotensi memperburuk kondisi kebakaran.

Rata-rata, angin Santa Ana terjadi sekitar 10 kali dalam setahun, umumnya dari musim gugur hingga Januari.

Fenomena ini terjadi ketika ada perbedaan tekanan udara yang signifikan antara daerah tekanan tinggi di timur dan tekanan rendah di pesisir. Perbedaan tekanan ini menyebabkan angin bergerak cepat dari area dengan tekanan tinggi menuju area dengan tekanan rendah.

Proses ini membuat angin bertambah kencang, sementara suhu udara meningkat dan kelembaban relatif menurun, menciptakan kondisi yang sangat ideal untuk kebakaran.

Selain itu, faktor topografi memainkan peran penting. Saat angin turun dari pegunungan San Gabriel, angin ini semakin mengering dan memanas, karena udara bergerak turun dengan kecepatan tinggi.

Ketika angin ini mencapai daerah seperti Altadena, tempat kebakaran Eaton dimulai pada 7 Januari 2025, kelembaban relatifnya bisa turun hingga kurang dari 5%, hampir tanpa kelembaban sama sekali.

Risiko Kebakaran yang Meningkat pada Januari 2025

Pada tahun 2025, risiko kebakaran di California Selatan mencapai puncaknya akibat kombinasi angin Santa Ana yang ekstrem dan kondisi kekeringan yang panjang.

Meskipun wilayah ini biasanya menerima hujan yang cukup pada musim gugur, tahun ini California mengalami kekeringan yang parah, yang mengakibatkan vegetasi menjadi sangat kering. Dalam kondisi seperti ini, bahkan sedikit api pun dapat menyebar dengan cepat dan meluluhlantakkan permukiman yang padat.

Sebagai contoh, pada 9 Januari 2025, ribuan rumah dan struktur lainnya terbakar, dan lebih dari 180.000 orang dievakuasi. Tidak jarang, dalam keadaan seperti ini, petugas pemadam kebakaran kesulitan untuk mengendalikan api, bahkan dengan peralatan canggih sekalipun.

Kecepatan angin yang sangat tinggi membuat upaya pemadaman menjadi hampir mustahil sampai angin mereda.

Mengapa Kebakaran Sangat Sulit Dikendalikan?

Salah satu alasan mengapa kebakaran yang didorong oleh angin Santa Ana sangat sulit dikendalikan adalah kecepatannya yang luar biasa. Ketika angin bertiup dengan kecepatan lebih dari 80 mph, api dapat berpindah dengan cepat antar bangunan dan area terbuka, menghabiskan segala sesuatu yang ada di jalurnya.

Petugas pemadam kebakaran biasanya akan berusaha mengevakuasi warga sebelum api mencapai rumah mereka dan mencoba mengendalikan api di tepiannya. Namun, dalam kondisi angin seperti ini, mengendalikan api jauh lebih sulit.

Pengaruh Perubahan Iklim terhadap Angin Santa Ana

Meskipun angin Santa Ana bukan fenomena baru, beberapa penelitian menunjukkan adanya perubahan dalam pola kejadian angin ini. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh para peneliti, meskipun frekuensi angin Santa Ana secara keseluruhan tetap sama, waktu terjadinya telah bergeser.

Semakin banyak kejadian angin yang terjadi pada bulan Desember dan Januari, yang sebelumnya lebih jarang terjadi pada bulan-bulan tersebut.

Terkait perubahan iklim, meskipun ada kecenderungan peningkatan kejadian angin dan kebakaran, belum ada bukti yang substansial yang mengaitkan perubahan pola angin langsung dengan pemanasan global.

Meskipun demikian, tren ini menunjukkan adanya peningkatan frekuensi dan intensitas kebakaran yang dipicu oleh angin Santa Ana, yang juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti pertumbuhan populasi dan perubahan penggunaan lahan.

Peran Populasi dan Infrastruktur dalam Risiko Kebakaran

Pertumbuhan populasi di California Selatan berkontribusi pada meningkatnya kerentanan terhadap kebakaran. Semakin banyak orang yang tinggal di area yang berbatasan dengan hutan dan pegunungan, yang dikenal dengan istilah wildland-urban interface.

Selain itu, jaringan listrik yang lebih luas dan peningkatan infrastruktur juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran, terutama karena seringkali kebakaran dimulai akibat kerusakan pada jaringan listrik.

Dengan bertambahnya jumlah penduduk dan berkurangnya ruang terbuka, wilayah yang dulunya dilindungi oleh tanaman seperti kebun jeruk kini telah berkembang menjadi pemukiman padat. Kondisi ini meningkatkan peluang kebakaran menyebar lebih cepat ke rumah-rumah.

Baca Juga: Rekor! Kerugian Asuransi Akibat Kebakaran Hutan di California Capai US$20 Miliar

Kebakaran yang Dipicu oleh Angin Santa Ana: Studi Kasus

Salah satu contoh yang relevan adalah kebakaran Eaton di Altadena pada Januari 2025. Sebelumnya, daerah ini memiliki buffer alam yang berupa kebun jeruk yang mencegah kebakaran mencapai pemukiman.

Namun, dengan semakin padatnya pemukiman dan berkurangnya ruang hijau, kebakaran kali ini menyebar sangat cepat dan menghancurkan banyak rumah.

Kebakaran yang dipicu oleh angin kering seperti ini juga memperlihatkan bagaimana peran bahan bangunan yang mudah terbakar, seperti kayu kering, dapat mempercepat penyebaran api.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Mengenal Apa Itu Pagar Laut, Objek Misterius Membentang 30 KM di Pesisir Tangerang

Mengenal Apa Itu Pagar Laut, Objek Misterius Membentang 30 KM di Pesisir Tangerang

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Elon Musk Bangun Komplek Peluncuran Roket Terbesar di Louisiana AS

Elon Musk Bangun Komplek Peluncuran Roket Terbesar di Louisiana AS

2026-08-27
Aida S Budiman Mau Bawa Bank Indonesia Jadi Juara di Negara Berkembang

Aida S Budiman Mau Bawa Bank Indonesia Jadi Juara di Negara Berkembang

2026-08-27
Imbas Kabut Asap, 10 Penerbangan Terdampak di Bandara Syamsudin Noor

Imbas Kabut Asap, 10 Penerbangan Terdampak di Bandara Syamsudin Noor

2026-08-27
OpenAI Kehilangan 13 Pemimpin, Ini Daftarnya

OpenAI Kehilangan 13 Pemimpin, Ini Daftarnya

2026-08-27
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Lesu di Tengah Dolar AS Melemah

Harga Emas Hari Ini Lesu di Tengah Dolar AS Melemah

2026-08-27
Harga Emas Antam Hari Ini 26 Agustus 2026 Turun Rp 18.000, Simak Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 26 Agustus 2026 Turun Rp 18.000, Simak Rincian di Sini

2026-08-27
Cek Daftar Lengkap Harga Emas Perhiasan Hari Ini 26 Agustus 2026

Cek Daftar Lengkap Harga Emas Perhiasan Hari Ini 26 Agustus 2026

2026-08-27
Harga Emas Pegadaian 26 Agustus 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kompak Turun

Harga Emas Pegadaian 26 Agustus 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kompak Turun

2026-08-27

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Pemakaian Kartu Stablecoin Diprediksi Naik Jadi Rp 886 Triliun

Pemakaian Kartu Stablecoin Diprediksi Naik Jadi Rp 886 Triliun

2026-08-27
0
Harga Kripto 26 Agustus 2026: Bitcoin Tertekan, Dogecoin Memimpin Koreksi

Harga Kripto 26 Agustus 2026: Bitcoin Tertekan, Dogecoin Memimpin Koreksi

2026-08-27
0
Shinhan Financial Group dan Visa Jalin Kerja Sama Aset Digital

Shinhan Financial Group dan Visa Jalin Kerja Sama Aset Digital

2026-08-27
0
Altcoin Season Index Turun ke 38, Bitcoin Masih Dominasi Pasar Kripto

Altcoin Season Index Turun ke 38, Bitcoin Masih Dominasi Pasar Kripto

2026-08-27
0
Bos Kripto Terancam Penjara 280 Tahun Usai Tipu Investor Rp 424,6 Miliar

Bos Kripto Terancam Penjara 280 Tahun Usai Tipu Investor Rp 424,6 Miliar

2026-08-27
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Lesu di Tengah Dolar AS Melemah

Harga Emas Hari Ini Lesu di Tengah Dolar AS Melemah

2026-08-27
Harga Emas Antam Hari Ini 26 Agustus 2026 Turun Rp 18.000, Simak Rincian di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini 26 Agustus 2026 Turun Rp 18.000, Simak Rincian di Sini

2026-08-27

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.