• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Minggu, Juli 5, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    EORMC dan Persepsi Kepatuhan: Menilai Lebih dari Sekadar Lisensi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Catcrs Upgrade Arsitektur Trading Berlatensi Rendah untuk Eksekusi Frekuensi Tinggi

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Mengamati Catcrs: Dasar Kepatuhan, Mekanisme Transparansi Aset, dan Pembangunan Infrastruktur Trading

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

    Sasar Segmen Premium, Induk OYO Indonesia Ekspansi Properti di Bali & Kota Berkembang

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » News » 4 Penyakit Paling Mematikan di Indonesia Menurut Kemenkes

4 Penyakit Paling Mematikan di Indonesia Menurut Kemenkes

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-08-10
0

4 Penyakit Paling Mematikan di Indonesia Menurut Kemenkes

wmhg.org – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menyebut, ada empat penyakit mematikan yang paling banyak diidap masyarakat dan menelan biaya besar. 

Untuk itu perlu adanya peran Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) di seluruh Indonesia untuk ikut melakukan pencegahan penyakit terhadap masyarakat. 

Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono mengatakan, empat penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian di Indonesia adalah stroke, penyakit jantung, kanker dan ginjal. 

Empat penyakit ini juga berkontribusi terhadapat pembiayaan yang paling besar di Indonesia, tuturnya saat melakukan kunjungan dan melihat implementasi integrasi layanan kesehatan primer (ILP) di Rumah Sakit Pandan Arang Boyolali dan Rumah Sakit Kariadi di Semarang, Jumat (9/8/2024). 

Dia menilai, posyandu merupakan ujung tombak layanan kesehatan masyarakat. 

Karena itu, pihaknya ingin memperkuat layanan kesehatan dasar sekaligus meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya ibu dan anak. 

Salah satunya aadalah dengan mengeintegrasikan ratusan ribu posyandu di Indonesia dengan layanan primer kesehatan. 

“Jadi posyandu itu jumlahnya ada 300 ribu, kita kalau ingin edukasi kesehatan salah satu adalah harus menggandeng posyandu. Jadi kita membuat integrasi puskesmas kecamatan dengan puskesmas pembantu dan posyandu, ini namanya integrasi layanan primer. Nah ini sedang bangun di Indonesia supaya ini bisa membantu edukasi masyarakat,” tegasnya. 

Dia menjelaskan, sejatinya ILP paling dasar dilakukan di Puskesmas. Namun jumlah puskesmas di Indonesia masih belum merata dan memadai. 

Balum lagi masih ada kesenjangan di daerah 3T, masih banyak kekuranga alat dan tenaga kesehatan. Sedangkan puskesmas di kota besar cenderung lebih komplit. 

“Jumlah puskesmas di Indonesia kurang lebih ada 10 ribu. Jumlah penduduknya 270 juta orang, ini enggak cukup kalau 10 ribu (puskesmas) harus melayani 270 juta orang untuk promosi dan edukasi tentang kesehatan,” akunya. 

Posyandu itu akan digenjot dalam beberapa tahun mendatang agar semakin cepat berkembang. 

Kerangkanya sudah kita turunkan kebutuhan posyandu sudah kita penuhi, kebutuhan alat timbang sudah kita penuhi, ujarnya. 

Lebih lanjut, dia juga akan meningkatkan kualitas kader Posyandu dalam memberikan pelayanan kesehatan. Termasuk penggunaan teknologi digital untuk mengirim rekam kesehatan masyarakat ke pemerintah pusat. 

Ada ukuran-ukuran obyektif yang kita ukur, misalnya stunting, itu dikerjakan di posyandu, edukasi pada masyarakat. Alat ukurnya sudah kita bagikan secara gratis ke semua posyandu dan sekarang alat ukurnya sangat sensitif menggunakan digital, tandasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kemenkes Ungkap 4 Penyakit Paling Mematikan di Indonesia

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Mandiri Agen Tingkatkan Akses Layanan Keuangan Masyarakat di Wilayah 3T

Mandiri Agen Tingkatkan Akses Layanan Keuangan Masyarakat di Wilayah 3T

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Ini Dia Pilihan Investasi Tahan Inflasi Ala Warren Buffett

Ini Dia Pilihan Investasi Tahan Inflasi Ala Warren Buffett

2023-08-23
Kopdes Merah Putih Diluncurkan Hari Ini 21 Juli 2025, Menkop: Koperasi di Indonesia Memasuki Babak Baru

Kopdes Merah Putih Diluncurkan Hari Ini 21 Juli 2025, Menkop: Koperasi di Indonesia Memasuki Babak Baru

2025-07-22
Gaji di Bawah Rp 10 Juta Bebas Pajak, Pemerintah Siapkan Aturan Baru

Gaji di Bawah Rp 10 Juta Bebas Pajak, Pemerintah Siapkan Aturan Baru

2025-10-03
Batas Akhir Lapor SPT, Coretax Justru Tak Bisa Diakses

Batas Akhir Lapor SPT, Coretax Justru Tak Bisa Diakses

2026-05-01
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Rp 18.000, Cek Daftar Lengkap di Sini

2026-06-25
Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

Update Harga Emas Pegadaian Rabu 24 Juni 2026

2026-06-25

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
0
Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

Minat terhadap Bitcoin Merosot, Pencarian Google Sentuh Level Terendah

2026-06-25
0
Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

Harga Kripto 24 Juni 2026: Bitcoin Cs Kompak Parkir di Zona Merah

2026-06-25
0
Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

Pendiri BitMEX Arthur Hayes Prediksi Bitcoin Bakal Sentuh Rp 715,7 Juta

2026-06-25
0
Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

Ethereum Foundation PHK 54 Karyawan

2026-06-25
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

Limit Order vs Market Order: Panduan Pengguna Catcrs dalam Menghadapi Kondisi Pasar Kripto

2026-06-30
Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

Harga Emas Anjlok Tersengat Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga

2026-06-25

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.