• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Kamis, Oktober 15, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    PRJ 2026 Jadi Arena Persaingan Produsen Motor Merebut Konsumen

    PRJ 2026 Jadi Arena Persaingan Produsen Motor Merebut Konsumen

    PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik, Akui Ada Kendala Operasional pada Pembangkit

    PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik, Akui Ada Kendala Operasional pada Pembangkit

    Paradise Property (INPP) Targetkan Pendapatan Berulang di Atas 75%, Ini Strateginya

    Paradise Property (INPP) Targetkan Pendapatan Berulang di Atas 75%, Ini Strateginya

    Strategi Bukaka Teknik Utama (BUKK) Meraih Penjualan Rp 4,1 Triliun pada 2026

    Strategi Bukaka Teknik Utama (BUKK) Meraih Penjualan Rp 4,1 Triliun pada 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    PRJ 2026 Jadi Arena Persaingan Produsen Motor Merebut Konsumen

    PRJ 2026 Jadi Arena Persaingan Produsen Motor Merebut Konsumen

    PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik, Akui Ada Kendala Operasional pada Pembangkit

    PLN Buka Suara Soal Pemadaman Listrik, Akui Ada Kendala Operasional pada Pembangkit

    Paradise Property (INPP) Targetkan Pendapatan Berulang di Atas 75%, Ini Strateginya

    Paradise Property (INPP) Targetkan Pendapatan Berulang di Atas 75%, Ini Strateginya

    Strategi Bukaka Teknik Utama (BUKK) Meraih Penjualan Rp 4,1 Triliun pada 2026

    Strategi Bukaka Teknik Utama (BUKK) Meraih Penjualan Rp 4,1 Triliun pada 2026

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Setelah Saham RATU, Ini 4 Saham IPO yang Masih Menerima Pemesanan

Setelah Saham RATU, Ini 4 Saham IPO yang Masih Menerima Pemesanan

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-01-07
0

Setelah Saham RATU, Ini 4 Saham IPO yang Masih Menerima Pemesanan

wmhg.org – JAKARTA. Penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) dan PT Kentanix Supra International Tbk (KSIX) ditutup pada Senin 6 Januari 2025. Masih ada IPO saham lain yang bisa dicermati investor pada awal Januari 2025 ini. 

Hingga saat ini, masih ada empat perusahaan yang antre di daftar IPO untuk mencatatkan sahamnya (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Lalu, IPO saham apa saja yang perlu dipantau investor?

Berikut empat calon emiten yang bakal listing pada bulan Januari 2025, yakni pada pekan ini hingga pekan depan:

Baca Juga: Hari Ini (6/1) Penawaran Akhir IPO Saham KSIX & RATU, Cek Jadwal IPO Lainnya

1. PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG)

  • Jumlah saham yang ditawarkan: 882,35 juta saham atau 15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO
  • Harga penawaran: Rp 230 per saham
  • Estimasi dana yang terhimpun: Rp 202,94 miliar
  • Masa penawaran umum (offering): 3 – 9 Januari 2025
  • Tanggal distribusi saham: 10 Januari 2025
  • Tanggal pencatatan (listing) di BEI: 13 Januari 2025.

2.  PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT)

  • Jumlah saham yang ditawarkan: 170 juta saham atau 28,33% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO
  • Harga penawaran: Rp 350 per saham
  • Estimasi dana yang terhimpun: Rp 59,50 miliar
  • Waran: OBAT juga menerbitkan sebanyak 85 juta Waran Seri I yang menyertai saham baru. Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru, dengan rasio 2:1, setiap pemegang 2 saham baru berhak memperoleh 1 Waran Seri I.
  • Masa penawaran umum (offering) saham: 3-9 Januari 2025 
  • Tanggal distribusi saham: 10 Januari 2025
  • Tanggal pencatatan (listing) di BEI: 13 Januari 2025.

3. PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK)

  • Jumlah saham yang ditawarkan: 566,89 juta saham atau 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO
  • Harga penawaran: Rp 4.060 per saham
  • Estimasi dana yang terhimpun: Rp 2,30 triliun
  • Masa penawaran umum (offering): 3 – 9 Januari 2025
  • Tanggal distribusi saham: 10 Januari 2025
  • Tanggal pencatatan (listing) di BEI: 13 Januari 2025.

4. PT Hero Global Investment Tbk (HGII)

  • Jumlah saham yang ditawarkan: 1,3 miliar saham atau 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
  • Harga penawaran: Rp 200 per saham
  • Estimasi dana yang terhimpun: Rp 260 miliar
  • Masa penawaran umum (offering): 3 Januari – 7 Januari 2025
  • Tanggal distribusi saham: 8 Januari 2025
  • Tanggal pencatatan (listing) di BEI: 9 Januari 2025.

Tonton: Resmi, Pembeli Berhak Minta Pengembalian Kelebihan PPN 12%

Catatan & Rekomendasi Analis

Perencana Keuangan Finansia Consulting Eko Endarto melihat secara makro, ramainya IPO di awal tahun menggambarkan optimisme dunia usaha terhadap prospek ekonomi nasional. Dari sisi investor, hadirnya saham-saham baru bisa menawarkan alternatif yang lebih beragam.

Selain analisa terhadap masing-masing calon emiten, Eko menyarankan untuk memilah sektor usaha yang bisa membawa sentimen positif baik saat ini maupun di masa depan. Sektor yang sedang dibutuhkan dan akan menjadi tren ke depan harus menjadi prioritas, karena membeli saham adalah membeli kinerja ke depan berdasarkan kondisi saat ini, ungkap Eko kepada Kontan.co.id, Senin (6/1).

Research Associate Lotus Andalan Sekuritas Hans Jervis memprediksi ramainya IPO pada awal tahun 2025 bakal mendapat sambutan positif dari pelaku pasar. Antusiasme investor terhadap saham-saham anyar bisa lebih tinggi di tengah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih sideways cenderung melemah.

Pelemahan IHSG tersebut sejalan dengan tertekannya sejumlah saham berkapitalisasi pasar besar (big cap) yang biasanya menjadi favorit investor dan penggerak indeks.

Sehingga IPO di awal tahun 2025 ini dianggap bisa menjadi alternatif bagi investor, jelas Hans.

Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Azis Setyo Wibowo sepakat, IPO di awal tahun ini terasa lebih meriah lantaran ada sejumlah calon emiten yang menarik perhatian investor. Terutama calon emiten dengan market cap cukup besar, serta merupakan anak usaha dari emiten yang cukup ternama.

Adapun, dua calon emiten yang cukup membetot perhatian pasar adalah RATU yang merupakan anak dari RAJA serta CBDK anak dari PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI).

Community Lead Indo Premier Sekuritas Angga Septianus mengamati sebagai emiten yang terafiliasi dengan konglomerasi, IPO yang dilakukan RATU dan CBDK akan menarik perhatian pasar. 

Selain itu, IPO keduanya juga bakal memberikan sentimen positif bagi emiten induknya. Menurut Angga, RATU dan CBDK punya prospek menarik sebagai pilihan trading untuk jangka pendek hingga jangka menengah.

Sambil memantau progres selanjutnya dari aksi korporasi yang akan dilakukan oleh emiten bersangkutan. Jika ada aksi korporasi maka kenaikan lanjutan dapat terjadi, kata Angga.

Analis Stocknow.id Abdul Haq Alfaruqy mengamini, RATU dan CBDK bisa menjadi pilihan menarik. Keduanya memiliki prospek kinerja yang apik, aset yang cukup besar, serta dukungan atau sinergi dengan induk usaha.

Hal ini juga bisa diikuti euforia para investor terhadap kedua saham tersebut, ungkap Abdul Haq.

Abdul Haq lantas menyoroti adanya rumor yang mengait-ngaitkan pemilik Grup Barito, Prajogo Pangestu sebagai anchor investor dalam IPO RATU. Rumor ini telah menambah daya tarik RATU. Sementara prospek CBDK bakal terdongkrak oleh pengembangan proyek Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE).

Selain RATU dan CBDK, Abdul Haq menjagokan BRRC yang menyertakan waran gratis sebagai insentif. Abdul Haq bahkan sudah memiliki kalkulasi target harga untuk ketiga saham tersebut. Target harga RATU berada di Rp 2.500, CBDK di Rp 10.300 dan BRRC pada Rp 260.

Hans melirik CBDK, sebagai pertimbangan investasi jangka panjang. Penopang prospek CBDK adalah insentif di sektor properti, pengembangan MICE, serta landbank yang luas. Selain itu, dukungan dari PANI yang dimiliki oleh Agung Sedayu Grup milik konglomerat Aguan dan Salim Grup menjadi penyokong prospek CBDK. 

Mempertimbangkan valuasi dan kinerja, Abdul Azis melirik saham RATU, CBDK dan OBAT yang terbilang kompetitif dibandingkan dengan peers di sektor bisnisnya. Sementara itu, Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani menjagokan KSIX, HGII dan BRRC. 

Arjun mempertimbangkan faktor fundamental serta harga IPO yang relatif murah dari ketiga calon emiten tersebut. Kemudian, penggunaan modal dari dana hasil IPO lebih dialokasikan ke arah ekspansi. Pertimbangan lainnya, katalis secara sektoral juga mendukung, seperti HGII yang akan ekspansi di bisnis energi baru dan terbarukan.

Sedangkan Eko mengingatkan agar pelaku pasar tidak terjebak dalam volatilitas kencang saham IPO. Secara rata-rata, harga saham setelah IPO bisa naik hingga 20%. Namun perlu diingat, harga saham bisa anjlok cukup signifikan, terutama pada emiten yang secara fundamental tidak apik.

Apabila sudah berhasil mendulang cuan, Eko menyarankan untuk tidak serakah (greedy) dalam mengejar untung.

Jadi kalau di hari IPO sudah naik 20%, sebaiknya nggak masuk lagi. Untuk saham-saham yang fundamental kurang bagus, sebaiknya jangan ambil untung terlalu tinggi, tandas Eko.

Baca Juga: Setahap Lagi Jadi Pegawai Pemerintah, Isi DRH NI PPPK 2024 Di Sscasn.bkn.go.id

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Daftar Kode Kelulusan CPNS 2024 dan Artinya, Lulus atau Tidak?

Daftar Kode Kelulusan CPNS 2024 dan Artinya, Lulus atau Tidak?

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Harga Emas Hari Ini Merosot Setelah Dolar AS Menguat

Harga Emas Hari Ini Merosot Setelah Dolar AS Menguat

2026-10-14
Kredit PNM Tembus Rp 70 Triliun, 12 Juta Nasabah Sudah Terima Pembiayaan

Kredit PNM Tembus Rp 70 Triliun, 12 Juta Nasabah Sudah Terima Pembiayaan

2026-10-13
MotoGP Mandalika 2026 Diprediksi Gerakkan Ekonomi Rp5 Triliun, BRI Perkuat Ekosistem UMKM

MotoGP Mandalika 2026 Diprediksi Gerakkan Ekonomi Rp5 Triliun, BRI Perkuat Ekosistem UMKM

2026-10-14
Tengok Daftar Harga Emas Pegadaian Hari Ini 27 Oktober 2024

Tengok Daftar Harga Emas Pegadaian Hari Ini 27 Oktober 2024

2024-10-28
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Hari Ini Merosot Setelah Dolar AS Menguat

Harga Emas Hari Ini Merosot Setelah Dolar AS Menguat

2026-10-14
Harga Emas Antam 13 Oktober 2026 Anjlok Rp 20 Ribu, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam 13 Oktober 2026 Anjlok Rp 20 Ribu, Cek Rincian di Sini

2026-10-14
Harga Emas Pegadaian 13 Oktober 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kompak Merosot

Harga Emas Pegadaian 13 Oktober 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kompak Merosot

2026-10-14
Harga Emas 24 Karat Hari Ini: Perbandingan Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi

Harga Emas 24 Karat Hari Ini: Perbandingan Antam, Pegadaian, dan Hartadinata Abadi

2026-10-14

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
JPMorgan Ungkap Aliran Dana ke Kripto Tembus Rp 896 Triliun di 2026

JPMorgan Ungkap Aliran Dana ke Kripto Tembus Rp 896 Triliun di 2026

2026-10-14
0
Harga Kripto 13 Oktober 2026: Bitcoin Tertekan, Zcash Anjlok 7,81%

Harga Kripto 13 Oktober 2026: Bitcoin Tertekan, Zcash Anjlok 7,81%

2026-10-14
0
Strategy Beli 250 Bitcoin, Total Kepemilikan Jadi 848.250 BTC

Strategy Beli 250 Bitcoin, Total Kepemilikan Jadi 848.250 BTC

2026-10-14
0
Binance Tutup Layanan Mining Bitcoin Mulai November 2026

Binance Tutup Layanan Mining Bitcoin Mulai November 2026

2026-10-14
0
Korea Selatan Blokir 27 Situs Kripto Tak Terdaftar, Bagaimana Dana Nasabah?

Korea Selatan Blokir 27 Situs Kripto Tak Terdaftar, Bagaimana Dana Nasabah?

2026-10-14
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Hari Ini Merosot Setelah Dolar AS Menguat

Harga Emas Hari Ini Merosot Setelah Dolar AS Menguat

2026-10-14
Harga Emas Antam 13 Oktober 2026 Anjlok Rp 20 Ribu, Cek Rincian di Sini

Harga Emas Antam 13 Oktober 2026 Anjlok Rp 20 Ribu, Cek Rincian di Sini

2026-10-14

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.