• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Jumat, September 18, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    GIIAS 2026 Digelar Akhir Juli, Hadirkan 63 Merek Kendaraan Termasuk 6 Pendatang Baru

    GIIAS 2026 Digelar Akhir Juli, Hadirkan 63 Merek Kendaraan Termasuk 6 Pendatang Baru

    Kadin: Investor China Masih Minati RI, Tunggu Kepastian Deregulasi

    Kadin: Investor China Masih Minati RI, Tunggu Kepastian Deregulasi

    Konversi LPG ke CNG Memantik Polemik, Tabung CNG 3 Kg Belum Terjamin Keamanannya

    Konversi LPG ke CNG Memantik Polemik, Tabung CNG 3 Kg Belum Terjamin Keamanannya

    Paragon Karya (PKPK) dapat Persetujuan RKAB Produksi Batubara 3 Juta Ton pada 2026

    Paragon Karya (PKPK) dapat Persetujuan RKAB Produksi Batubara 3 Juta Ton pada 2026

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    GIIAS 2026 Digelar Akhir Juli, Hadirkan 63 Merek Kendaraan Termasuk 6 Pendatang Baru

    GIIAS 2026 Digelar Akhir Juli, Hadirkan 63 Merek Kendaraan Termasuk 6 Pendatang Baru

    Kadin: Investor China Masih Minati RI, Tunggu Kepastian Deregulasi

    Kadin: Investor China Masih Minati RI, Tunggu Kepastian Deregulasi

    Konversi LPG ke CNG Memantik Polemik, Tabung CNG 3 Kg Belum Terjamin Keamanannya

    Konversi LPG ke CNG Memantik Polemik, Tabung CNG 3 Kg Belum Terjamin Keamanannya

    Paragon Karya (PKPK) dapat Persetujuan RKAB Produksi Batubara 3 Juta Ton pada 2026

    Paragon Karya (PKPK) dapat Persetujuan RKAB Produksi Batubara 3 Juta Ton pada 2026

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Resmi, BREN Keluar FTSE Hari Ini (25/9), Investor Perlu Jual / Beli?

Resmi, BREN Keluar FTSE Hari Ini (25/9), Investor Perlu Jual / Beli?

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2024-09-25
0

Resmi, BREN Keluar FTSE Hari Ini (25/9), Investor Perlu Jual / Beli?

wmhg.org – JAKARTA. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) akan keluar dari Indeks FTSE Global Equity Indonesia kategori large cap pada hari ini Rabu 25 September 2024. Lalu, investor sebaiknya pilih membeli atau menjual saham tersebut?

Harga saham BREN melorot karena pengumuman FTSE yang mencoret BREN dari konstituen indeks tersebut dengan alasan adanya konsentrasi pemegang saham yang tinggi alias high shareholder concentration atau terkait dengan jumlah saham yang beredar di pasar reguler (free float). Padahal, BREN baru masuk ke dalam indeks FTSE Global Equity Series-Large Cap pada Senin (23/9) lalu.

Dalam keterangan tertulis FTSE Russel pada Kamis (19/9) lalu, BREN dinilai tidak memenuhi aturan free float restriction alias restriksi batas minimal saham yang dimiliki oleh pemegang saham publik. FTSE pun melihat, ada empat pemegang saham yang mengendalikan 97% dari total saham yang diterbitkan.

Harga saham BREN pada perdagangan Kamis 19 September 2024 ditutup di level 11.025. Sehari kemudian, harga saham BREN melorot ke level 8.825. 

Saham BREN yang merupakan milik orang terkaya Indonesia, Prajogo Pangestu ini melorot ke titik terendah di level 7.075 pada 23 September 2024. Ini adalah harga terendah saham BREN sejak Juni 2024.

Pada perdagangan Rabu 24 September 2024, harga saham BREN mulai bangkit di level 7.225, naik 150 poin atau 2,12% dibandingkan sehari sebelumnya. 

  BREN Chart by TradingView

Manajemen BREN telah buka suara atas kebijakan FTSE tersebut. Direktur & Sekretaris Perusahaan BREN Merly mengungkapkan sejak 23 Agustus hingga 19 September 2024 tidak terjadi perubahan signifikan terhadap kepemilikan floating shares BREN.

Adapun, 23 Agustus 2024 merupakan tanggal pengumuman FTSE Global Equity Index Series yang memasukkan BREN ke dalam indeks, sedangkan 19 September 2024 merupakan pengumuman BREN tidak lagi menjadi konstituen indeks.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 19 September 2024, jumlah saham yang memenuhi persyaratan free float berdasarkan ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI) adalah sebesar 15,60 miliar saham atau 11,66% dari total saham BREN.

Jumlah tersebut tidak berubah signifikan dibandingkan dengan persentase free float berdasarkan prospektus penawaran umum perdana saham alias Initial Public Offering (IPO) yang menyebutkan bahwa jumlah saham free float adalah sebanyak 15,69 miliar saham atau 11,73%.

Ada empat pemegang saham yang menguasai sebanyak 97% saham BREN berdasarkan prospektus IPO. Mereka adalah PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebanyak 64,66%, Green Era Energy Pte. Ltd. (23,60%), Jupiter Tiger Holdings (4,36%) dan Prime Hill Funds (4,36%).

Sampai dengan 19 September 2024, porsi kepemilikan BRPT dan Green Era Energy masih sama, masing-masing 64,66% dan 23,60%. Sedangkan Jupiter Tiger Holdings berubah menjadi 3,94% dan Prime Hill Funds sebanyak 3,76%. Adapun, kepemilikan saham dari Jupiter Tiger dan Prime Hill masuk ke dalam floating shares.

Rekomendasi saham BREN

Founder Indonesia Investment Education Rita Efendy mengatakan, setelah BREN resmi keluar dari Indeks FTSE, pandangan investor cenderung terbagi. 

Beberapa investor institusional yang harus mematuhi indeks FTSE mungkin terpaksa melepas saham BREN sebagai bagian dari penyesuaian portofolio. Hal ini bisa menyebabkan tekanan jual jangka pendek. Namun, dalam dua hari perdagangan terakhir, ada investor juga terlihat mengambil sikap wait and see. 

“Mereka mungkin memperhatikan perkembangan bisnis yang akan menunjang fundamental perusahaan yang lebih baik sebelum mengambil keputusan lebih lanjut,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Selasa (24/9).

Sebagian investor dengan strategi jangka panjang yang yakin pada prospek bisnis BREN, terutama di sektor energi terbarukan, mungkin mereka lebih memilih untuk menambah kepemilikan. Para investor ini memanfaatkan potensi harga yang lebih rendah setelah adanya penjualan oleh institusi.

Ke depannya, jika BREN mampu menunjukkan performa bisnis yang baik, investor bisa kembali tertarik. Namun, untuk saat ini, banyak investor yang cenderung memilih untuk menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum membuat keputusan besar terutama investor institusi.

“Investor jangka pendek banyak yang masih berkeyakinan akan potensi BREN untuk di masukan ke indeks global lain, seperti MSCI yang akan di-review pada November 2024, mereka memilih cicil buy on weakness,” ungkap dia.

Sebagai investor ritel, Rita pun memanfaatkan strategi buy on weaknes di situasi saat ini. Sebab, investor ritel memang tidak terikat banyak aturan layaknya investor institusional.

“Harga yang terkoreksi jauh saya manfaatkan untuk buy on weakness, seperti yang dilakukan hari ini. Saham milik Prajogo Pangestu masih memiliki daya tarik dan peluang cuan yang menarik untuk investor ritel,” tuturnya.

Pengamat Pasar Modal dari Universitas Indonesia Budi Frensidy menilai, FTSE memiliki hak untuk memasukkan dan mengeluarkan saham perusahaan yang dinilai layak untuk menjadi konstituen di dalam indeks mereka. Namun, keputusan FTSE itu dianggap kurang hati-hati, dan hanya mendisrupsi pasar saham Indonesia.

“Investor pun sudah rugi dalam dua hari, yaitu Jumat pekan lalu dan Senin kemarin,” ujar Budi kepada Kontan.co.id, Selasa (24/9).

Setelah BREN keluar dari Indeks FTSE, Budi melihat, akan ada aksi beli yang lebih besar daripada aksi jual. Kecuali, jika semua investor ikut menjual kepemilikan.

Budi menyarankan, investor untuk memantau bid and offer BREN pada perdagangan esok hari. Jika aksi beli besok lebih dominan, investor bisa membeli BREN. Jika sebaliknya, sebaiknya kepemilikannya bisa dilepas.

“Sulit melawan aksi masuk atau keluar investor besar dengan nilai yang nilainya sangat fantastis ini. Setengah hari perdagangan hari ini saja, transaksi BREN sekitar Rp 2,7 triliun,” tutur dia.

Budi melihat, harga saham BREN memang tidak murah, sehingga daya tarik investor untuk memiliki saham emiten ini lebih didorong faktor lain, seperti adanya liquidity provider dan sosok sang pemilik, yaitu Prajogo Pangestu.

Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas Martha Christina melihat, investor yang memegang saham BREN punya kecenderungan untuk berinvestasi dengan cara trading. Hal ini karena valuasi saham BREN yang dianggap masih mahal, meskipun kinerja perseroan terbilang baik.

“Untuk trading aja, karena memanfaatkan volatilitas pasar. Penurunan harga BREN saat ini juga tengah dimanfaatkan investor yang mencari harga yang lebih baik. Tetapi, memang untuk trading saja. Karena kinerjanya ada (baik), tapi harga mahal,” ujarnya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (24/9).

Martha pun melihat volatilitas harga BREN kemungkinan tidak akan memberatkan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga akhir tahun 2024. 

Namun, harus menjadi catatan bahwa kapitalisasi pasar BREN sangat besar dan potensi pengaruhnya ke gerak IHSG sangat tinggi. Per hari ini, kapitalisasi pasar BREN sebesar Rp 966,61 triliun.

“Kalau jadi pemberat juga tidak terlalu. Buktinya, hari ini gerak saham para emiten milik Prajogo Pangestu terpantau ada list penopang hari ini,” tuturnya.

Mirae Asset Sekuritas merekomendasikan accumulative buy untuk BREN dengan target harga Rp 10.725 per saham

Head of Investment Nawasena Abhipraya Investama Kiswoyo Adi Joe melihat, kinerja BREN dilihat menarik oleh para investor akibat fokus bisnis perusahaan yang fokus pada energi baru terbarukan (EBT). 

“Apalagi, BREN diketahui akan segera menambah kapasitas pembangkit mereka,” kata Kiswoyo kepada Kontan.co.id, Selasa (24/9).

Pada 18 September 2024, Star Energy Geothermal, anak perusahaan BREN, secara signifikan akan meningkatkan kapasitas terpasangnya, yang diumumkan melalui dengan pengumuman pemenang tender terpilih di dalam International Geothermal Conference and Exhibition 2024 (IIGCE). 

Inisiatif strategis ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Star Energy Geothermal melalui proyek retrofitting dan penambahan kapasitas baru. Inisiatif tersebut terdiri dari penambahan pembangkit baru dan ekspansi, serta peningkatan kapasitas di unit yang sudah ada.

“Meskipun ada nama Prajogo Pangestu di belakangnya, tetapi kinerja BREN sangat prospektif, bahkan dalam jangka waktu yang panjang. Sentimen investor terhadap nama Prajogo hanya sebagai apresiasi pasar terhadap aset milik dia yang premium,” tuturnya.

Kiswoyo pun merekomendasikan beli saham BREN dengan target harga di atas Rp 11.000 per saham di akhir tahun 2024.

Baca Juga: Cara & Syarat Membuat e-KTP Tak Perlu Pengantar RT RW, Umur 17 Tahun Wajib Tahu

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Ridwan Kamil Pilih Diam Usai Persija Jakarta Keok Lawan Persib Bandung

Ridwan Kamil Pilih Diam Usai Persija Jakarta Keok Lawan Persib Bandung

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Menkeu Purbaya Pastikan Pencairan BLT Kesra Rp 900 Ribu Melalui Pos Indonesia

Menkeu Purbaya Pastikan Pencairan BLT Kesra Rp 900 Ribu Melalui Pos Indonesia

2025-10-24
Aletra, Merek Mobil Listrik Asli Indonesia. Ini Besaran Investasinya!

Aletra, Merek Mobil Listrik Asli Indonesia. Ini Besaran Investasinya!

2024-11-25
BTN Bidik Porsi 30% Kredit Non-Perumahan di 2030

BTN Bidik Porsi 30% Kredit Non-Perumahan di 2030

2026-09-11
Maruarar Naikkan Target Bedah Rumah Jadi 400.000 Unit Tahun Ini

Maruarar Naikkan Target Bedah Rumah Jadi 400.000 Unit Tahun Ini

2026-09-13
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Emas Dunia Jatuh Tertekan Kenaikan Suku Bunga The Fed

Harga Emas Dunia Jatuh Tertekan Kenaikan Suku Bunga The Fed

2026-09-18
Cek Harga Emas Perhiasan 17 September 2026, Bandingkan yang Termurah!

Cek Harga Emas Perhiasan 17 September 2026, Bandingkan yang Termurah!

2026-09-18
Harga Emas Antam Kamis 17 September 2026 Naik Rp 5.000

Harga Emas Antam Kamis 17 September 2026 Naik Rp 5.000

2026-09-18
Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, Ada yang Tembus Rp 2,637 Juta per Gram

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, Ada yang Tembus Rp 2,637 Juta per Gram

2026-09-18

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Dua Insinyur Robinhood Terseret Kasus Insider Trading Kripto

Dua Insinyur Robinhood Terseret Kasus Insider Trading Kripto

2026-09-18
0
Harga Kripto Hari Ini 17 September 2026: Bitcoin Naik, Zcash Melejit 20%

Harga Kripto Hari Ini 17 September 2026: Bitcoin Naik, Zcash Melejit 20%

2026-09-18
0
Deutsche Bank Siapkan Layanan Crypto Custody untuk Klien Institusi

Deutsche Bank Siapkan Layanan Crypto Custody untuk Klien Institusi

2026-09-18
0
AS Ajukan Gugatan Sita Kripto Rp 1 Triliun dari Hasil Penjualan Minyak Ilegal

AS Ajukan Gugatan Sita Kripto Rp 1 Triliun dari Hasil Penjualan Minyak Ilegal

2026-09-18
0
Ekonom Peter Schiff Kembali Kritik Bitcoin Setelah CLARITY Act Tersandung di Senat

Ekonom Peter Schiff Kembali Kritik Bitcoin Setelah CLARITY Act Tersandung di Senat

2026-09-18
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Harga Emas Dunia Jatuh Tertekan Kenaikan Suku Bunga The Fed

Harga Emas Dunia Jatuh Tertekan Kenaikan Suku Bunga The Fed

2026-09-18
Cek Harga Emas Perhiasan 17 September 2026, Bandingkan yang Termurah!

Cek Harga Emas Perhiasan 17 September 2026, Bandingkan yang Termurah!

2026-09-18

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.