• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    TAM Beberkan Strategi Penjualan di Tengah Penurunan Penjualan Kendaraan LCGC

    TAM Beberkan Strategi Penjualan di Tengah Penurunan Penjualan Kendaraan LCGC

    Wacana Kenaikan Harga DMO Batubara Kembali Menguat, Ini Dampak bagi PLN dan Tambang

    Wacana Kenaikan Harga DMO Batubara Kembali Menguat, Ini Dampak bagi PLN dan Tambang

    Kinerja Ciputra Development (CTRA) Terdampak Perlambatan Pasar Properti

    Kinerja Ciputra Development (CTRA) Terdampak Perlambatan Pasar Properti

    BI Rate Naik, Pelaku Usaha Perhotelan Tahan Ekspansi dan Renovasi Aset

    BI Rate Naik, Pelaku Usaha Perhotelan Tahan Ekspansi dan Renovasi Aset

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    TAM Beberkan Strategi Penjualan di Tengah Penurunan Penjualan Kendaraan LCGC

    TAM Beberkan Strategi Penjualan di Tengah Penurunan Penjualan Kendaraan LCGC

    Wacana Kenaikan Harga DMO Batubara Kembali Menguat, Ini Dampak bagi PLN dan Tambang

    Wacana Kenaikan Harga DMO Batubara Kembali Menguat, Ini Dampak bagi PLN dan Tambang

    Kinerja Ciputra Development (CTRA) Terdampak Perlambatan Pasar Properti

    Kinerja Ciputra Development (CTRA) Terdampak Perlambatan Pasar Properti

    BI Rate Naik, Pelaku Usaha Perhotelan Tahan Ekspansi dan Renovasi Aset

    BI Rate Naik, Pelaku Usaha Perhotelan Tahan Ekspansi dan Renovasi Aset

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » INVESTASI » Obligasi Dinilai Lebih Menarik di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Obligasi Dinilai Lebih Menarik di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2025-02-18
0

Obligasi Dinilai Lebih Menarik di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

wmhg.org – JAKARTA. Di tengah ketidakpastian ekonomi yang tinggi, obligasi kini dinilai lebih menarik dibandingkan instrumen investasi dengan risiko tinggi.

Kepala Divisi Riset Ekonomi PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), Suhindarto, mengatakan bahwa ketidakpastian ekonomi mendorong investor untuk lebih berhati-hati dan menghindari risiko.

Oleh karena itu, banyak investor memilih untuk mengamankan aset mereka dengan instrumen yang lebih aman, seperti emas dan obligasi.

Dalam kondisi seperti ini, investor cenderung menghindari risiko dan beralih ke instrumen yang lebih stabil, ujar Suhindarto kepada Kontan.co.id, Senin (17/2).

Kinerja Obligasi Lebih Positif Dibandingkan Saham

Kinerja pasar mencerminkan sentimen tersebut. Per 14 Februari 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 6,24% sejak awal tahun (YTD).

Sementara indeks obligasi pemerintah naik 2,09% YTD dan indeks obligasi korporasi naik 1,99% YTD.

Obligasi pemerintah mendapat return lebih tinggi karena ketidakpastian yang ditimbulkan oleh kebijakan-kebijakan luar negeri, seperti kebijakan ekonomi Trump dan fluktuasi rupiah yang mempengaruhi aktivitas ekonomi.

Suhindarto menjelaskan bahwa ketidakpastian ini lebih berdampak pada pasar saham dan obligasi korporasi, sementara obligasi pemerintah lebih banyak dipengaruhi oleh kebijakan fiskal pemerintah.

Kebijakan penghematan anggaran yang baru-baru ini diterapkan menjadi katalis positif bagi pasar obligasi pemerintah.

Penghematan anggaran akan mengurangi tekanan terkait dengan potensi peningkatan pasokan utang, yang dapat memperburuk defisit anggaran dan jumlah utang yang jatuh tempo, jelasnya.

Prospek Positif untuk Pasar Obligasi Indonesia

Sinyal pelemahan ekonomi juga tercermin dalam turunnya tingkat inflasi yang berada di bawah target Bank Indonesia (BI).

Hal ini meningkatkan kekhawatiran tentang kinerja perusahaan yang berdampak pada persepsi investor terhadap pasar saham dan obligasi korporasi.

Namun, prospek pasar obligasi dinilai positif. Suhindarto menambahkan bahwa jika Trump berhasil mendorong The Fed untuk memangkas suku bunga, ini dapat menurunkan yield US Treasury, yang akan menjadi sentimen positif bagi yield obligasi di dalam negeri.

Jika premi yang diminta oleh investor asing tetap stabil, maka yield dalam negeri akan turun seiring penurunan yield di AS, tambahnya.

Selain itu, penurunan yield di AS dapat mendorong investor global untuk mencari outlet baru dengan imbal hasil lebih tinggi.

Indonesia menjadi salah satu tujuan utama aliran modal, bersama dengan India, karena Indonesia memiliki perratingan investment grade dan menawarkan imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara dengan peringkat BBB.

Potensi Arus Modal Masuk ke Indonesia

Suhindarto mengatakan, keunggulan ini pada akhirnya akan menarik arus modal ke pasar domestik, yang akan membantu menurunkan fluktuasi rupiah dan mengurangi risiko translasi.

Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa beberapa trader berharap regulator akan segera meninjau Supplementary Leverage Ratio (SLR), aturan yang mewajibkan bank-bank besar AS untuk memiliki lapisan tambahan modal penyerap kerugian terhadap utang pemerintah AS dan deposito bank sentral.

Perubahan kebijakan ini dapat mendorong imbal hasil Treasury AS lebih rendah.

Pilihan Tenor Pendek dalam Ketidakpastian

Dalam kondisi ketidakpastian ini, Suhindarto juga memandang bahwa tenor pendek akan lebih banyak diburu oleh investor karena lebih kurang rentan terhadap perubahan suku bunga dan ketidakpastian ekonomi.

Tenor pendek lebih menarik karena risikonya lebih rendah dibandingkan tenor panjang, tutupnya.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
Siswa di Papua Demo Tolak Makan Bergizi Gratis, DPR: Akibat Sosialisasi Masih Kurang, BGN Harus…

Siswa di Papua Demo Tolak Makan Bergizi Gratis, DPR: Akibat Sosialisasi Masih Kurang, BGN Harus...

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Profil Jerry Hermawan Lo, Pengusaha Sukses Pemilik Bisnis JHL Group

Profil Jerry Hermawan Lo, Pengusaha Sukses Pemilik Bisnis JHL Group

2024-08-01
Kabut Asap Berpotensi Rugikan Malaysia hingga Rp 6,59 Triliun per Bulan

Kabut Asap Berpotensi Rugikan Malaysia hingga Rp 6,59 Triliun per Bulan

2026-10-16
Mengenal Robert E. Hall dan Michael Woodford, Peraih Nobel Ekonomi 2026

Mengenal Robert E. Hall dan Michael Woodford, Peraih Nobel Ekonomi 2026

2026-10-13
Dari Anggota PNM Mekaar Naik Kelas jadi BRILink Agen, Intip Kisah Ragaia Wanita Tangguh di Pulau Arar Papua Barat Daya

Dari Anggota PNM Mekaar Naik Kelas jadi BRILink Agen, Intip Kisah Ragaia Wanita Tangguh di Pulau Arar Papua Barat Daya

2026-10-13
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Bos Bitwise: Gelembung AI Pecah, Bitcoin Tetap Diuntungkan

Bos Bitwise: Gelembung AI Pecah, Bitcoin Tetap Diuntungkan

2026-10-17
Harga Kripto 16 Oktober 2026: Bitcoin Menghijau, Zcash Naik 9,74%

Harga Kripto 16 Oktober 2026: Bitcoin Menghijau, Zcash Naik 9,74%

2026-10-17
Google Gemini Prediksi Bitcoin Tembus US$ 175.000, Ini Skenarionya

Google Gemini Prediksi Bitcoin Tembus US$ 175.000, Ini Skenarionya

2026-10-17
Investor Korea Ungkap Efek Samping Simpan XRP 5 Tahun, Jadi Rajin Meditasi

Investor Korea Ungkap Efek Samping Simpan XRP 5 Tahun, Jadi Rajin Meditasi

2026-10-17

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Bos Bitwise: Gelembung AI Pecah, Bitcoin Tetap Diuntungkan

Bos Bitwise: Gelembung AI Pecah, Bitcoin Tetap Diuntungkan

2026-10-17
0
Harga Kripto 16 Oktober 2026: Bitcoin Menghijau, Zcash Naik 9,74%

Harga Kripto 16 Oktober 2026: Bitcoin Menghijau, Zcash Naik 9,74%

2026-10-17
0
Google Gemini Prediksi Bitcoin Tembus US$ 175.000, Ini Skenarionya

Google Gemini Prediksi Bitcoin Tembus US$ 175.000, Ini Skenarionya

2026-10-17
0
Investor Korea Ungkap Efek Samping Simpan XRP 5 Tahun, Jadi Rajin Meditasi

Investor Korea Ungkap Efek Samping Simpan XRP 5 Tahun, Jadi Rajin Meditasi

2026-10-17
0
Taiwan Blokir Coinbase dan Kalshi Gara-Gara Taruhan Pemilu

Taiwan Blokir Coinbase dan Kalshi Gara-Gara Taruhan Pemilu

2026-10-17
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Bos Bitwise: Gelembung AI Pecah, Bitcoin Tetap Diuntungkan

Bos Bitwise: Gelembung AI Pecah, Bitcoin Tetap Diuntungkan

2026-10-17
Harga Kripto 16 Oktober 2026: Bitcoin Menghijau, Zcash Naik 9,74%

Harga Kripto 16 Oktober 2026: Bitcoin Menghijau, Zcash Naik 9,74%

2026-10-17

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.