Jakarta – Bank Indonesia (BI) menyebutkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada kuartal IV 2025 tetap terjaga. Posisi ULN Indonesia pada kuartal IV 2025 tercatat sebesar USD 431,7 miliar, lebih tinggi USD 4,1 miliar dibandingkan dengan posisi ULN pada kuartal III 2025 sebesar USD 427,6 miliar.
“Perkembangan posisi ULN kuartal IV 2025 terutama dipengaruhi oleh ULN sektor public,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia,Ramdan Denny Prakoso dikutip dari laman BI.
BACA JUGA:Utang Luar Negeri Indonesia November 2025 Turun
BACA JUGA:Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi USD 423,9 Miliar, Didominasi Jangka Panjang
Selain itu, BI juga menyebutkan ULN pemerintah tetap terjaga. Posisi ULN pemerintah pada kuartal IV 2025 tercatat sebesar USD 214,3 miliar, lebih tinggi dibandingkan posisi kuartal III 2025 sebesar USD 210,1 miliar.
Ramdan mengatakan, perkembangan ULN tersebut dipengaruhi oleh aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) internasional seiring tetap baiknya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.
“Sebagai salah satu instrumen dalam pembiayaan APBN, ULN pemerintah dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel dengan pemanfaatan yang terus diarahkan untuk mendukung pembiayaan program-program prioritas guna menjaga keberlanjutan fiskal serta memperkuat perekonomian nasional,” kata Ramdan.
Penggunaan ULN pemerintah difokuskan untuk mendukung Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (22,1% dari total ULN pemerintah), Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (19,8%), Jasa Pendidikan (16,2%), Konstruksi (11,7%), serta Transportasi dan Pergudangan (8,6%). Posisi ULN pemerintah tersebut didominasi utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,99% dari total ULN pemerintah.
/2025/01/14/1692653614.jpg)
/2025/08/20/466700334.jpg)
/2025/11/24/535742307.jpg)
/2025/08/03/1270988211.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508790/original/031509300_1771598065-Foto_1._Siaran_Pers_Mandiri_Inhealth_Perkuat_Akses_Layanan_Asuransi_melalui_Aplikasi_One_By_IFG.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506813/original/087354100_1771476618-WhatsApp_Image_2026-02-18_at_17.48.43.jpeg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507756/original/063758900_1771548196-WhatsApp_Image_2026-02-20_at_07.24.28.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5384514/original/093137400_1760785093-Kepala_Eksekutif_Pengawasan_Perilaku_Jasa_Keuangan__Edukasi_dan_Perlindungan_Konsumen_OJK_Friderica_Widyasari_Dewi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5170217/original/039135200_1742596938-20250322-Penukaran_Uang-ANG_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3352154/original/097767500_1610959712-20210118-Emas-Antam-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507499/original/070162600_1771494471-WhatsApp_Image_2026-02-19_at_15.33.22__3_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475798/original/051680300_1768652642-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_21.43.38.jpeg)